OTODRIVER – Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional bernama Coolray.
Bahkan tak hanya mesin bensin konvensional biasa, Coolray sendiri ditawarkan dengan penggerak mesin turbo yang berorientasi pada performa.
Bisa dikatakan Coolray bukanlah sebuah mobil yang diperuntukkan untuk kendaraan ramah lingkungan. Lantas, mengapa Geely berani mengabil Langkah yang berbeda dibandingkan para kompetitornya?
Constatinus Herlijoso selaku Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia menjelaskan bahwa memang Geely sengaja menempatkan Coolray di segmen yang berbeda dibandingkan merek Tiongkok mainstream.
“Geely Coolray ditujukan bagi konsumen yang mencari SUV bermesin ICE dengan desain berkarakter dan performa yang terasa bertenaga,” jelasnya saat sesi media test drive Geely Coolray di Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (20/7).
Masih menurutnya, konsumen yang dituju bukanlah para pencari mobil ramah lingkungan, tetapi justru mereka yang menginginkan mobil dengan karakter sporty.
“Model ini menyasar mereka yang mencari performa responsif, tampilan sporty, serta kepraktisan untuk berbagai kebutuhan mobilitas,” tambahnya.
Tak hanya tampilan yang sporty, Coolray sendiri menyimpan jantung pacu dengan performa yang menjanjikan.
SUV kompak ini dibekali dengan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder turbo dengan tenaga mencapai 174 PS serta torsi 290 Nm dengan paduan transmisi otomatik kopling ganda basah 7 percepatan serta mengalirkan semua tenaganya ke roda depan.
Namun dengan hadirnya Coolray bukan artinya Geely banting setir dari teknologi elektrifikasi.
Karena saat ini, merek asal Tiongkok satu ini masih punya lini mobil ramah lingkungan, seperti EX2 dan EX5 sebagai EV murni dan juga Starray EM-i yang mengandalkan sistem PHEV-nya. (AW)
