OTODRIVER – Hyundai Santa Fe EREV (Extended-Range Electric Vehicle) dikabarkan akan hadir pada 2027 mendatang. Ini menjadikannya mobil pertama dari pabrikan H miring dengan skema mobil listrik dengan tambahan mesin.
Mengutip dari Motor1, Santa Fe EREV merupakan satu dari lima model baru yang akan diperkenalkan pada 2026 ini.
Indikasi kehadirannya berasal dari pabrik Hyundai di Metaplant, Georgia, AS. Dari situ muncul spekulasi bahwasanya raksasa asal Korea Selatan tersebut akan menghadirkan teknologi pada jajaran elektrifikasinya, salah satunya adalah teknologi EREV.
Sebelumnya Electrek mengabarkan bahwa, unit Santa Fe dengan balutan kamuflase tengah menjalankan pengujian pada April silam. Dan jauh sebelumnya pada acara CEO Investor Day dikabarkan juga bahwa pihak Hyundai pernah menyampaikan wacana tersebut dan akan melakukan peluncuran produk pada 2027.
Dalam penyampaian wacana tersebut, disampaikan juga bahwa SUV ini mampu menjejelajah sejauh 600 mil (960 km) untuk sekali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakar.
Lalu apakah mobil ini punya peluang untuk dibawa ke Indonesia?
Kami sudah menghubungi pihak Hyundai Indonesia, namun sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi yang berhasil didapat.
Prototipe Santa Fe EREV
Rencana kehadiran Santa Fe EREV diikuti dengan beberapa perubahan tampilan sang boxy SUV. Jika melihat dari tampilan prototipe yang tertutup jubah kamuflase, nampak penggunaan lampu vertikal pada bagian depan dan juga belakang.
Jika kita bandingkan dengan model yang ada saat ini, Santa Fe punya ciri yang cukup kuat dengan desain lampu horizontal berbentuk kotak pada bagian depan dan belakangnya.
Trend EREV
Chevrolet pelopor produksi masal mobil elektrifikasi EREV dengan Volt, namun tidak langsung menjadi trend. Hingga pada 2019, Li-Auto memperkenalkan produk EREV mereka dan kemudian memicu trend baru, khususnya di kalangan pabrikan mobil Tiongkok.
Dalam waktu relatif singkat konsep ini dikembangkan dan diproduksi pabrikan lain seperti Changan, BYD, Chery , Xpeng hingga Wuling.
Konsep EREV ini lebih cepat diterima, ketika pasar sudah lebih akrab dengan mobil listrik atau sudah punya pengalaman berkendara dengan EV murni.
Secara konsep, EREV merupakan mobil yang sepenuhnya digerakkan dengan tenaga listrik (electric driven) sehingga punya kelembutan dan tenaga spontan seperti halnya EV namun tanpa range anxiety, karena ada mesin yang berfungsi sebagai generator. (SS)
