Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Bahan Baku Baterai Mobil Listrik Melimpah, Indonesia Akan Jadi Produsen Terbesar EV Dunia

Indonesia memiliki cadangan nikel hingga mangan yang melimpah.
Mobil Listrik
Rabu, 7 Juni 2023 08:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Perkembangan kendaraan listrik harus dibarengi dengan ketersediaan bahan baku, termasuk nikel yang digunakan untuk baterai mobil listrik. Dalam hal ini Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam hal bahan baku.

Bukan tanpa alasan, Indonesia memiliki cadangan nikel yang cukup besar. Dari data yang ada potensi Nikel Indonesia mencapai 17,7 miliar ton bijih dan 177,8 juta ton logam, dengan cadangan 5,2 miliar ton bijih dan 57 juta ton logam.

Hal tersebut berdasarkan salinan berdasarkan salinan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 301.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Rencana Pengelolaan Mineral dan Batu Bara Nasional tahun 2022 - 2027.

Tak hanya itu saja, menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Indonesia juga memiliki bahan baku pembuat baterai lainnya seperti mangan dan koblat.

BACA JUGA

"Kita bahan baku baterai, seperti koblat, mangan hanya ada satu yang tidak ada yaitu Lithium. Tetapi dengan begitu masih ada beberapa bahan utama yang penting membuat Indonesia akan menjadi produsen terbesar," katanya, dikutip dari laman YouTube Universitas Paramadina.

Dengan melimpahnya bahan baku, Bahlil mengatakan Indonesia dilirik oleh beberapa perusahaan dunia, dengan tujuan investasi besar untuk memproduksi baterai yang memang menjadi komponen penting kendaraan listrik.

Terdapat beberapa perusahaan yang sudah menggelontorkan investasi besar, seperti LG asal Korea Selatan. Perusahaan tersebut sudah berinvestasi sebesar  USD9,8 miliar dan akan mulai melakukan produksi di Karawang, Jawa Barat, pada tahun depan.

"Ada juga dari China yaitu CATL dari Jerman juga ada yaitu VW-BASF, dan Amerika yaitu Ford, mereka akan membangun dengan memakai green energi dan green industry," paparnya.

Jadi, dengan begitu tak menutup kemungkinan beberapa tahun mendatang akan lebih banyak populasi EV di dunia atau Indonesia, mengingat banyak perusahaan yang akan fokus mengembangkan baterai.


Tags Terkait :
Baterai Listrik Mobil Listrik Kendaraan Listrik Bahan Baku Baterai Roda Empat
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Bahan Baku Baterai Mobil Listrik Melimpah, Indonesia Akan Jadi Produsen Terbesar EV Dunia

Indonesia memiliki cadangan nikel hingga mangan yang melimpah.

2 tahun yang lalu

Berita
Bergulir Mulai Maret 2023, Ini Alasan Kendaraan Listrik Dapat Insentif

Berbagai aspek menjadi alasan pemberian insentif untuk kendaraan listrik.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
2028 Indonesia Bakal Kuasai Pasar Mobil Listrik

Tidak hanya menjadi konsumen mobil listrik. Indonesia juga tengah fokus menggarap bahan baku untuk membuat mobil ramah lingkungan. Berikut bocorannya

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Mengapa Tidak Semua Produsen Mampu Menjual Mobil Listrik? Ternyata Ini Masalahnya

Tidak semua produsen roda empat beralih memproduksi mobil listrik. Apa sih masalahnya?

3 tahun yang lalu


Berita
Kendaraan Listrik Jadi Fokus Pemerintah, Bagaimana Industri Bus?

Pemerintah coba mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik roda dua, tiga, serta roda empat atau lebih yang berbasis baterai listrik maupun mild hybrid dan strong hybrid.

5 tahun yang lalu


Berita
Baterai Canggih CATL Siapkan Produksi Massal Sodium-Ion Tahun Ini

CATL menargetkan produksi massal baterai sodium-ion 2026 setelah menyelesaikan tantangan manufaktur. Baterai ini menjadi alternatif lebih murah untuk EV.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.

2 minggu yang lalu


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
All New Hyundai Elantra Resmi Debut Dunia

Hyundai resmi memperkenalkan Elantra generasi kedelapan pada ajang Busan Auto Show 2026 di Korea Selatan.

6 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Mobil Listrik Sport Xiaomi Dengan GT Wing Besar

Beredar foto-foto sebuah mobil sport listrik dua pintu yang masih dibalut kamuflase tebal saat menjalani pengujian di jalan raya Cina.

12 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Sampai Mei 2026 Sudah Terserap Hampir 5.000 Unit

Salah satu hot item untuk mobil listrik di segmen harga di bawah Rp300 juta.

12 jam yang lalu


Berita
Aion Berhasil Jual 3.000 Unit Sepanjang 2026, Aion UT Terlaris

Hingga pertengahan bulan ini, GAC menyebut mobil listriknya telah digunakan oleh lebih dari 10.000 pelanggan di Indonesia.

17 jam yang lalu


Berita
Pasar Mobil Diesel Baru Lesu, Tapi Toyota Masih Bisa Melaju

Durabilitas dan efisiensi operasional masih jadi faktor unggulan.

17 jam yang lalu