Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bergulir Mulai Maret 2023, Ini Alasan Kendaraan Listrik Dapat Insentif

Berbagai aspek menjadi alasan pemberian insentif untuk kendaraan listrik.
Berita
Selasa, 7 Maret 2023 11:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pemerintah secara resmi telah mengumumkan memberikan insentif untuk kendaraan bermotor list berbasis baterai, dan akan di mulai pada 20 Maret 2023 mendatang. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ada beberapa alasan pemberian insentif untuk kendaraan listrik di Tanah Air. 

"Produksi maupun penjualan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai belum berjalan secara cepat, melihat perpres yang ada akan didorong peningkatan efisiensi energi agar terwujud energi bersih dan ramah lingkungan," katanya, dalam konferensi pers, di Jakarta. 

Tak hanya itu saja, Luhut berujar pemberian insentif juga mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM). Serta melimpahnya bahan baku di Indonesia, alhasil akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara. 

BACA JUGA

"Hilirisasi kita akan lebih lengkap kalau tercipta industri kendaraan listrik yang menggunakan hasil hilirisasi critical mineral dan industri baterai yang kita bangun. Ini akan ciptakan lapangan kerja dan juga meningkatkan pendapatan negara," paparnya. 

Luhut mengatakan ekosistem kendaraan listrik penting untuk dibangun dengan tujuan mimpi Indonesia sebagai negara produsen kendaraan listrik tak akan sirna. 

"Kita tidak punya pilihan, kalau ada orang melihat kenapa kita kasih intensif karena kita mulai dari hulu ke hilir raw material (bahan mentah) kita punya, kemudian dari marketnya kita punya dengan 280 juta penduduk, kemudian akan ada inovasi-inovasi anak bangsa yang akan lahir," paparnya. 

Seperti diketahui nantinya insentif ini akan akan diberikan kepada 200 unit motor listrik dan 35.000 unit kendaraan roda empat dari Hyundai dan Wuling hingga Desember 2023.


Tags Terkait :
Insentif Kendaraan Listrik Kendaraan Listrik Mobil Listrik Emisi Gas Buang Ekosistem Listrik Indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
GAIKINDO Sepakat Dukung Pemerintah Beri Insentif ke Mobil Hybrid

GAIKINDO sepakat mendukung pemerintah untuk memberikan insentif kepada mobil hybrid karena dianggap masuk kategori ramah lingkungan.

1 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Kerugian Membeli Sebuah PHEV

Era mobil eletrifikasi kini sudah berjalan di Indonesia.

1 tahun yang lalu

Berita
Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Mobil Listrik

Penjualan mobil listrik global saat ini telah mencapai 14 persen dari total penjualan mobil global.

1 tahun yang lalu

Berita
Ini Jawaban Pemerintah, Kenapa Mobil Hybrid Tidak Dapat Subsidi

Percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik diyakini dapat menarik minat investasi kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Jangan Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Butuh Subsidi

Seharusnya mobil hybrid juga masuk dalam daftar bantuan subsidi tersebut, hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin

2 tahun yang lalu

Berita
Bergulir Mulai Maret 2023, Ini Alasan Kendaraan Listrik Dapat Insentif

Berbagai aspek menjadi alasan pemberian insentif untuk kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Ikuti Langkah Beberapa Negara Eropa, Jepang Larang Penjualan Mobil Bensin Di 2035

Masyarakat dihimbau untuk membeli mobil ramah lingkungan untuk mengurangi emisi gas buang.

4 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Wacana Cukai Emisi pada Kendaraan Bermotor

Emisi gas buang dari mobil dapat merusak lingkungan, ini merupakan pembahasan yang sudah lama menjadi persoalan.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

6 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

9 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

9 jam yang lalu