Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.
Berita
Senin, 16 Maret 2026 16:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
BYD (Foto :adit)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dokumen pengajuan dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) mengungkap keberadaan versi terbaru BYD Atto 3, SUV listrik kompak yang selama ini menjadi salah satu model ekspor utama pabrikan tersebut. Di pasar China, model ini dipasarkan dengan nama Yuan Plus.

Dalam dokumen tersebut, Atto 3 terbaru tampil dengan desain yang direvisi, ukuran bodi yang lebih besar, serta penggunaan platform listrik baru dengan konfigurasi penggerak roda belakang (rear-wheel drive/RWD).

BYD (Foto : adit)

Berdasarkan data MIIT, SUV listrik ini menggunakan satu motor listrik yang ditempatkan di belakang. Motor tersebut tersedia dalam dua varian tenaga, yakni 200 kW dan 240 kW, keduanya menggunakan desain permanent-magnet synchronous motor.

Motor yang tercantum dalam dokumen memiliki kode TZ200XSBR dan diproduksi oleh Zhengzhou BYD Auto.

BACA JUGA

Untuk sumber daya, kendaraan ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang dipasok oleh divisi baterai BYD, FinDreams Battery. Sel baterai diproduksi oleh Wenzhou FinDreams Battery, sementara proses perakitan paket baterai dilakukan oleh Changsha FinDreams Battery. Namun, kapasitas baterainya belum diungkap dalam dokumen tersebut.

MIIT juga mencantumkan kecepatan maksimum 190 km/jam untuk model ini.

Perangkat driver-assistance system pada Atto 3 terbaru juga mengalami peningkatan. Dokumen menyebut adanya tambahan sensor opsional, termasuk lidar yang dipasang di atap, radar depan, serta kamera pada bagian fender.

Meski demikian, detail mengenai platform komputasi yang digunakan untuk mengoperasikan sistem bantuan berkendara tersebut belum dijelaskan.

Menurut laporan media China IT-Home, model terbaru ini kemungkinan akan mengadopsi Blade Battery generasi kedua dari BYD sekaligus mendukung teknologi flash-charging milik perusahaan.

Laporan tersebut menyebut baterai mampu mengisi daya dari 10% hingga 70% hanya dalam lima menit. Namun kemampuan ini belum dikonfirmasi dalam dokumen MIIT.

SUV ini juga memiliki bobot kosong 1.690 kg serta gross vehicle weight 2.115 kg, menurut data regulator.

Pada bagian eksterior, pembaruan terlihat pada fascia depan dengan panel bergaya grille berwarna silver dan desain lampu depan yang lebih ramping.

Bagian bumper bawah kini memiliki lubang pendingin vertikal serta intake udara menarik.

Pilihan roda tersedia dalam ukuran 18 inci dan 19 inci, dilengkapi semi-hidden door handle serta opsi warna bodi two-tone.

Di bagian belakang, Atto 3 mendapatkan desain lampu baru yang terintegrasi dalam panel memanjang, ditambah lampu rem atas model split serta rear wiper pada kaca belakang. (AW)


Tags Terkait :
BYD Atto 3
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

1 hari yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

1 hari yang lalu

Mobil Listrik
Hyundai Ioniq 3 Senjata Baru Untuk Gempur EV Tiongkok

Hyundai Ioniq 3 Indonesia diperkenalkan di GIIAS 2026 untuk mengukur respons pasar terhadap EV yang lebih kompak dari Ioniq 5.

1 hari yang lalu


Berita
Hal-hal Menarik Yang Bikin Wuling Aira EV Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira EV diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai city car listrik entry-level dengan harga di bawah Rp200 juta. Simak spesifikasi dan fitur harga Wuling Aira EV GIIAS 2026.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Komparasi EV 300 Jutaan, Changan Nevo QO5 vs Jaecoo J5 vs MG S5 Magnify

Changan Nevo QO5, MG S5, dan Jaecoo J5 kini menjadi tiga pilihan menarik di kelas SUV listrik dengan harga yang relatif berdekatan.

2 jam yang lalu


Berita
Day Trans Tambah Farizon SV untuk Rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon

Day Trans Farizon SV rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon kini menggunakan unit baru. Kendaraan dipilih karena performa, jarak tempuh, serta fitur keselamatan seperti kamera 360 derajat.

4 jam yang lalu


Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

16 jam yang lalu


Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

18 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

19 jam yang lalu