Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Klaim Kebijakan Mobil Listrik Lebih Berdampak Buruk Bagi Bumi

Industri mobil akan segera dilanda kekurangan lithium, serta mineral lain yang digunakan dalam produksi baterai.
Berita
Kamis, 2 Februari 2023 10:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Toyota juga dinilai paling lambat dalam hal menghasilkan kendaraan energi terbarukan. Pabrikan otomotif asal Jepang juga sering menjadi sasaran kritik dari aktivis dan investor hijau, karena tidak menggunakan mobil listrik baterai alias BEV cukup cepat.

Namun, Toyota bukannya tanpa alasan mengapa mereka lambat dalam menghasilkan kendaraan listrik. Dilansiri dari Carscoops, Kamis (2/2), Kepala Ilmuwan perusahaan, Gill Pratt, mengatakan jauh lebih masuk akal bagi perusahaan mobil untuk menawarkan mobil dengan sumber energi yang berbeda, termasuk hibrida dan hidrogen.

"Mobil listrik memang tidak menghasilkan emisi tapi mobil listrik sangat tergantung pada ketersediaan litium, yaitu mineral yang digunakan dalam produksi paket baterai," ujar Pratt.

Pratt juga memperkirakan bahwa industri mobil akan segera dilanda kekurangan lithium, serta mineral lain yang digunakan dalam produksi baterai, dan juga kurangnya titik pengisian ulang karena jumlah permintaan EV akan meroket.

BACA JUGA

Dalam hipotetis yang diuraikan Pratt dengan 100 kendaraan mesin konvesional menghasilkan 250g/km CO2. Selanjutnya, untuk membuat satu baterai litium berkapasitas 100 kWh hanya bisa dipakai satu unit Tesla dengan spesifikasi teratas. Tetapi 99 mobil lain yang masih pakai bensin menghasilkan CO2 sebesar 248,5 gram/Km.

Jika baterai berkapasitas 100 kWh itu digunakan membuat mobil hibrida maka bisa dipakai sekitar 90 unit mobil. Sehingga secara akumulasi tingkat emisi rata-rata turun menjadi 205 gram/Km.

"Jika ukurannya yaitu emisi CO2, maka manfaat baterai litium yang digunakan untuk jutaan mobil hibrida lebih besar ketimbang hanya digunakan untuk mobil listrik dengan jumlah lebih kecil," papar Pratt.

Dengan data ini bukan berarti Toyota tidak tertarik dengan EV. Di mana Toyota mengumumkan sedan bZ3X berukuran Tesla Model 3 untuk Cina, sedangakan di Indonesia Toyota memperkenalkan SUV bZ4X. 

Tetapi perusahaan bersikeras bahwa perusahaan saingan seperti Honda, Cadillac, Volvo, dan lainnya, membuat kesalahan dengan mengerahkan seluruh bobot mereka di belakang EV murni.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Lingkungan Hybrid
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 8 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Baru Dijual di Indonesia, Kakaknya Malah Sudah Rilis di China

Changan Nevo Q06 memiliki dimensi yang besar dan dijual dengan harga setara Rp 300 jutaan. Simak keunggulannya.

17 jam yang lalu


Berita
PHEV Bisa Punya Peran Lebih Besar Sebagai Aset Tanggap Bencana

PHEV punya potensi dan keluwesan sebagai mobil yang dapat diandalkan saat terjadi bencana

1 hari yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

8 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 8 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

9 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

10 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu