Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ramp Check Bus Jawa Barat Jelang Nataru: Dilarang Ada Klakson “Telolet”

Bisa menyebabkan gagalnya sistem pengereman bus
Bus
Rabu, 20 November 2024 08:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Ramp check dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat


BUS-TRUCK - Masa libur akhir tahun seperti biasa akan beriringan dengan penigkatan frekuensi perjalanan liburan dengan menggunakan bus. Oleh karena itu Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Barat melakukan pemeriksaan atau inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan atau ramp check pada bus angkutan pariwisata dalam rangka persiapan menyambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan Sungai Danau Penyeberangan dan Pengawasan BPTD Jabar, Agus Gunadi, mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan armada angkutan wisata dan reguler dalam kondisi layak jalan guna mendukung keselamatan penumpang.

“Fenomena selama ini di saat Natal dan tahun baru orang cenderung ke wisata, salah satu objek wisata, yang dicek armada pariwisata,” kata Agus di Bandung, pekan ini (18/11/2024). 

Agus menjelaskan lagi bahwa kegiatan ramp check berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama, yang dimulai sejak 1 hingga 30 November 2024, difokuskan pada angkutan pariwisata. Sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan pada 1 hingga 20 Desember 2024 untuk antar kota antar provinsi (AKAP) atau reguler di terminal tipe A.

BACA JUGA

“Jadi kami akan berkeliling di semua PO bus untuk angkutan pariwisata. Jadi termasuk di PO Surya Putra, nanti ada di Jackal Holidays dan sebagainya,” urainya lebih lanjut. Seperti dikutip dari Antara.

Untuk pengecekan kelaikan bus sendiri meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen seperti KIR dan Kartu Pengawasan (KPS), serta kondisi teknis kendaraan. “Beberapa aspek yang diperiksa juga meliputi fungsi lampu, sistem pengereman, klakson, wiper, hingga ketersediaan peralatan keselamatan seperti alat pemadam api ringan dan sabuk pengaman di setiap kursi penumpang,” kata Agus menjelaskan lebih rinci.

Lebih lanjut, ia menegaskan pihaknya juga merazia penggunaan klakson "telolet" pada bus pariwisata karena dapat membahayakan keselamatan penumpang. Pengecekan dilakukan karena pada bus pariwisata ini keberadaannya mengundang bahaya terhadap anak-anak yang memburu suara klakson tersebut di jalanan.

“Jika ditemukan pelanggaran, seperti penggunaan klakson telolet yang berisiko merusak sistem rem, kami akan melakukan tindakan tegas dengan mencabut selang angin klakson tersebut,” wantiya.

Untuk bus yang lolos kelaikan, kata dia, akan diberikan stiker biru sebagai tanda layak jalan. Sebaliknya, bus yang tidak memenuhi standar keselamatan akan diberi tanda khusus dan dilarang beroperasi hingga memenuhi persyaratan. (EW)

Baca juga: Korlantas: Ramp Check Bus Pariwisata Seluruh Indonesia

Baca juga: Kemenhub: Usia Pakai Bus Pariwisata Maksimal 15 Tahun 


Tags Terkait :
Libur Nataru 2024 Rampcheck Pemeriksaanteknis Legalitas Bus Pariwisata AKAP AKDP Jawabarat
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
Ramp Check Bus Jawa Barat Jelang Nataru: Dilarang Ada Klakson “Telolet”

Bisa menyebabkan gagalnya sistem pengereman bus

1 tahun yang lalu


Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 bulan yang lalu

Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

7 bulan yang lalu


Bus
Organda: Ramp Check Bus Pariwisata Di Lokasi Wisata Perlu Ditambah

Opsi ‘pengemudi engkel’ nyata sangat berpotensi terjadinya kecelakaan

1 tahun yang lalu


Bus
Puncak Perjalanan Bus Libur Nataru Tanggal 23-24 Desember 2024

Diperkirakan tidak sepadat tahun lalu

1 tahun yang lalu


Bus
Ramp Check Terminal Lebak Bulus Sekalian Tes Urine Awak Bus

Para pemegang kendali kemudi juga dites urine

1 tahun yang lalu


Bus
Kemenhub: Tak Lolos Ramp Check Bus Dilarang Beroperasi

Diberi stiker warna merah agar mudah teridentfikasi oleh masyarakat

1 tahun yang lalu


Bus
Musim Nataru, Masyarakat Jangan Salah Pilih Bus

Pastikan kondisi bus laik jalan

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 jam yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

9 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 hari yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

1 hari yang lalu

Bus
Bus Fuso Dibuat Lebih Panjang Untuk Bidik Peluang Besar Industri Pariwisata

Dirinya mengatakan peluncuran Canter Extra Long Bus FE 84G BCL dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan transportasi wisata sekaligus mengikuti regulasi pemerintah yang terus berkembang.

1 hari yang lalu