Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.
Bus
Senin, 15 Juni 2026 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Terminal bayangan di area Lebak Bulus dan Pondok Pinang harus segera ditata agar tidak terlanjur semerawut (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK – Saat ini setidaknya sudah ada empat terminal bus di wilayah DKI Jakarta yang bisa dimanfaatkan operator Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Sebut saja, Tanjung Priok, Kalideres, Kampung Rambutan, dan Pulo Gebang. 

Namun ternyata seiring waktu, berkaitan dengan makin banyaknya populasi bus dan sebaran kantong penumpang maka pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menyiapkan lagi dua lokasi untuk membangun terminal resmi khusus bus AKAP resmi.

Sebagimana diungkapkan oleh Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, beberapa waktu lalu (9/6) bahwa sedang disiapkan dua lokasi untuk terminal baru.   

BACA JUGA

Syafrin mengatakan dua lokasi alternatif yang disiapkan yakni kawasan fasilitas parkir bagi penumpang pembawa kendaraan dekat halte atau stasiun (park and ride) Lebak Bulus dan di lahan milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta di kawasan Pasar Jumat (Pondok Pinang).

Menurutnya, seperti dikutip dari Antara, untuk lokasi di area Lebak Bulus menjadi bagian dari pengembangan terminal serta penataan kawasan Lebak Bulus yang saat ini berperan sebagai stasiun awal MRT Jakarta sekaligus simpul transportasi strategis di wilayah Ibu Kota. 

Baca juga: Ini Biaya Pelatihan Mengemudi Bus Oleh Hino Indonesia 

Baca juga: Ini Rute Mikrotrans Jaklingko Di Lima Wilayah Kota Jakarta

Tambahan area untuk bus AKAP di Terminal Integrasi Lebak Bulus akan makin memudahkan masyarakat mengakses moda transportasi massal lain di Jakarta (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Untuk mendukung kelengkapan fasilitas, salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pembangunan fasilitas lay-bay di lokasi park and ride yang sudah ada.

Lay bay merupakan tempat berhenti sementara bagi kendaraan yang akan menurunkan penumpang. Fasilitas tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat singgah bus-bus AKAP.

Untuk rencana pengembangan terminal di kawasan Pasar Jumat, akan menjadikan area tersebut sebagai terminal khusus bus AKAP yang melayani perjalanan menuju berbagai daerah di pulau Jawa maupun Sumatra.

Syafrin menambahkan, kehadiran terminal tersebut akan menjadi lokasi pemberangkatan alternatif bagi warga Jakarta Selatan yang hendak bepergian ke luar daerah.

Ditegaskan lagi oleh Syafrin, untuk pengembangan kawasan Lebak Bulus sendiri harus dilakukan secara terintegrasi. Tidak hanya dari sisi transportasi, pengembangan juga ada keterhubungan integrasi dengan kawasan sekitar.

Integrasi tersebut bertujuan menciptakan mobilitas masyarakat yang lebih lancar dan nyaman, baik bagi warga yang memang tinggal di kawasan tersebut maupun bagi anggota masyarakat yang punya aktivitas di salah satu area akses masuk ke Jakarta itu. (EW)


Tags Terkait :
Terminal Akap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Kemenhub: Kecelakaan Bus Tertinggi Ketiga Nasional

Perusahaan otobus makin dituntut menerapkan standar pelayanan dan operasional armada sesuai regulasi nasional.

1 bulan yang lalu


Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

3 bulan yang lalu


Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

4 bulan yang lalu


Bus
Ribuan Bus AKAP Masih Melanggar Izin Trayek dan KIR

Soal kelaikan teknis armada dan kepatuhan administratif masih jadi isu besar di dunia bus. Padahal keduanya jadi awal dari terjaminnya keselamatan perjalanan.

4 bulan yang lalu

Bus
Perjalanan Menggunakan Bus AKAP Semakin Diminati, Ini Buktinya

Ditjen Hubdar mencatat 1,7 juta perjalanan bus AKAP pada Januari-Juni 2026 yang diawasi digital melalui TOS di 115 terminal tipe A.

4 bulan yang lalu


Bus
Terminal Bus Bayangan Jadi Kompetitor Terminal Bus Resmi di Jakarta

Hal ini terjadi karena pengguna bus AKAP butuh lokasi keberangkatan yang mudah dijangkau.

4 bulan yang lalu


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

4 bulan yang lalu


Bus
Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Kondisi bus harus diperiksa Dishub sebelum diberangkatkan.

5 bulan yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

47 menit yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

1 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

4 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu