Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Ikut Berperan Dalam Pengembangan Bietanol Indonesia

Saat ini sudah beredar di sejumlah SPBU dengan nama Pertamax Green berspesifikasi E5.
Berita
Sabtu, 11 Juli 2026 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pertamax Green punya kesesuaian dengan standar emisi Euro 5 dan Euro 6 (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Setelah B50, pemanfaatan bahan nabati juga segera diterapkan pada BBM jenis bietanol. Seperti diutarakan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pekan ini (9/7/2026), dimana pemerintah akan mewajibkan bioetanol atau bensin yang dicampur dengan etanol dengan kode E10 pada 2027.

Penjelasan yang diutarakan di sela-sela peluncuran resmi Biosolar B50 itu juga menguraikan rincian tahapan penerapannya. Untuk tahap pertama, akan mewajibkan campuran etanol sebesar 10–20 persen, diharapkan campuran etanol dapat terus meningkat, sebagaimana yang kini diterapkan dalam B50.

Saat ini kewajiban penggunaan bensin dengan campuran etanol sebesar lima persen atau E5 itu sendiri sudah dimulai per Juli 2026 untuk beberapa lokasi. 

Wilayah yang sudah bisa melayani pembelian BBM E5 dengan nama Pertamax Green meliputi Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Lampung.

BACA JUGA

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menguraikan penerapan bertahap atas penggunaan E5 mulai Juli 2026 disebabkan masih ada keterbatasan pasokan bahan baku etanol. 

Banyak kendaraan mesin fosil dan hibrida terbaru di Indonesia yang menetapkan RON 92 sebagai standar minimal untuk pemakaian BBM. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Toyota ikut berperan dalam pengembangan bioetanol di Indonesia

Seperti pemakaian kelapa sawit sebagai salah satu bahan biosolar, pemanfaatan tanaman tebu adalah materi fermentasi molase sebagai zat penambah oktan alami untuk kemudian diolah bersama BBM RON 92 sebagai materi dasar dari bahan bakar. 

Pemberian aditif tambahan untuk mencegah korosi tangka bahan bakar dan komponen mesin juga dilakukan. Hasil dari seluruh rangkaian proses tadi berupa satu jenis BBM dengan RON 95 yang saat ini beredar dengan nama Pertamax Green. Pengembangan bahan dasar etanol kemudian menjadi bioetanol tentu saja butuh penanganan yang terpadu, mulai dari hulu sampai hilir. 

Salah satu wilayah yang akan jadi lumbung bioetanol adalah Provinsi Lampung, ada satu pabrik bioetanol terintegrasi yang bisa dijadikan contoh hilirisasi sektor perkebunan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Pabrik tersebut, seperti dikutip dari Antara, merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung, PT Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Salah satu alasan terpilihnya wilayah Lampung karena punya potensi bahan baku yang kuat, baik dari molases tebu, sorgum, maupun limbah biomassa yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bioetanol generasi pertama dan generasi kedua.

Lokasi Pertamax Green di wilayah Jakarta

Berdasarkan data dari akun Instagram Pertamaxseries, di wilayah Jakarta Selatan bisa menyambangi SPBU; 3112802-MT Haryono, 3112401-Fatmawati Cilandak, 3112204-Iskandar Muda Kebayoran Lama, 3112402 Fatmawati No 16-19, 3112601-Lenteng Agung Jagakarsa, 3412301-Raya Bintaro Veteran, 3412115-Radio Dalam Gandaria, 3412703-Raya Pasar Minggu, 3412412 Raya Kartini Cilandak Barat, 3412105-Bangka Raya Kemang, 3412208-Raya Ciputat, 3412401 Karang Tengah Lebak Bulus. 

Di area Jakarta Barat, lokasi SPBU Pertamina yang terdapat dispenser untuk Pertamax Green 95 ada di; 3411502-Green Garden, 3111403-Daan Mogot Jelambar, 3111401-S.Parman Slipi, 3411608-Pos Pengumben Srengseng, 3111802-Daan Mogot KM.16 Kalideres, 3412205-Palmerah Barat. 

Wilayah Jakarta Timur, lokasi untuk BBM Pertamax Green 95 ada di; 3413802-Raya Pondok Gede, 3113902-Raya Bekasi KM.21, 3413811-Raya Bina Marga Ceger, 3413809 Rest Area Tol Jagorawi KM.10, 3413209-Pemuda No.40-14 Rawamangun, 3413306-Raya Jatinegara Timur No.54. 

Kawasan Jakarta Pusat, lokasi SPBU-nya di; 3410505-Letjen Suprapto No.56, 3110701-Industri Kemayoran, 3110202-Abdul Muis Gambir, 3410205-Cideng Timur No.50, 3110303-Cikini Raya, 3110702-Samahudi Pasar Baru, 3110703-Mangga Besar Raya No.104. 

SPBU Pertamina di Jakarta Utara; 3114301-Yos Sudarso Sunter, 3414416-Pluit Permai Raya, 3414306-Danau Sunter Selatan, 3414205-Boulevard Timur Kelapa Gading, 3314401-Pluit Raya No.3 Penjaringan, 3414209-Logistik Pegangsaan 2 Tugu. (EW)

Pertamax Green 95 dengan spesifikasi E5 sudah dipasarkan sejak tahun 2023 (Foto : Antara)

Tags Terkait :
Spbu Pertamaxgreen95
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Toyota Ikut Berperan Dalam Pengembangan Bietanol Indonesia

Saat ini sudah beredar di sejumlah SPBU dengan nama Pertamax Green berspesifikasi E5.

2 minggu yang lalu


Berita
Pertamina Gelar Diskon Pembelian Pertamax Green 95 Setiap Rabu

Disediakan juga paket khusus pengisian daya listruk untuk EV.

5 bulan yang lalu


Berita
Ini Lokasi SPBU Pertamina di Jakarta Yang Menyediakan Pertamax Green 95

Semester kedua 2026 semua SPBU di Indonesia wajib menyediakan BBM berkandungan E5.

1 bulan yang lalu


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Chery Q Dibanderol Mulai Rp 249,9 Juta, Ada Harga Spesial GIIAS 2026

Chery resmi mengumumkan harga Chery Q di GIIAS 2026. Mobil listrik ini dibanderol mulai Rp249,9 juta, memiliki baterai 42,7 kWh, jarak tempuh 400 km, serta fast charging 16,5 menit.

6 jam yang lalu


Berita
KIA Seltos Bermain di Kelas SUV Rp 350-470 Jutaan, Simak Persaingannya Dengan HR-V Hingga Yaris Cross

Harga Kia Seltos diungkap di GIIAS 2026. Ia langsung bersaing dengan SUV di rentang harga RP 350-470 jutaan. Simak perbandingannya.

7 jam yang lalu


Berita
Pemerintah Lanjutkan Insentif Mobil Listrik, Hanya untuk Program Mobil Nasional

Pemerintah memastikan insentif mobil listrik tetap berlanjut. Namun, bantuan hanya diberikan kepada kendaraan yang masuk program mobil nasional (Molinas).

7 jam yang lalu


Berita
Subaru Outback Kini Berjenis SUV, Bukan Lagi Wagon

All New Subaru Outback 2026 SUV resmi diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai SUV dengan dimensi lebih besar dan platform Subaru Global yang baru.

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Pangkas Harga Stargazer Cartenz, Kini Mulai Rp 241 Juta Tanpa Sunat Fitur

Hyundai mengambil langkah agresif di pasar Low MPV Indonesia dengan memangkas harga Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X tanpa menyunat fitur apapun.

8 jam yang lalu