Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.
Berita
Senin, 16 Maret 2026 19:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Baterai Solid State (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Terobosan teknologi mobil listrik terus dilakukan, terutama dalam menghadirkan teknologi baterai yang digunakan. 

Salah satu adalah kehadiran baterai solid-state yang digadang-gadang mampu menghadirkan baterai yang lebih stabil, bertenaga dan juga punya ukuran yang lebih kompak.

Namun akademisi dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, Ouyang Minggao memberikan pendapatnya agar masyarakat jangan terlalu berharap dengan kehadiran baterai solid state dalam waktu dekat.

Mengutip dari Carnewschina, Ouyang mengatakan perlunya pengujian dan pengembangan lebih lanjut dari teknologi baru ini. Setidaknya harus bersabar untuk dua tahun ke depan.

BACA JUGA

“Beberapa kendaraan akan mulai menguji baterai solid-state pada akhir tahun ini dan memasuki tahun depan. Meskipun ada pemasaran untuk produk baterai solid-state, produk tersebut belum benar-benar dijual dan untuk berjaga-jaga, sebaiknya tidak dijual dalam dua tahun ke depan,” kata Ouyang pada “Forum Pertukaran Media Pakar Institut Penelitian EV100 Tahunan 2026.

China kuasai 44% patent Solid State (Foto : carnewschina)

Ouyang memberi keyakinan bahwa teknologi baterai saat ini sudah sangat bagus, sedangkan untuk solid-state masih harus melakukan pengkajian lebih lanjut. 

Ia menekankan bahwa pengembangan solid-state harus dilakukan selangkah demi selangkah daripada terburu-buru dipasarkan.

Menurut Ouyang pengembangan teknologi membutuhkan waktu dan penelitian yang lebih detail. 

“Baterai solid-state merupakan teknologi revolusioner dengan hambatan masuk yang tinggi dan tantangan teknis yang lebih besar. Mereka membutuhkan solusi komprehensif yang menangani material kunci, interface, elektroda, dan sel,” jelasnya.

Baterai solid state mulai menarik industri otomotif di seluruh dunia. Sedangkan pada 2024, Tiongkok mulai agresif mengejar teknologi ini. 

Pada 2025, perusahaan-perusahaan Tiongkok menguasai 44 % dari paten baterai solid-state, sehingga telah melampaui Jepang. (SS)

Baterai solid state (Foto : Otodriver)

Tags Terkait :
Baterai Solid State
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
VW Golf EV Ditunda Peluncurannya, Kemungkinan Baru Hadir 2030

VW Golf EV ditunda peluncuran 2030. Volkswagen menggeser rencana peluncuran hatchback listrik ikonik ini dari semula 2028 menjadi paling cepat 2030, kata CEO Thomas Schäfer.

1 hari yang lalu


Berita
Ini Rencana Global Honda Mengejar Ketertinggalannya

Honda umumkan rencana strategi global Honda hingga 2029: 15 model baru, hybrid e:HEV mulai 2027, EV di Jepang-India-Cina, dan ADAS canggih guna saingi Tiongkok.

3 hari yang lalu

Berita
Produsen Vacuum Cleaner Di Cina Buat Supercar, Intip Spesifikasinya

Dreame Technology resmi mengumumkan langkahnya masuk ke sektor otomotif pintar melalui sebuah peluncuran global bertajuk “Dreame Next” yang digelar di Silicon Valley.

2 minggu yang lalu

Berita
Ini Dia Bocoran Skyline GT-R R36

Nissan bocorkan teaser Skyline GT-R R36: Generasi baru tetap sedan RWD berdesain retro dengan quad round taillights dan potensi mesin V6 twin-turbo.

1 bulan yang lalu


Berita
Sambut Era Baru, Chery Siapkan Baterai EV Dengan Jarak Tempuh 1.500 Km

Chery menyambut era baru dengan membuat baterai yang bisa menempuh jarak hingga 1.500 km.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

1 bulan yang lalu


Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

2 bulan yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Bocoran Harga BYD M6 DM-i, Diprediksi Lebih Murah Dari Wuling Darion

Harga BYD M6 DM-i vs Wuling Darion: BYD tawarkan harga indikasi Rp310-380 juta untuk M6 DM-i PHEV, lebih rendah dari Darion mulai Rp449 juta.

7 jam yang lalu


Berita
Xpeng Ungguli Tesla, Produksi Masal Robotaxi Segera Dimulai

Xpeng mengungguli Tesla dalam pengembangan Robotaxi dengan memanfaatkan model GX yang sudah ada, sehingga mampu memangkas biaya dan segera memulai produksi massal.

7 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak di Seluruh Indonesia

Daihatsu Kumpul Sahabat Serentak 23 Mei 2026 digelar di seluruh outlet Daihatsu sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Mencoba iCar V27 REEV Di Kampung Halamannya

Review test drive iCar V27 REEV di Wuhu, China. SUV mid-size boxy dengan desain modern, tenaga AWD 455 hp, jarak tempuh 1.200 km, dan kemampuan off-road yang tangguh.

10 jam yang lalu


Berita
Pindad Sanggupi Pengadaan Mobil Kepresidenan Transparan Untuk Prabowo

PT Pindad menyatakan kesiapan menyediakan mobil kepresidenan transparan Prabowo Pindad dengan jendela besar sesuai permintaan Presiden untuk visibilitas yang lebih jelas dari luar.

13 jam yang lalu