OTODRIVER - Dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengungkap kehadiran Luxeed RX, SUV anyar hasil kolaborasi Huawei dan Chery di bawah payung HIMA.
Namun, kemunculan model ini langsung menjadi sorotan publik karena polemik terkait asal-usul desainnya.
Luxeed RX dibekali empat sensor LiDAR serta mengadopsi teknologi die-casting dengan sistem pengendalian termal elektromagnetik yang diklaim sebagai terobosan baru.
Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, tinggi 1.585 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.000 mm.
Untuk sektor penggerak, Luxeed RX akan tersedia dalam beberapa pilihan sistem tenaga yang ditawarkan sesuai kebutuhan pasar.
Diposisikan sebagai sebuah FUV (Fashion Utility Vehicle) berkarakter sporty, Luxeed RX tampil dengan grille depan tertutup, lampu utama berbentuk huruf L, serta intake udara tiga bagian pada bumper depan.
Siluet bodinya yang rendah dipadukan diffuser belakang berukuran besar membuat banyak pihak langsung membandingkannya dengan Ferrari Purosangue.
Namun, peluncuran model ini justru dibayangi kontroversi mengenai tim desain yang berada di balik pengembangannya.
Zhao Changjiang, Direktur Eksekutif sekaligus Wakil Presiden Eksekutif Luxeed, sebelumnya mengklaim bahwa perusahaan telah merekrut seorang mantan kepala desainer Ferrari, selain juga menggandeng tim penyetel sasis yang pernah bekerja untuk BMW dan Aston Martin.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat bantahan terbuka dari Ingrid Sun, Direktur Public Relations Ferrari Greater China. Melalui media sosial, Sun mempertanyakan kebenaran klaim tersebut dengan menulis, “Saya ingin bertanya, siapa nama mantan kepala desainer Ferrari yang dimaksud?”
Keraguan publik semakin menguat setelah sejumlah warganet menyoroti bahwa posisi kepala desainer Ferrari diketahui relatif tidak berubah selama lebih dari satu dekade terakhir. Menariknya, hingga 11 Juni, unggahan yang berisi tantangan terbuka tersebut dilaporkan sudah tidak lagi ditemukan di akun media sosial Sun.
Kontroversi ini pun membuat Luxeed RX menjadi perbincangan hangat, bukan hanya karena desainnya yang disebut-sebut menyerupai Ferrari Purosangue, tetapi juga karena klaim mengenai sosok di balik proses perancangannya yang masih menjadi tanda tanya. (AW)
