Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.
Truk
Minggu, 19 Juli 2026 18:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Frekuensi tabrak belakang di tol masih sangat tinggi dan kerap menimbulkan korban jiwa (Foto :Antara)


BUS-TRUCK - Dalam catatan Bus-Truck.id, yang mengutip dari laman rumah sakit Hermina Daan Mogot, dr Uly Indrasari, Sp.S pernah menguraikan persoalan microsleep.

Meurutnya microsleep adalah episode hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang yang berlangsung sekitar sepersekian detik atau 30 detik. Hal ini biasanya muncul saat seseorang merasa mengantuk, sehingga tertidur secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat.

Seringkali dalam microsleep, otak berubah dengan cepat antara tertidur dan terjaga. 

BACA JUGA

Microsleep bisa terjadi apabila seseorang melakukan aktivitas yang monoton seperti, seperti menatap layar televisi atau komputer, berkendara, membaca buku, dan sejenisnya dalam waktu yang lama.

Diuraikan lagi oleh dokter spesialis Neurologi ini bahwa seseorang akan tidak menyadari saat mengalami microsleep atau akan memasuki kondisi tidur. 

Hal-hal yang bisa menjadi tanda-tanda microsleep seperti; tiba-tiba kaget dan terbangun oleh sentakan tubuh dan kepala, tidak menyadari apa yang baru saja terjadi, hilang fokus, sampai tidak dapat mengingat kejadian 1-2 menit yang lalu.

Cara mudah hindari microsleep 

Senior Instructor dari Jakarta Driving Consuktant (JDDC), Jusri Pulubuhu yang dihubungi beberapa waktu lalu menyebutkan tips mudah menghindari Microsleep yaitu dengan tidur sebentar alias Nano Sleep bisa dilakukan efektif untuk bisa tidur berkualitas, butuh waktu 5-10 menit.

Hal yang ideal, masih menurut Jusri, dilakukannya istirahat total seperti tidur pulas bisa mengembalikan kebugaran serta konsenterasi penuh untuk melanjutkan perjalanan lagi. 

Untuk itu juga, seperti diterangkan lagi oleh Jusri, merencanakan waktu tempuh atau jarak tempuh tertentu dalam perjalanan panjang sangat perlu juga memasukan jadwal untuk beristirahat. 

Ia juga mengingatkan, berbagai faktor sebelum masuk jalan tol juga punya pengaruh besar dalam berkonsenterasi penuh maka jika dirasa 30 menit perjalanan sudah ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan maka perlu disegerakan untuk mencari lokasi beristirahat. 

Perjalanan non stop dalam hitungan 200 kilometer konsisten sudah jadi tanda perlunya dilakukan masa istirahat bagi pengemudi. 

Tabrak belakang akibat rasa kantuk dan tidak menjaga jarak masih sering jadi penyebab kecelakaan di jalur tol di Indonesia (Foto : RRI.co,id)

Microsleep sangat berpotensi menimbukan korban jiwa 

Pada kenyataannya kecelakaan fatal yang diduga berawal dari adanya sopir yang mengalami microsleep masih saja terjadi dan tak jarang menyebabkan ada korban yang kehilangan nyawa.

Sebagaimana yang terjadi di akhir pekan ini (18/7/2026) di jalan tol KM 54.600 A, di ruas Bintara-Cakung, Jakarta Timur. 

Berdasarkan penuturan dari Kepala Satuan PJR Polda Metro Jaya, AKBP, Rieki Indra Bratamanggala, kecelakaan yang terjadi di pukul 11.45 WIB itu secera keseluruhan melibatkan enam kendaraan angkut barang berbagai jenis yang berada di satu lajur yang sama. 

Menurut Rieki lagi, saat kejadian sebenarnya kondisi lalu lintas sedang padat. 

Namun nahas, satu truk dengan nopol F 9539 FD yang dikemudikan Gandi Sugandi (59) tidak bisa mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya. Masih menurut Rieki, diduga Gandi mengalami microsleep sehingga tidak bisa mengurangi kecepatan truk yang dikemudikannya. 

Kondisi itu membuat truk yang dikemudikan Gandi menabrak barisan kendaraan lain secara berantai yang satu lajur dan dalam kondisi mengantre di kemacetan jalur tol itu. 

Gandi sendiri ditemukan meninggal dunia karena posisi tubuhnya terjepit kabin truk yang dikemudikannya. (EW)

Kepadatan jalan arteri juga menyumbang percepatan munculnya rasa kantuk bagi pengemudi saat masuk di jalur tol (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Microsleep Fatal
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

1 minggu yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

3 minggu yang lalu


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

5 bulan yang lalu


Tips
Awas, Rasa Kantuk Adalah Tanda Awal Lelah Mengemudi

Kalau sudah muncul jangan ambil risiko untuk segera istirahat

1 tahun yang lalu


Truk
Tragedi Truk ‘Rem Blong’ Di Slipi, Apa Beda Mengantuk Dan Microsleep?

Keduanya sama-sama berpotensi mematikan

1 tahun yang lalu

Truk
Apa Itu Rear Underrun Protection?

Waspada Selalu Bumper Belakang Truk

1 tahun yang lalu


Berita
Sopir Bus Maut Tol Mojokerto Jadi Tersangka

Dampak dari microsleep yang nyata

2 tahun yang lalu


Berita
Dishub Kab.Bogor: Bikin Program Uji KIR Online Gratis

Daftar manual juga masih tersedia

2 tahun yang lalu


Terkini

Truk
UD Trucks Extra Mile Challenge 2026: Sarana Menghadirkan Pengemudi Truk Yang Profesional

Berbalut kegiatan kompetisi untuk memberi pembekalan berbagai aspek operasional kendaraan niaga

1 hari yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

1 hari yang lalu


Truk
Fuso Karoseri Award 2026: Konsistensi Menjaga Mutu Produk Berstandar Pabrikan

Karoseri merupakan salah satu ujung tombak di eksosistem kendaraan niaga.

1 hari yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

1 hari yang lalu