Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.
Berita
Selasa, 9 Juni 2026 22:30 WIB
Penulis : Nisa Arby
Ferrari 296 Specialle tampil menawan. (Foto : Nisa Arby)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Otodriver mendapatkan kesempatan yang langka untuk pertama kalinya mengunjungi dealer Ferrari di Menteng, Jakarta, sekaligus melihat langsung Ferrari 296 Speciale beberapa waktu lalu. 

Bagi seorang pecinta otomotif, berada begitu dekat dengan salah satu Ferrari terbaru dan paling ekstrem saat ini tentu menjadi pengalaman yang spesial.

Saat pertama kali melihatnya secara langsung, kesan yang muncul adalah mobil ini terlihat jauh lebih agresif dibanding Ferrari 296 GTB standar. Setiap detail bodinya seolah memiliki fungsi aerodinamika yang jelas. Tidak ada lekukan yang dibuat hanya untuk estetika semata. Bahkan dalam posisi diam, Ferrari 296 Speciale sudah memancarkan aura mobil balap yang sangat kuat.

Speciale Pertama Bermesin V6

BACA JUGA

Selama puluhan tahun, Ferrari identik dengan mesin V8 dan V12. Namun di 296 Speciale, Ferrari justru menggunakan mesin V6 twin-turbo plug-in hybrid.

Secara teknis, ini menjadi Ferrari performa modern dengan jumlah silinder paling sedikit. Hal yang sempat dianggap kontroversial oleh sebagian penggemar Ferrari tradisional. Namun menariknya, 296 Speciale tetap menjadi bagian dari garis keturunan Ferrari paling ikonik. Dimulai dari:

Semua memiliki formula yang sama: lebih ringan, lebih cepat, lebih agresif, dan lebih dekat ke dunia motorsport. Dan kini tongkat estafet tersebut diteruskan oleh Ferrari 296 Speciale.

Lebih ringgan dan lebih cepat

Ferrari 296 Speciale terlihat benar-benar terobsesi pada weight saving di mobil ini. Bobot Ferrari 296 Speciale dipangkas hingga sekitar 60 kg lebih ringan dibanding 296 GTB, dengan bobot kering di kisaran 1.410 kg. Pendekatan ini terinspirasi langsung dari mobil Formula 1 dan Ferrari 499P.

Ferrari juga menggunakan material titanium di area mesin, bahkan sebagian besar panel menggunakan material serat karbon demi memangkas bobot sekaligus meningkatkan rigiditas. Kadang yang membuat sebuah mobil terasa sangat cepat bukan sekadar horsepower besar, tetapi bagaimana mobil tersebut terasa ringan saat bergerak. Dan itu terasa jelas di Ferrari 296 Speciale.

Mesin V6 Hybrid 880 HP

Untuk sektor dapur pacu, Ferrari 296 Speciale masih menggunakan mesin V6 3.0-liter twin-turbo plug-in hybrid. Mesin ini dipadukan dengan motor listrik bertenaga 180 hp sehingga total output gabungannya mencapai 880 hp. Naik sekitar 50 hp dibanding 296 GTB standar yang memiliki tenaga 830 hp. Transmisinya menggunakan dual-clutch 8-percepatan dengan sistem penggerak rear-wheel drive.

Dengan baterai 7,5 kWh, mobil ini mampu melaju dalam mode listrik sejauh sekitar 24–32 km. Namun berbeda dengan hybrid pada mobil produksi massal yang fokus pada efisiensi bahan bakar, sistem hybrid Ferrari justru digunakan untuk meningkatkan performa dan respons akselerasi.

Performa: Lebih Cepat dari LaFerrari?

Bicara soal performa, Ferrari 296 Speciale sudah membuktikannya di Fiorano Circuit, lintasan pengujian milik Ferrari sendiri. Mengutip hasil pengujian Top Gear, Ferrari 296 Speciale mencatat waktu sekitar 1 menit 19 detik. Sebagai perbandingan, Ferrari 296 GTB standar berada di kisaran 1 menit 21 detik. 

Bahkan mobil ini disebut:

* 2 detik lebih cepat dari 296 GTB

* 7,5 detik lebih cepat dari 360 Challenge Stradale

* dan sekitar 0,7 detik lebih cepat dibanding Ferrari LaFerrari di Fiorano.

Akselerasi 0–100 km/jam diklaim hanya 2,8 detik dengan top speed mencapai 330 km/jam.

Mode berkendaranya terdiri dari:

* E-Drive

* Hybrid

* Performance

* Qualify

Menariknya, mode Qualify mampu mempelajari karakter lintasan dan menentukan kapan boost tenaga listrik digunakan untuk membantu keluar tikungan lebih cepat.

Interior: Minimalis Tapi Tetap Premium

Masuk ke interior, desain dasarnya memang masih mirip 296 GTB. Namun Ferrari membuat suasananya jauh lebih minimalis dan berorientasi pada driving experience.

Material Alcantara dan carbon fiber mendominasi hampir seluruh area kabin. Door panel menggunakan carbon fiber, dashboard dilapisi Alcantara anti-pantulan, bahkan speaker dibuat tanpa cover demi mengurangi bobot. Posisi duduknya sangat sporty dengan driving position khas Ferrari yang terasa proper untuk performa tinggi. Meski terasa lebih “race car”, kabinnya masih cukup nyaman digunakan di jalan raya. (NA)


Tags Terkait :
Ferrari 296 Specialle Ferrari
N

Nisa Arby

Contributor

Nisa Arby adalah automotive storyteller dan founder Human On Wheels yang memiliki ketertarikan pada otomotif. Melalui tu...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

1 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Akhirnya Ferrari Punya Mobil Listrik, Intip Spesifikasi Elettrica

Ferrari akhirnya resmi membuka tabir mobil listrik pertamanya yang diberi nama Elettrica.

7 bulan yang lalu


Berita
Kencan Dengan Ferrari 296 GTB Di Italia

Kami berkesempatan untuk menjajal mobil sport Ferrari di jalanan Italia, yakni 296 GTB.

1 tahun yang lalu


Berita
Program Ini Bikin Konsumen Ferrari Bekas Tak Was-Was Lagi

Ferrari luncurkan program yang dinamakan Ferrari Approved.

1 tahun yang lalu


Berita
FIRST DRIVE: Ferrari 12 Cilindri, V12 Bertenaga Yang Tetap Nyaman di Jalan Raya

Ferrari 12 Cilindri merupakan supercar bermesin V12 yang dirancang khusus untuk tetap nyaman digunakan sehari-hari.

1 tahun yang lalu


Berita
Inilah Bocoran Mobil Listrik Ferrari 2025 Yang Bakal Menggendong Teknologi Mutakhir

Ferrari tengah mengembangkan mobil listriknya yang akan dipersenjatai teknik "hardware in the Loop". Apa itu?

2 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Purosangue Dibawa Ke Indonesia, Tapi Jadi Produk Limited

Mobil ini bukan limited series tapi limited production.

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

6 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

7 jam yang lalu