BUS-TRUCK - Transformasi kendaraan komersial ke era elektrifikasi nampaknya memang tak bisa ditahan lagi. Secara perlahan namun konstan, sudah terjadi pergerakan dalam mengganti armada bermesin fosil menjadi unit dengan tenaga listrik.
Salah satunya ditandai oleh PT PT Arista Auto Elektrindo (AAE) sebagai APM Farizon yang menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi transportasi hijau di Indonesia melalui penandatanganan nota kesepakatan strategis dengan sejumlah perusahaan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Perusahaan-perusahaan tersebut seperti; PT Yutaka Transport, PT Day Trans, PT Makmur Berkat Solusi, CV Anugerah Karya Mandiri, PT Blue Star Karsa Unggul.
Kemitraan ini mencakup kolaborasi penyediaan lini kendaraan komersial ramah lingkungan Farizon untuk mendukung operasional armada yang lebih efisien, ekonomis, dan berkelanjutan di sektor masing-masing.
Dalam sambutannya (30/7/2026), Direktur AAE, Christoforus Ronny, mengutarakan bahwa jalinan kolaborasi strategis tersebut jadi bukti nyata bahwa sektor industri transportasi dan logistik di Indonesia semakin siap beralih ke solusi mobilitas yang ramah lingkungan.
Sejurus kemudian, dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Arista Auto Abadi (AAA), Endro Nugroho memastikan komitmen pihaknya agar para mitra bisa mendapatkan pengalaman kepemilikan dan layanan purna jual terbaik.
Diyakinkan lagi oleh Endro, jaringan diler dan tim teknis Farizon siap mendampingi kebutuhan operasional perusahaan yang mengoperasikan armada Farizon secara maksimal mengoperasikan armadanya di lapangan.
Dalam waktu berselang tak begitu lama (1/8/2026), masih di area GIIAS 2026, PT AAE dan PT AAA selaku jaringan distributor resmi Farizon di Indonesia kembali secara resmi menggelar acara serah terima kunci unit Farizon SV.
Sejumlah institusi bisnis transprtasi dan logistik seperti; PT Day Trans, PT Blue Star Karsa Unggul, PT Evo Manufacturing Indonesia, PT Parahyangan, hingga Yayasan Wali Barokah mendapatkan sejumlah unit Farizon berbagai model.
Endro Nugroho mengulang penegasannya bahwa kehadiran Farizon SV bukan sekadar menghadirkan kendaraan niaga listrik baru, melainkan membawa standar baru dalam efisiensi dan durabilitas armada.
Komitmen untuk mendampingi mitra dilakukan lewat dukungan purna jual yang andal, jaminan suku cadang, dan ekosistem pemeliharaan komprehensif.
Ditemui secara khusus, Endro menjabarkan, seluruh mitra yang mendapatkan unit sudah melakukan pengujian komperhensif dalam kegiatan operasional rutin mereka.
Saat ditanyakan perihal jaringan pengisian daya listrik bagi setiap armada Farizon, Endro meyakinkan bahwa semua jaringan pengisian ulang listrik milik Arista Group bisa dijadikan lokasi charging station bagi kendaraan Farizon. (EW)
