Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Microsleep Kembali Renggut Korban. Waspada Tanda-Tandanya

Microsleep merupakan suatu kejadian hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk, umumnya kejadian microsleep berlangsung sekitar sepersekian detik hingga 10 detik
Berita
Minggu, 3 November 2024 15:18 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Berita duka kembali tersiar dari jalan raya. Sebuah truk menabrak sebuah MPV yang berisi kru TVOne yang tengah berhenti di bahu jalan. Toyota Avanza tersebut mengalami tabrak belakang yang cukup berat dan informasinya, supir truk yang menabrak mengalami micosleep. Ia tertidur saat mengemudikan truknya.

Mengutip dari situs yankes.kemkes.go.id, microsleep merupakan suatu kejadian hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk, pada umumnya kejadian microsleep berlangsung sekitar sepersekian detik hingga 10 detik penuh.

Durasi microsleep ini dapat bertambah kama jika seseorang benar-benar memasuki waktu tidur. 

Masih dari situs yang sama, microsleep bisa terjadi dalam beberapa episode yang berdekatan, saat seseorang mencoba dan gagal untuk tetap terjaga. Seringkali dalam microsleep, otak membalik dengan cepat antara tertidur dan terjaga.

BACA JUGA

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana pun angkat bicara, ia mengatakan bahwa microsleep merupakan sesuatu yang jarang disadari oleh pengemudi. 

“Tak jarang pengemudi mengabaikan sinyal pertama yakni gejala kantuk yang hadir dan tetap memaksakan diri untuk tetap mengemudi,” jelas Sony saat dihubungi, Minggu (03/11/2024). 

“Pengabaikan kantuk berkali-kali tanpa disadari melemahkan seluruh anggota tubuh termasuk otak, sehingga tidak mampu mengambil keputusan yang benar untuk beristirahat. Bahkan otak merespons lantaran jatuh ke bawah sadar,” ungkapnya.

Sonny mengatakan bahwa microsleep bisa disiasati dengan tidak menunda istirahat atau tidur.

“Jangan pernah menunda istirahat saat rasa kantuk datang sedari awal. Jika ditunda akan kinerja tubuh dan kesadaran akan lebih buruk lagi,” tegasnya.

“Sehingga jika gejala kantuk itu datang saat berkendara, segera cari tempat istirahat dan segera istirahat. Lebih baik menyempatkan waktu untuk istirahat dibandingkan berspekulasi untuk melanjutkan perjalanan,” pungkas Sony.

Masih mengutip dari situs yankes.kemkes.go.id, terdapat tanda-tanda seseorang alami gejala microsleep.

1.     Tiba-tiba kaget atau terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala

2.     Tidak menyadari apa yang baru terjadi, padahal tidak sedang melamun

3.      Menguap terus-menerus

4.      Kelopak mata sangat berat

5.      Mata berkedip berlebihan

6.      Tiba-tiba susah memproses informasi atau bingung ketika diajak berkomunikasi

7.     Tidak mendengar pembicaraan orang lain

8.  Tidak ingat kejadian 1–2 menit yang lalu (SS)


Tags Terkait :
Microsleep Kecelakaan Lalu Lintas
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Waspadai Kecelakaan Karena Microsleep Walau Bisa Dikover Asuransi

Asuransi tetap meloloskan klaim kecelakaan akibat microsleep, namun tetap ada hal-hal yang dapat membatalkannya.

2 bulan yang lalu


Tips
Microsleep, Jangan Paksa Apabila Kantuk Sudah Terasa

Microsleep, otaknya yang tertidur

4 tahun yang lalu


Tips
Kenali 2 Gejala "Tidur" yang Tak Disadari Saat Mengemudi

Micro sleep dan Automatic Behaviour Syndrome sebaiknya Anda pahami agar terhindar dari potensi malapetaka saat mengemudi.

9 tahun yang lalu


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

5 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

7 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

8 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

10 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

11 jam yang lalu