Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Minyak Rem: Sederhana Tapi Mematikan Kalau Terabaikan

Itupun bukan asal tuang, perlu ada masa perawatan berkala
Truk
Minggu, 24 September 2023 11:25 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Kejadian untuk kesekian kalinya dengan dugaan adanya ‘rem blong’ dari sebuah truk terjadi di exit tol Bawen Kabupaten Semarang (23/9). Dikutip dari Kompas.com, hingga pukul 21.40 WIB korban jiwa menjadi empat orang, berdasarkan keterangan dari Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.

Berdasarkan keterangan Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, Iptu Sutarto, kecelakaan maut di lampu merah pertigaan exit tol Bawen Kabupaten Semarang itu diduga kuat akibat tidak berfungsinya sistem pengereman atau yang sering disebut ‘rem blong’.

Menurut informasi, truk Nissan Condor dengan nopol AD 8911 IA itu melaju dari kawasan Bawen menuju Salatiga, setiba di pertigaan setelah exit tol Bawen, rem truk gagal berfungsi dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti lantaran lampu lalu lintas sedang menyala merah. Jalur kecelakaan tersebut merupakan jalan dengan kontur menurun.

Rem blong, memang sering djadikan ‘tersangka’ saat ada kejadian dimana sebuah kendaraan besar tidak bisa berhenti sebagaimana mestinya. “Ada yang bilang pedal rem sudah diinjak, tetapi roda tetap meluncur,” jelas Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan, dalam satu kesempatan.

BACA JUGA

Kondisi tersebut kemungkinan besar karena rem tidak mampu mengurangi putaran roda, disebabkan oleh kondisi yang disebut brakefading atau kondisi yang melampaui kemampuan maksimal rem.

Dalam keadaan tersebut selain kampas rem dan seluruh komponen penunjangnya, termasuk minyak rem juga  akan jadi faktor penentu ‘blong’ atau tidaknya satu laju kendaraan besar. “Setiap material kampas rem memiliki suhu kerjanya,” sebut Dhany Ekasaputra, Manager Promosi PT Autochem Industry saat dihubungi langsung (24/9).

Sejurus kemudian, pria yang juga jadi salah satu penanggung jawab uji seluruh produk Autochem itu menduga apa yang terjadi pada truk ‘senior’ itu sudah melewati suhu kerjanya akibat penggunaan terus menerus. Terlebih lagi, lokasi kejadian memang konturnya menurun.

Dhany kemudian menceritakan pengalamannya menemukan cairan rem yang jarang diganti. “Hal ini membuat kandungan airnya sudah banyak, alhasil, titik didihnya akan mendekati titik didih air, komponen pengereman jadi tidak bisa bekerja maksimal,” ungkapnya.

Baca juga: KNKT : Tiga Hal Ini Yang Jadi Penyebab ‘Rem Blong’

Baca juga: Tak Ingin Kejadian Rem Blong? Rutin Ganti Minyak Rem

Hal senada juga diutarakan oleh Novarian Praputranda, Aftermarket Marketing Section Head PT Indosarana Lokapratama saat ditemui diperhelatan GIIAS 2023. "Untuk bus dan truk tentu membutuhkan kinerja pengereman yang lebih ‘panas’ karena beban (angkut) lebih berat sehingga butuh titik didih yang lebih tinggi,” jelas pria yang menggawangi minyak rem merek Seiken ini.

Angka dia atas 250 derajat celsius suhu yang bisa ditoleransi oleh produk Seiken menurut klaim Novarian.  "Rem (kaliper) itu kan panas, dia akan mendidih jadi tidak boleh pakai minyak rem yang boiling point-nya rendah nanti bisa menyebabkan rem blong atau dikenal rem masuk angin. Saat injak rem, yang diinjek itu anginnya karena kan dia berbuih, nah ini yang tidak boleh, wantinya.

Perawatan sistem pengereman memang termasuk tidak murah jika ditilik dari segi biaya operasional sebuah kendaraan berdimensi besar. Beberapa kasus yang pernah kami temui, seal di sistem rem pake gak orisinal agar biaya perawatan murah, ditambah cairan rem pun menggunakan kualitas rendah agar seall yang enggak ori itu gak cepet rusak,” jelas Dhany mengisahkan.

Padahal dengan memakai cairan atau minyak rem yang bermutu saja, soal perawatan berkala tetap harus dilakukan. Formula kimia dalam minyak rem ada masa pakainya. Jika dipaksakan, tekanan rem bisa hilang dan rem mobil blong karena kualitas minyak rem menurun. Oleh sebab itu, sebaiknya minyak rem dikuras dan diganti seluruhnya dalam jangka waktu tertentu sesuai pentunjuk pabrikan kendaraan.

Baca juga: Mengapa Truk Perlu Ada Rem Angin?

Baca juga: Rem Blong : Sistem Masih Tetap Bekerja, Namun Kampas Rem Licin Seperti Kaca


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

2 tahun yang lalu


Van
Inilah Toyota Proace Max 2023

Hanya ada versi listrik dan diesel Euro 6

2 tahun yang lalu

Van
Toyota HiAce “Hidrogen” Mulai Tes Di Australia

Upaya ‘jalan tengah’ Toyota di tengah tren EV

2 tahun yang lalu


Van
Ini Kamar Berjalan Ala Toyota Sienta JUNO

Bisa jadi inspirasi bagi penyuka camper van di Indonesia

2 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace "Nuku Maru", Ada Kamar Mandi Berjalannya

Dipasarkan secara B2B

2 tahun yang lalu


Van
Selain Rangga, Toyota Hadirkan Van Berkonsep Liar, Aneh, dan Futuristik

Bikinan Toyota Auto Body

2 tahun yang lalu


Van
Toyota GranAce Makin Mewah Dengan Partisi dan TV 24 Inci

Digarap dalam waktu tiga bulan

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 hari yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu