Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.
Truk
Kamis, 16 Juli 2026 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
B50 sudah dilakukan pengujian sejauh 50 ribu kilometer ke berbagai jenis kendaraan bermesin diesel. (Foto : Otodriver)


BUS-TRUCK - Biosolar B50  sudah dirilis secara resmi beberapa waktu lalu (9/7/2026), saat ini bahan bakar baru berunsur nabati ini sudah mulai tersebar di SPBU pertamina di seluruh Indonesia. 

Namun seiring dengan itu, muncul beragam keraguan akan standar mutu dari bahan bakar yang hadir sebagai pengembangan dari B40 itu. 

Oleh karena itu, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, di Jakarta pekan ini (15/7/2026) meyakinkan bahwa implementasi kebijakan B50 telah melalui proses kajian mendalam, pengujian komprehensif, serta evaluasi yang matang.

BACA JUGA

Sejurus kemudian dijelaskannya lagi, seperti dikutip dari Antara, kehadiran B50 sebenarnya merupakan bagian dari rangkaian proses panjang selama hampir dua dekade dalam pengembangan biodiesel nasional.

B50 jadi bagian peta jalan program biodiesel di Indonesia telah dirintis sejak tahun 2008 dengan tahapan awal pencampuran B2,5. Kemudian berlanjut tahapan pengembangan dimana persentase campuran bahan non fosil terus ditingkatkan secara bertahap dan konsisten melalui varian B10, B20, B30, B35, hingga B40.

Setiap tahapan tadi juga selalu didahului oleh rangkaian proses pengujian teknis yang ketat serta evaluasi performa secara menyeluruh.

Khusus untuk implementasi B50, Kementerian ESDM bersama pemangku kepentingan terkait telah memperluas cakupan uji coba guna memastikan keandalan bahan bakar ini di berbagai lini operasional.

Pengujian tangguh tersebut melibatkan multisektor, mulai dari sektor otomotif (kendaraan bermotor), alat dan mesin pertanian (alsintan), alat berat di sektor pertambangan, kereta api, transportasi laut, hingga pembangkit listrik.

Berdasarkan hasil uji teknis tersebut, kualitas bahan bakar B50 terbukti menunjukkan performa yang semakin baik, bahkan melampaui capaian formula B40.

Baca juga: Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin 

Baca juga: Ini Kata Pakar Soal Pemakaian B50 Yang Patut Diperhatikan

Keberhasilan implementasi B50, masih menurut Dwi, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara terdepan di dunia yang sukses menerapkan mandat campuran biodiesel berbasis minyak sawit tertinggi, yakni mencapai 50 persen.

Dwi juga menyampaikan bahwa pemerintah sangat memahami adanya kekhawatiran dari masyarakat terkait aspek keamanan mekanis kendaraan. Aspirasi tersebut, lanjut dia, telah menjadi fokus perhatian utama pemerintah jauh sebelum program ini resmi diluncurkan.

Praktis sepanjang bulan Juli 2026, kelangkaan solar masih banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia yang berimbas pada peningkatan ongkos operasional operator kendaraan niaga nasional (Foto : SAN Transport)Lebih dari separuh SPBU Pertamina di Indonesia sudah ada stok B50 

Di lain kesempatan (9/9/2026), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan sebanyak 57,6 persen stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sudah menyalurkan bahan bakar minyak jenis biodiesel B50.

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak Solar Sebesar 50 persen mencantumkan masa transisi bagi badan usaha bahan bakar minyak yang masih memiliki persediaan bahan bakar nabati jenis biodiesel untuk pencampuran sebesar 40 persen atau B40.

Badan usaha yang masih memiliki persediaan B40 diberi kesempatan untuk menyalurkan bahan bakar tersebut sampai dengan tanggal 30 September 2026, sesuai dengan standar dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Saat ini, setidaknya ada 3.696 SPBU yang melayani pembelian biosolar berspesifikasi B50. Sementara itu, masih ada 2.716 SPBU dari 6.412 SPBU biosolar masih menyalurkan B40. (EW)

Saat ini banyak kendaraan niaga yang mesin dieselnya berspesifikasi Euro5. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
B50 Biosolar
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Ikut Berperan Dalam Pengembangan Bietanol Indonesia

Saat ini sudah beredar di sejumlah SPBU dengan nama Pertamax Green berspesifikasi E5.

1 hari yang lalu

Truk
Biosolar B50 Resmi Diluncurkan, Sudah Tersedia di SPBU

Selain untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar juga untuk mengurangi efek emisi rumah kaca.

1 hari yang lalu

Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 jam yang lalu


Truk
Perkuat Layanan, Hino Resmikan Dealer Baru di Banyuwangi

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama PT Indomobil Prima Niaga (IPN), perluas jaringan layanan melalui dealer terbaru Hino di Banyuwangi, Jawa Timur.

2 jam yang lalu

Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

1 hari yang lalu

Truk
Biosolar B50 Resmi Diluncurkan, Sudah Tersedia di SPBU

Selain untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar juga untuk mengurangi efek emisi rumah kaca.

1 hari yang lalu


Bus
Medium Bus Hino Terus Rambah Wilayah Sumatra

Kebutuhan medium dari operator bus nasional terus meningkat.

1 hari yang lalu