Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Indonesia Kalah Cepat, Tesla Mulai Berjualan di India Awal Tahun Ini!

Tesla diperkirakan akan mulai beroperasi di India pada semester pertama 2021 ini.
Mobil Listrik
Senin, 4 Januari 2021 09:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tesla diperkirakan akan mulai beroperasi di India pada semester pertama 2021 ini. Hal tersebut senada dengan yang disebutkan Elon Musk pada bulan Oktober lalu.

Kehadiran Tesla di India dikonfirmasi oleh Menteri Transportasi Nitin Gadkari pada Senin (28/12) waktu setempat dalam sebuah acara pertukaran ide.

"Tesla sedang bersiap untuk mulai beroperasi di India pada awal 2021. Saya yakin ada banyak EV (electric Vehicle) yang setara dengan Tesla dari segi teknologi," kata Gadkari kepada Indian Express.

"Pada saatnya nanti Anda akan mendapatkan mobil listrik yang setara dengan Tesla. Saya yakin dan biayanya akan sangat murah,” kata Gadkari, seraya menambahkan bahwa pada waktunya India akan menjadi "produsen nomor satu" kendaraan listrik seperti mobil, sepeda, truk, traktor, dan mesin konstruksi yang menggunakan tenaga listrik.

Gadkari mengatakan Tesla akan mulai beroperasi terlebih dahulu dengan penjualan dan kemudian mungkin pada perakitan dan manufaktur berdasarkan respons masyarakat terhadap mobil listrik.

Pada bulan Oktober, CEO Tesla Elon Musk telah mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan datang ke India pada tahun 2021 saat menanggapi tweet dari India. “Tahun depan pasti,” jawab Musk ketika seorang manajer Tesla Club India menanyakan tentang perkembangan Tesla di India.

Gadkari mengatakan bahwa banyak perusahaan kecil telah mulai memproduksi skuter listrik dan sepeda di pabrik-pabrik di Uttar Pradesh dan bagian lain negara itu. Sudah ada banyak penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan alternatif baterai lithium-ion secara lokal karena sebagian besar baterai lithium-ion diimpor dari China. India tengah mengembangkan alternatif baterai lain seperi ion natrium yang lebih murah.


Berbicara tentang ekosistem yang berkembang untuk kendaraan listrik, Gadkari mengatakan bahwa penelitian juga sedang dilakukan untuk menemukan baterai aluminium-ion dan ia telah meresmikan mesin konstruksi berat yang menggunakan tenaga listrik.

“Masalah krusial dengan EV adalah baterai lithium ion. Sekarang kami mendorong orang untuk membuat di India dan "Made in India". Yang penting banyak penelitian yang dilakukan,” jelasnya


Tags Terkait :
Tesla Mobil Listrik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ferrari Tegaskan Tolak Kemudi Otonom

Ferrari tolak kemudi otonom penuh. CEO Benedetto Vigna menegaskan bahwa setiap mobil Ferrari akan tetap dilengkapi setir agar pemilik dapat menikmati sensasi mengemudi.

1 hari yang lalu


Crash Test
Ferrari Luce Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia Yang Diuji Tabrak Euro NCAP

Ferrari Luce EV supercar pertama yang direncanakan menjalani uji tabrak Euro NCAP, menandai langkah baru keselamatan bagi supercar listrik Ferrari.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Terbaru Telah Dipesan 30.000 Unit Hanya Dalam Waktu Satu Minggu

BYD Atto 3 terbaru dipesan 30000 unit satu minggu setelah peluncuran di China. SUV listrik ini dilengkapi baterai Blade 2.0 dengan jarak tempuh hingga 630 km.

2 hari yang lalu

Berita
MG 4X Resmi Dirilis Di Cina

MG 4X peluncuran resmi di Cina dilakukan SAIC Motor. SUV listrik kompak ini menggunakan platform Nebula dengan penggerak roda belakang dan jarak tempuh hingga 610 km.

5 hari yang lalu

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 minggu yang lalu

Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

1 minggu yang lalu

Berita
Luxeed R7 REEV Tertangkap Kamera Tanpa Kamuflase Di Jalanan Indonesia

Sesosok mobil yang diduga Luxeed R7 nampak telanjang melintas di timur Jakarta.

2 minggu yang lalu


Berita
Sebelum Hadir Di Tanah Air, Lihat Bocoran Spesifikasi XPENG GX

Spesifikasi XPENG GX: SUV listrik 6 penumpang China, desain premium Eropa, AWD 430 kW, jarak tempuh 1.585 km REEV, autonomous driving level 4.

2 minggu yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

7 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

12 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

13 jam yang lalu