OTODRIVER – Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.
Sejumlah unit pra-produksi telah menjalani pengujian dengan balutan kamuflase. Smart mengonfirmasi bahwa mobil ini tengah diuji di jalan raya umum maupun fasilitas pengujian khusus.
Smart menyebut model produksi tetap mempertahankan filosofi desain Smart fortwo, dengan penempatan roda sedekat mungkin ke setiap sudut bodi guna memaksimalkan ruang kabin.
Sebelumnya, pengembangan Smart #2 juga mencakup pengujian dinamika musim dingin di wilayah timur laut China. Meski demikian, Smart belum mengungkapkan daftar lengkap lokasi validasi global maupun nama fasilitas pengujian yang digunakan.
Smart #2 dibangun menggunakan platform Electric Compact Architecture (ECA) dengan konfigurasi dua tempat duduk, penggerak roda belakang, serta struktur keselamatan tridion generasi terbaru.
Menurut Smart, proses validasi saat ini juga difokuskan pada penyempurnaan titik pemasangan sasis, rasio kemudi, pergerakan rack steering, karakter suspensi, kekakuan sasis, hingga distribusi titik tegangan struktur.
Sebelumnya, konsep Smart #2 diperkenalkan dengan baterai berkapasitas 35,7 kWh, target jarak tempuh sekitar 300 km berdasarkan standar WLTP, kemampuan pengisian cepat DC 10–80 persen dalam waktu sekitar 20 menit, serta radius putar 6,95 meter.
Namun, seluruh angka tersebut masih mengacu pada mobil konsep dan belum dipastikan akan digunakan pada versi produksi.
Sebelumnya, CEO Smart Tong Xiangbei juga menyebut Smart #2 sebagai model yang dipastikan masuk jalur produksi dengan target jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan standar CLTC.
Akan tetapi, angka tersebut masih berupa target internal perusahaan dan belum menjadi spesifikasi resmi model produksi.
Pengujian awal Smart #2 pertama kali dilaporkan pada Desember 2025 menggunakan kendaraan uji berbasis Smart fortwo yang telah dimodifikasi, sebelum akhirnya pengembangan memasuki tahap pra-produksi seperti saat ini. (AW)
