Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera

Regulasi soal keamanan struktur serta bodi bus juga perlu diperketat
Berita
Rabu, 5 Juni 2024 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hingga bulan Juni tahun 2024, nyaris tiada bulan tanpa kecelakaan bus ataupun truk di seantero Nusantara sejak bulan Desember tahun 2023. Ditambah lagi, hampir selalu menimbulkan korban jiwa.

Setidaknya ada dua hal utama yang mengemuka sebagai penyebab berbagai kecelakaan tersebut, pertama karena kondisi teknis dari kendaraan komersial itu. Kedua, kelalaian dari pengemudi truk ataupun bus saat berkendara.   

Untuk penanganan berkala, pihak Kepolisian dan Dishub di berbagai wilayah sedang gencar melakukan “ramp check”. Di sejumlah wilayah banyak ditemukan, ambil contoh bus pariwisata, yang kondisinya tidak lain jalan.  

Nah, untuk menekan potensi kelalaian pengemudi truk maupun bus, pengamat transportasi yang juga Wakil Ketua Pemberdayaan dan pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, meminta pemerintah segera membuat regulasi sopir untuk mengantisipasi kecelakaan.

Hal tersebut diucapkan Djoko Setijowarno beberapa waktu lalu (30/5). Dirinya berharap pemerintah pusat bisa bergerak cepat menjelang liburan untuk anak-anak sekolah.

"Regulasi tentang perlindungan sopir bus perlu segera dibuat. Hal ini termasuk soal pengaturan waktu kerja dan libur bagi mereka. Menjelang musim liburan sekolah setiap Juni-Juli," kata Djoko Setijowarno. Sebagaimana dikutip dari RRI.co.id.

Lebih lanjut akademisi akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata-Semarang ini menjelaskan regulasi ini perlu segera dibuat agar pemerintah bisa memperhatikan aspek keselamatan pengemudi, agar tidak terjadi lagi kecelakaan terkait bus pariwisata.

"Berharap pemerintah mencurahkan perhatian besar pada angkutan bus pariwisata seperti layaknya saat musim mudik Lebaran. Hal ini khususnya terkait aspek keselamatan angkutan untuk mencegah kecelakaan terulang lagi," katanya menambahkan.

Baca juga: Dirjen Hubdar: Semua Bus Pariwisata Harus Ada Izin

Baca juga: Hasil Pemeriksaan Dithubdar, Separuh Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan

Safety belt wajib ada di semua bus yang dioperasikan jarak sedang dan jauh, penumpang perlu sadar untuk memakainya di sepanjang perjalanan

Standar uji benturan frontal sudah waktunya diaplikasikan pada semua kendaraan komersial di Indonesia

Ia kemudian menyodorkan rekomendasi dalam upaya pencegahan kecelakaan berulang dalam jangka pendek.

Pertama, dengan sistem pengupahan untuk pengemudi saat ini berdasarkan hari kerja. Kedua, dengan pengawasan jam kerja pengemudi. Ketiga, memiliki dua sopir dalam perjalanan wisata selama delapan jam.

Keempat, masyarakat bisa diberikan akses kemudahan dalam mengecek status kendaraan di situs Mitra Darat. Kelima, bisa lebih masif lagi terkait masyarakat yang harus mengecek kembali kondisi kendaraan.

Sementara itu pula, Djoko Setijowarno juga berharap adanya persyaratan roll over (UN ECE R 66) untuk struktur bus agar menjamin survival space dan bodi bus mampu melindungi penumpang ketika bus terbalik.

Bus diharapkan memiiki ketentuan adanya sabuk pengaman di setiap kursi, serta disediakannya tempat beristirahat untuk sopir disetiap lokasi wisata juga cukup bisa menjadi solusi. 

Selain pada fisik kendaraan, pembuatan SIM B1 dan B2 bisa ditambahkan pelajaran terkait sistem rem, serta pengetahuan terkait jangka perawatan sistem rem tersebut sangat penting untuk bisa dipahami para sopir.

Baca juga: Lagi-Lagi, Driver Bus Ceroboh Dalam Mengemudi Di Jalan Tol

Baca juga: Lagi, Kecelakaan Rem Blong Di Cimahi, Nyaris Rutin’ Tiap Tahun

Uji terbalik sangat perlu diimplementasikan di semua bus

Ubah bodi harus seizin pihak Dishub dan Kepolisian


Tags Terkait :
Laka Korlantas Polri Kemenhub Dishub Jalanraya Rampcheck Pariwisata Bus Remblong Regulasisopir Kir Akap Akdp Mti DjokoSetijowarno Kecelakaan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ramp Check Bus Pariwisata Serentak Di Libur Idul Adha

Masyarakat tetap diminta ikut pantau lewat aplikasi Mitra Darat dan Spionam

1 tahun yang lalu

Berita
BPTD Sumbar: Masih Ada Bus Tidak Laik Jalan

Termasuk dari PO ternama

1 tahun yang lalu


Berita
Dithubdar Kemenhub Lakukan Ramp Chek Puluhan Bus Untuk IKN

Dipastikan tidak ada yang pakai klakson ‘telolet’ atau ‘basuri’

1 tahun yang lalu


Berita
Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun

Perlu kesadaran bersama soal keselamatan bagi semua pihak

1 tahun yang lalu


Berita
Masih Banyak Laka Bus, Kemenhub Harus Berbenah

Sudah waktunya juga revisi UU LAJ

1 tahun yang lalu


Berita
Masih Terjadi, Bus Pariwisata Mengalami Kecelakaan

Dugaan penyebab masih karena berusaha menyalip kendaraan di depannya

1 tahun yang lalu


Berita
Dithubdar: Tingkatkan Frekuensi Ramp Check Mingguan

Masih banyak bus yang tidak laik jalan

1 tahun yang lalu


Berita
MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera

Regulasi soal keamanan struktur serta bodi bus juga perlu diperketat

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

2 jam yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

18 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

19 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

20 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

22 jam yang lalu