Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bus Masih Pakai Klakson ‘Telolet’ Dilarang Masuk Wilayah Garut

Berbahaya mengundang anak-anak turun ke jalan
Berita
Minggu, 30 Juni 2024 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Meski sudah dilarang secara tegas, namun masih banyak bus yang memakai klakson ‘telolet’.

Pada kenyataannya meski banyak banyak bus AKAP dan Pariwisata sudah tidak memakai klakson bisa bernyanyi itu namun masih ada bus yang masih mengadopsinya.  

Oleh Karena itu, petugas gabungan dari unsur Kepolisian Resor Garut, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali melakukan razia khusus penggunaan klakson ;telolet pada bus pariwisata karena keberadaannya mengundang bahaya terhadap anak-anak yang memburu suara klakson tersebut di jalanan. Terlebih kini merupakan masa liburan sekolah.

"Pada kesempatan ini Satlantas berkolaborasi keterkaitan tindak lanjut maraknya klakson 'telolet'," kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Iptu Priyo Sambodo, saat operasi pengecekan kendaraan bus di persimpangan Sigobing, Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Garut, beberapa waktu lalu (15/6).

BACA JUGA

Priyo menuturkan, tim yang terlibat dalam operasi itu dari Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, dan Kabupaten Garut, mereka melakukan pemeriksaan setiap bus pariwisata yang datang ke daerah ini.

Razia penertiban klakson itu, kata dia, merupakan tindak lanjut dari laporan dan keresahan orang tua dari anak-anak yang selama ini banyak yang turun ke jalan membuat video tayangan bus saat menyalakan klakson ‘telolet’.

"Bus pariwisata datang ke Garut menggunakan 'telolet' ini menjadi keresahan bagi orang tua, yang mana anak setiap ada bus klakson 'telolet', mereka turun ke jalan untuk membuat konten, itu sangat membahayakan," katanya lagi. Seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu pula pihak kepolisian bersama jajaran perhubungan memeriksa dan mengimbau kepada sopir bus untuk tidak memasang klakson tersebut guna mengantisipasi terjadinya dampak yang membahayakan bagi anak-anak.

Selama ini, lanjut dia, kejadian membahayakan anak-anak akibat kegiatan dari suara klakson ‘telolet’ itu tidak terjadi, meski begitu pencegahan dini dilakukan untuk menjaga keselamatan, kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Hasilnya, razia bus pariwisata tersebut sampai saat ini tidak ditemukan bus memasang klakson telolet’, karena selama ini sopir maupun pemilik bus sudah banyak yang tahu tentang larangan itu.

Namun pemeriksaan bus pariwisata itu akan terus berlanjut di sejumlah titik yang digelar tidak hanya di jalan raya, tapi juga ke tempat wisata guna memeriksa klakson dan juga mengecek kondisi kelayakan kendaraannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi, mengatakan bahwa pengecekan kendaraan bus angkutan umum maupun pariwisata rutin dilaksanakan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat.

"Adanya klakson itu sudah menyalahi aturan, karena suara yang ditimbulkan mengganggu masyarakat, dan konsentrasi pengguna jalan, terutama anak-anak banyak yang joget turun ke jalan," pungkasnya.

Baca juga: Kemenhub: Ketahuan Masih Pasang Klakson Telolet, Bongkar Saat Itu Juga

Baca juga: Ditjen Hubdat: Tidak Boleh Ada Klakson Telotet


Tags Terkait :
Bus Akap Akdp Pariwisata Klakson Telolet Polres Dishub Garut Juni 2024
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Bus Masih Pakai Klakson ‘Telolet’ Dilarang Masuk Wilayah Garut

Berbahaya mengundang anak-anak turun ke jalan

1 tahun yang lalu

Berita
Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun

Perlu kesadaran bersama soal keselamatan bagi semua pihak

1 tahun yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Jawa Barat Jelang Nataru: Dilarang Ada Klakson “Telolet”

Bisa menyebabkan gagalnya sistem pengereman bus

1 tahun yang lalu


Berita
Antisipasi Musim Libur Nataru 2024, Disiapkan 32.120 Bus AKAP Dan AKDP

Didukung 113 terminal kelas A

1 tahun yang lalu


Berita
Arus Puncak Mudik 2024 Dengan Bus ‘Sudah Terlampaui’

Tanggal 3-6 April adalah waktu puncaknya

2 tahun yang lalu


Berita
Klakson Telolet Bikin Bus Tak Lulus “Ramp Check”

Sesuai aturan Kemenhub, mengganggu keselamatan lalu lintas

2 tahun yang lalu


Berita
Pemudik Bisa Ikut Cek Mutu Bus Lewat Aplikasi MitraDarat

Untuk menghindari dari potensi kecelakan di perjalanan

2 tahun yang lalu


Bus
Masa Lebaran 2026 Kemenhub Lakukan Ramp Check Ke Puluhan Ribu Bus

Ramp check bus Lebaran 2026 Kemenhub periksa 60.946 unit. 63,59% diizinkan operasi, 11,70% dilarang akibat teknis utama dan administratif.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Sekarang Bisa Simpan SIM Ke Ponsel Agar Tidak Mudah Hilang

SIM digital punya dasar hukum yang sama dengan SIM fisik.

24 menit yang lalu


Berita
Mitsubishi Xpander Hybrid Hadir 2028 Mendatang

Xpander Hybrid akan hadir bersamaan dengan munculnya model generasi II.

39 menit yang lalu


Berita
Setelah BYD M6 DM, Kini BYD Seal DM Bakal Meluncur

Peluncuran BYD Seal DM di Indonesia semakin dekat setelah kehadiran M6 DM. BYD menyiapkan model PHEV sedan ini untuk melengkapi lini elektrifikasi di pasar nasional.

2 jam yang lalu


Berita
Luxeed RX Mirip Dengan Ferrari Purosangue

Dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengungkap kehadiran Luxeed RX, SUV anyar hasil kolaborasi Huawei dan Chery.

8 jam yang lalu


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

9 jam yang lalu