Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dithubdar Kemenhub Lakukan Ramp Chek Puluhan Bus Untuk IKN

Dipastikan tidak ada yang pakai klakson ‘telolet’ atau ‘basuri’
Berita
Kamis, 1 Agustus 2024 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan ramp check sebanyak 36 unit bus di Terminal Bus Tirtonadi Surakarta, pekan ini (1/8). Puluhan unit bus itu disiapkan untuk transportasi para tamu undangan mengikuti upacara HUT Ke-79 Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN) Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Bandiyono, keberadaan terminal utama di kota Solo itu  ditunjuk sebagai salah satu lokasi ramp cek bagi bus pariwisata yang akan dikirim ke IKN Provinsi Kaltim.

Kegiatan melaksanakan ramp check tidak hanya dilakukan di Terminal Tirtonadi Surakarta, karena ada juga Terminal Purabaya Surabaya yang dijadikan lokasi pemeriksaan intensif atas kondisi kelaikan bus untuk mendukung kelancaran kegiatan peringatan HUT Ke-79 RI tersebut.

Bandiyono sendiri mengatakan semua tersebut dilakukan untuk memastikan bus yang digunakan laik jalan dan laik operasi di IKN Kaltim nanti.

BACA JUGA

Usai pemeriksaan cermat itu, setiap unit bus akan dikirim melalui Surabaya, pada tanggal 7 Agustus 2024 dan diperkirakan sampai di IKN, 10 Agustus 2024.

"Bus-bus ini, akan digunakan untuk melayani atau menfasilitasi kegiatan para tamu undangan dan tamu kenegaraan di upacara HUT Ke-79 RI," katanya menegaskan. Seperti dikutip dari Antara.

Pada kegiatan ramp check di dua lokasi tersebut dilakukan dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang sama.

Tentunya ada beberapa armada yang menjadi catatan mayor dan juga minor. Ada bus yang perlu diganti kacanya atau diganti armadanya. Karena hasil pemeriksaan ada kaca yang pecah.

"Kami periksa ada armada kaca yang pecah dan itu, wajib diganti kaca atau diganti armadanya," katanya menegaskan lagi.

Ia juga mengatakan secara SOP kegiatan pemeriksaan kali ini, ada tiga unsur penekanan untuk yang diperiksa dalam armada. Pertama tentang unsur administrasi, utama, dan penunjang. Ada beberapa yang hasil pemeriksa armada yang menjadi catatan.

Menyinggung soal klakson ‘telolet basuril, kata dia, wajib tidak boleh terpasang. Jadi tidak ada basuri di bus yang akan melayani tamu kenegaraan di IKN. Dipastikan sebelum berangkat ke Surabaya wajib 36 armada bus dari Solo konfirmasi ke pihaknya.

Baca juga: Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun

Baca juga: MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera


Tags Terkait :
Laka Korlantas Polri Kemenhub Dishub Rampcheck Pariwisata Bus Ikn
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Masih Terjadi, Bus Pariwisata Mengalami Kecelakaan

Dugaan penyebab masih karena berusaha menyalip kendaraan di depannya

2 tahun yang lalu


Berita
Sopir Bus Maut Tol Mojokerto Jadi Tersangka

Dampak dari microsleep yang nyata

2 tahun yang lalu

Berita
Laka Bus ‘Study Tour’ Masih Terjadi

Sopir dan operator bus pariwisata dalam kondisi darurat mutu

2 tahun yang lalu


Berita
Kemenhub: Perluasan Uji KIR Swasta

Tindakan preventif tekan kecelakaan kendaraan komersial

2 tahun yang lalu


Berita
Banyak Komponen Bus Rusak Sebagai Penyebab Tragedi Laka Bus Di Subang

Termasuk konstruksi baru pada bus yang ‘salah total’

2 tahun yang lalu


Berita
Kemenhub: Penumpang Bus Wajib Pakai Safety Belt

Termasuk perlindungan preventif dalam kecelakaan

2 tahun yang lalu


Berita
Laka Bus Di Subang (3): Ternyata Bus Nahas Masih Berstatus Bus AKDP

Para calon penumpang juga ‘wajib’ cek langsung di aplikasi MitraDarat

2 tahun yang lalu


Berita
Laka Bus Di Subang (2): Tragedi ‘Bus Bodong’

Para sopir bus pariwisata juga perlu pengawasan lebih ketat

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Maxus Hadirkan Mifa 7, MPV Listrik Premium yang Fleksibel untuk Keluarga Modern Di GIIAS 2026

Harga Maxus Mifa 7 GIIAS 2026 ditetapkan Rp750 juta OTR Jakarta. MPV listrik premium ini menawarkan jarak tempuh 570 km dan ADAS Level 2+.

16 menit yang lalu


Berita
ICMS-GIIAS 2026: Di Indonesia Sudah Tercipta Pasar Buat BEV, HEV, Dan PHEV

Regulasi khusus yang mengistimewakan satu jenis kendaraan sudah waktunya ditinjau ulang.

47 menit yang lalu


Berita
Jetour T2 i-DM Disambut Positif, Dominasi Penjualan di GIIAS 2026

Model plug-in hybrid (PHEV) tersebut menyumbang sekitar 60-70 persen dari total penjualan T2 selama pameran berlangsung.

1 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Perkuat Layanan Purnajual di GIIAS 2026, Ada Suku Cadang Murahnya

Salah satu program yang diperkenalkan adalah Daihatsu Value Parts, yakni pilihan suku cadang alternatif dengan harga lebih terjangkau.

1 jam yang lalu


Berita
Konsumen Baru Untuk Toyota Alphard Dan Vellfire Terus Hadir

Sudah menjadi patokan mutu produk premium di segmen MPV maupun secara umum.

2 jam yang lalu