Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Lebih Jauh Solid State Battery, Nyawa Baru Mobil Listrik

Keunggulan baterai solid state untuk mobil listrik mencakup keamanan tinggi, kapasitas energi lebih besar, serta pengisian daya lebih cepat dibandingkan baterai lithium-ion.
Berita
Senin, 8 Juni 2026 19:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Solid state battery digadang jadi nyawa baru mobil listrik yang lebih efisien dan aman. (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kemunculan Solid State Battery (SSB) bukan lagi jadi wacana belaka. 

Pabrik otomotif dan baterai berlomba-lomba melakukan pengembangan jenis baterai ini untuk segera disematkan sebagai nyawa baru EV mereka. Dan kabar terbarunya, SSB tengah ditunggu-tunggu kedatangannya dan dianggap bakal menjadi nyawa baru bagi EV di masa depan.

Aplikasi baterai solid state di EV akan membuat pemakaian baterai lithium seolah teknologi masa silam (Foto : Car News China)

Solid state battery dianggap punya kelebihan dibandingkan dengan lithium ferro phosphate (LFP) yang saat ini banyak digunakan khususnya pada otomotif China.

Ketertarikan industri pada solid state battery (SSB) lantaran keunggulan yang sebelumnya jadi kelemahan dari LFP. Menyitat dari Ecoflow, SSB memberikan efisiensi yang lebih bagus dan diklaim lebih aman.

SSb vs LFP (Foto : www.sinexcel-re.com)

Keunggulan SSB

  1. SSB menggunakan material yang menggantikan elektrolit pada LFP yang punya sifat tidak stabil sehingga mudah terbakar.
  2. Punya kepadatan energi yang lebih tinggi, Kepadatan energi SSB hingga 2-3 kali lebih baik berdasarkan berat dan volume. Sehingga memungkinkan jangkauan EV yang lebih panjang tanpa menambah ukuran baterai.
  3. Pengisian daya lebih cepat. Elektrolit padat memungkinkan tranfer ion yang efisien dan cepat. Sebagai gambaran pengisian 10% hingga 80% dapat diselesaikan dalam 10 hingga 15 menit.
  4. Lebih aman dari thermal runaway. Dengan menghilangnya cairan, resiko kebocoran, pelepasan gas dan kebakaran berkurang drastis
  5. Masa pakai lebih lama. SSB mengalami degradasi jauh lebih lambat daripada sel lithium-ion, berpotensi bertahan hingga 5.000 hingga 10.000 siklus pengisian daya.

Kekurangan SSB

  1. Biaya tinggi. Karena relatif baru, manufakurnya mahal dan tergantung pada proses yang kompleks dengan material yang langka.
  2. Memproduksi SSB secara massal dalam skala global punya tantangan logistik yang besar.
  3. SSB punya material eletrolit yang rigid. Umumnya meggunakan material keramik atau kaca sehingga kemungkinan  lebih rentan terhadap benturan. Salah satu kendala yang tengah dicari solusinya.

SSB bukan konsep yang benar-benar baru

Mengutip dari Carbuzz, Michael Faraday pertama kali menemukan elektrolit pada pada 1830-an. Tapi ia tidak melakukan pengembangan apapun dengan penelitian tersebut. Pada 1986, Keiichi Kanehori membuat Solid State baterai tipis, tapi baterai tersebut tidak bisa memberikan daya pada perangkat yang lebih besar dari jam tangan, sehingga kemudian diabaikan.

BACA JUGA
John Goodenough Bapak Solid State Battery dan Lithium Ion (Foto : i.guim.co.uk)

Bapak SSB sejati yang sebenarnya adalah John Goodenough yang juga merupakan bapak lithium ion. Ia memperkenalkan konsep solid state battery pada 2017. Namun sayang pada 2023 beliau meninggal dunia. (SS)


Tags Terkait :
Battery BYD EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Polytron dan Vino G. Bastian Bagikan Tips Memilih Mobil Listrik yang “Make Sense” di GIIAS 2026

Polytron dan Vino G. Bastian membahas tips memilih mobil listrik Polytron G3+ yang rasional di GIIAS 2026, mencakup efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas kepemilikan baterai.

1 hari yang lalu


Berita
BAIC T1, Crossover Pertama BAIC Diperkenalkan Dengan Harga Khusus

BAIC T1 sebagai crossover listrik pertama BAIC diperkenalkan di GIIAS 2026 dengan harga BAIC T1 spesial GIIAS 2026 Rp373 juta untuk 1.000 unit pertama.

1 hari yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

6 hari yang lalu


Berita
Sepert Ini Wujud BYD Atto 1 Generasi Terbaru

BYD Seagull atau yang lebih dikenal dengan nama Atto 1 di Indonesia versi generasi terbaru resmi muncul dalam dokumen homologasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT).

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Isuzu TRAGA Jadi Salon Berjalan, Tampil di GIIAS 2026

Isuzu TRAGA diubah jadi salon berjalan GIIAS 2026. PT Isuzu Astra Motor Indonesia memamerkan konsep modifikasi pikap ringan menjadi ruang usaha bergerak di ajang GIIAS 2026.

2 jam yang lalu


Berita
VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer

VinFast bekerja sama dengan Danamon untuk pembiayaan dealer demi memperluas jaringan yang telah ada.

4 jam yang lalu


Berita
Performa Jadi Andalan, Geely Coolray Usung Mesin Bakar Murni Bertenaga 174 PS

Harga Geely Coolray 174 PS mulai Rp333 juta. SUV B-segment ini dibekali mesin 1.5 turbo bertenaga 174 PS, transmisi DCT 7 percepatan, akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik, serta ADAS Level 2.

5 jam yang lalu


Berita
Hyundai Stargazer Cartenz X Lebih Canggih Dibanding Rivalnya Berkat Hal Ini

Hyundai Stargazer Cartenz X menawarkan Electric Transmission Shifter dan ADAS Hyundai SmartSense yang lebih lengkap. Simak harga Hyundai Stargazer Cartenz X terbaru mulai Rp350 juta di artikel ini.

5 jam yang lalu


Berita
Test Drive Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Dapat Respons Positif di GIIAS 2026

Changan memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk mengajak pengunjung merasakan langsung performa dua model terbarunya, Changan Deepal S05 dan Changan Nevo Q05.

6 jam yang lalu