Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kendaraan Listrik Jadi Fokus Pemerintah, Bagaimana Industri Bus?

Pemerintah coba mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik roda dua, tiga, serta roda empat atau lebih yang berbasis baterai listrik maupun mild hybrid dan strong hybrid.
Berita
Selasa, 10 November 2020 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian serius mendorong pengembangan kendaraan berbasis listrik. Hal ini guna mendukung upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia akibat emisi gas buang kendaraan bermotor.

Pemerintah coba mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik roda dua, tiga, serta roda empat atau lebih yang berbasis baterai listrik maupun mild hybrid dan strong hybrid.

“Saat ini, kami telah merampungkan regulasi terkait peta jalan kendaraan listrik berbasis baterai listrik yang merupakan turunan Perpres 55/2019,” ungkap Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier menyampaikan pada Senin (9/11).

Taufiek menjelaskan, potensi pengembangan kendaraan listrik juga membuka prospek bisnis baru karena pada tahun 2025 nanti, ditargetkan sebesar 20 persen produksi otomotif nasional adalah kendaraan listrik. "Seperti hybrid, plug in hybrid, dan mobil EV berbasis baterai,” sebutnya.

BACA JUGA

Bukan hanya pengembangan kendaraan listrik, animo investasi baterai listrik dan kendaraan listrik yang semakin meningkat di Indonesia. Hal ini mengingat bahan baku baterai seperti nikel, cobalt dan mangan cukup melimpah.

Plt. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen ILMATE Kemenperin, Restu Yuni Widayati mengatakan, industri kendaraan listrik di Indonesia memiliki dua perbedaan.

Di mana untuk industri sepeda motor tak butuh investasi yang terlalu besar di awal. Tapi berbeda dengan industri roda empat atau lebih, seperti bus.

“Sedikit berbeda dengan industri roda empat atau lebih yang membutuhkan investasi awal yang cukup besar dan banyak pekerja. Sehingga sampai saat ini hanya PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang telah memiliki fasilitas produksi bus listrik di Indonesia dengan kapasitas produksi 100 unit per bulan atau 1.200 unit per tahun,” ungkapnya.


Tags Terkait :
Bus Listrik Mobil Anak Bangsa Bus Listrik Nasional
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Begini Tampang, E-Cityline3 Bodi Bus Listrik Bersasis BYD

Seperti terlihat, bus berwarna putih tersebut belum memiliki grafis Transjakarta yang hadir pada dua bus BYD sebelumnya.

4 tahun yang lalu


Berita
Persaingan Merek Bus Listrik Di Indonesia Ketat, Apa Kata Transjakarta?

Sebelumnya BYD sukses melakukan ujicoba komersial bersama PT Transportasi Jakarta. Kini merek lain seperti Skywell, Higer, Zhongtong, Mobil Anak Bangsa (MAB) dan INKA E-Inobus ikut juga.

4 tahun yang lalu


Bus
Uji Coba Bus Listrik Gratis Transjakarta Berakhir

Sebelumnya, bus listrik ini memiliki rute berjuluk EV1 yang menghubungkan Blok M hingga Balai Kota.

5 tahun yang lalu


Bus
Uji Coba Bus Listrik Transjakarta Jadi 12 Jam, Ongkos Tetap Gratis

Sebelumnya bus bernomor trayek EV1 tersebut beroperasi sejak pukul 10.00 hingga 20.00. Kini bus yang melayani rute Blok M-Balai Kota pergi-pulang itu memulai perjalanan sejak pukul 08.00 sampai 20.00.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

2 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

18 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

19 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

20 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

22 jam yang lalu