OTODRIVER - Ajang balap ketahanan 24 jam Super Taikyu yang digelar di sirkuit Fuji Speedway, Oyama, Jepang, merupakan salah satu seri dari tujuh seri balap ketahanan legendaris bagi dunia otomotif Jepang.
Secara singkat, itu menjadi arena bagi berbagai pabrikan kendaraan, suku cadang, sampai bengkel performa di seantero Jepang untuk unjuk diri.
Seri di sirkuit Fuji kali ini setidaknya ada dua pabrikan yang menghadirkan hasil kreasinya. Pertama ada Subaru yang pamer transmisi manual baru mereka. Kedua, Toyota hadirkan mobil balap dengan bahan bakar hidrogen lewat GR Corolla dan satu mobil konsep berbasis Camry dengan dua mesin.
Untuk partisipasi Toyota kali ini digawangi oleh Gazoo Racing, memasang satu unit mesin tiga silinder berkode G16E-GTS bawaan GR Yaris di bawah kap mesin depan serta berpotensi hasilkan tenaga sampai 300 daya kuda.
Mesin kedua, terpasang d ruang bagasi untuk menggerakan roda belakang belum muncul informasi resmi soal spesifikasinya. Hanya muncul sekelumit data bahwa itu mesin berkode G20E, kapasitas 2.000 cc.
Klaim sementara atas tenaga puncak dari mesin belakang itu adalah 400 daya kuda. Keduanya jika gabungkan menggenapkan potensi kekuatan maksimal dalam hitungan 700 daya kuda.
Walaupun sebenarnya untuk mesin dengan besaran tenaga seperti itu bukan hal yang langka bagi Toyota. Karena di ajang NASCAR musim balap 2025 juga sudah hadir mesin V8 racikan TRD dengan kapaitas silinder 5.800 cc yang juga dibungkus dalam bodi Camry. (EW)
