Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ternyata Hal Ini Jadi Alasan Bus Dan Truk Listrik Mercedes-Benz Belum Beroperasi Di Indonesia

Ekosistem isi ulang daya listrik kendaraan komersial belum siap
Bus
Sabtu, 8 Februari 2025 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Selain minimnya ekosistem kelistrikan untuk kendaraan komersial, pengenaan tarif yang tinggi atas produk bus serta truk listrik di Indonesia masih tinggi (Foto :Mercedes-Benz)


BUS-TRUCK - PT  Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku APM dan perakit bus serta Mercedes-Benz sejatinya telah lama menyatakan siap menghadirkan kendaraan komersial bertenaga listrik. 

Namun hingga kini, meski dikabarkan sudah melakukan serangkaian riset di lapangan, belum ada informasi definitif akan keberadaan kendaraan komersial bermesin non fosil itu.  

Ditemui di sela kegiatan DCVI TechMasters 2025 pekan ini di kawasan Ciputat, Tangeran Selatan pekan ini (4/2), Naeem Hassim sebagai Presiden Direktur DCVI menjabarkan sejumlah hal yang menjadi alasan mengapa pihaknya belum juga mendatangkan serta mengoperasikan bus, maupun truk listrik ke Indonesia. 

BACA JUGA

Naeem mengawali penjelasannya bahwa Indonesia untuk kendaraan komersial bertenaga listrik bagi Daimler Trucks AG klasifikasi masuk MFN alias Most Favoured Nation

Ini merupakan kondisi di mana adanya status MFN dari Kementerian Perdagangan Indonesia itu akan mengenakan tarif bea masuk untuk barang impor yang masuk ke suatu negara dari negara lainnya. 

Ditiadakannya pengenaan tarif itu hanya bisa terjadi jika ada perjanjian antar negara perihal tarif. Dalam hal ini, Jerman yang merupakan negara asal principal Daimler Trucks AG belum punya perjanjian atas hal itu dengan Indonesia. 

Kembali oleh Naeem mengakui bahwa maraknya bus listrik asal Tiongkok karena ada skema ACAFTA atau ASEAN China Free Trade Agreement yang sudah diratifikasi oleh pemerintah Cina maupun Indonesia. 

Sejurus kemudian, pria yang pernah menjabat Head of Regional Center Africa, Daimler Truck Overseas (DTO) itu menjelaskan bahwa ada hal yang berbeda dalam penanganan kendaraan komersial tenaga listrik dibandingkan kendaraan pribadi tenaga listrik. 

Ia memberi contoh soal ‘rute’ perjalanan yang akan dilewati berikut ketersediaan charging station-nya. “Ambil contoh, bus atau truk tenaga listrik menuju kota Medan, mungkin di area Jakarta dan juga di kota Medan tidak akan sulit menemui charging station. Namun bagaimana dengan keadaan di sepanjang perjalanan, apakah charging station di wilayah-wilayah di lintasi sudah sesuai dengan kebutuhan pengisian daya listrik untuk kendaraan komersial,” jabarnya serius. 

Meski begitu, pria yang sudah bergabung dengan Mercedes-Benz selama tiga dekade itu meyakinkan bahwa pihaknya punya perhatian yang serius terhadap potensi pengoperasian kendaraan komersial bertenaga listrik di Indonesia. 

“Namun saya mohon maaf kalau sampai saat ini kami masih terus mengkaji soal produk kendaraan komersial Daimler di Indonesia,” ujarnya. 

Baca juga:Ini Kategori Sasis Bus Mercy Di Pasar Indonesia

Baca juga:Truk Listrik Mercedes-Benz Akan Rilis Di Indonesia Tahun 2025?

Potensi bus listrik Mercedes-Benz di Indonesia masih sangat besar (Foto : Wikipedia)Pabrik baru siap rakit semua model yang dipasarkan di Indonesia

Sejak proses pembangunan di Februari tahun 2024, pihak DCVI akan segera merilis perakitan barunya di kawasan Cikarang, Jawa Barat. 

Insyaallah, kami akan meresmikan pabrik baru itu setelah Lebaran nanti (31/3),” ucap Naeem menegaskan. Ia juga menyebutkan bahwa pabrik yang baru itu merupakan sebuah milestone bagi Daimler Trucks AG sendiri karena peruntukannya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. 

“Pak Agus, (Gumiwang-Menteri Perindustrian, Red) sudah menyampaikan beberapa kali kepada kami bahwa pabrik baru itu juga harus bisa mendorong dilakukannya ekspor produk Daimler, setidaknya untuk wilayah regional sekitar Indonesia,” jabar pria yang telah berkecimpung di dunia otomotif sejak tahun 1991 itu. 

Berkenaan dengan ‘target’ itu, pabrik yang berada di lahan seluas lebih dari 14 hektar itu juga akan jadi basis produksi sejumlah model truk dan sasis bus Mercedes-Benz. Dengan begitu pihak DCVI juga tengah bergiat melakukan persiapan untuk meningkatkan kandungan lokal atas model-model lain di luar Axor yang sudah bersertifikat TKDN. 

Saat ini setidaknya sudah 7 model truk dan sasis bus yang sudah dirakit di Indonesia. Untuk selanjutnya pabrik baru tadi akan difokuskan untuk pengembangan produk sasis bus dan truk. Seiring dengan kapasitas terpasang yang mencapai 3.000-4.000 unit setahunnya. (EW)

Pabrik baru di Cikarang akan menambah potensi peningkatan rasio TKDN truk dan sasis bus Mercedes-Benz di Indonesia (Foto : Otodriver)Axor untuk pasar Indonesia telah mendapatkan sertifikasi TKDN (Foto : Otodriver)


Tags Terkait :
Mercedesbenz Truck Bus Daimler Dcvi Listrik Ev Chargingstation
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
DCVI Terus Bina Teknisi Muda Spesialis Kendaraan Komersial

Sebagai bagian dari konsistensi pelayanan purna jual yang berstandar global.

1 bulan yang lalu


Truk
Mercedes-Benz Luncurkan Truk Baru Seri Axor 1626 C

Lebih panjang sehingga bisa muat kebih banyak

10 bulan yang lalu


Bus
Dealer Asal Bandung Ini Paling Banyak Merilis Bus Mercedes-Benz Pada Tahun 2024

Model truk paling laris di wilayah Kalimantan Timur

1 tahun yang lalu


Truk
Mercedes-Benz eArocs 400, Truk Listrik Yang Siap Meluncur 2026

Dilepas ke pasaran awal 2026. Begini bocoran spesifikasinya.

1 tahun yang lalu

Bus
Tim Tanggap Darurat Kecelakaan Truk-Bus Mercedes-Benz

Bagian dari pelayanan purna jual yang menyeluruh

1 tahun yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Bus Lebaran Roadshow 2024: ‘Posko Lebaran’ Buka 24 Jam

Memberikan pelayanan bagi pengguna produk baru dan lama Mercedes-Benz

2 tahun yang lalu


Berita
Gas Pol, Pabrik Baru Daimler Truck Di Cikarang

Untuk penambahan volume perakitan truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia

2 tahun yang lalu


Truk
Truk dan Bus Butuh Oli Khusus?

Secara prinsip mirip dengan oli untuk kendaraan penumpang biasa

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
UD Trucks Extra Mile Challenge 2026: Sarana Menghadirkan Pengemudi Truk Yang Profesional

Berbalut kegiatan kompetisi untuk memberi pembekalan berbagai aspek operasional kendaraan niaga

1 hari yang lalu


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

1 hari yang lalu


Truk
Fuso Karoseri Award 2026: Konsistensi Menjaga Mutu Produk Berstandar Pabrikan

Karoseri merupakan salah satu ujung tombak di eksosistem kendaraan niaga.

1 hari yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

1 hari yang lalu