OTODRIVER - Daihatsu terus memperkuat komitmen carbon neutral dengan melakukan investasi berkelanjutan.
Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) dan peluncuran Rocky e-Smart Hybrid, sebagai kendaraan model hybrid perdana Daihatsu untuk pasar otomotif di Indonesia.
Pabrik perakitan PT Astra Daihatsu Motor di KAP 2 yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, Jawa Barat, merupakan pabrik ke-6 dengan luas hampir 23 hektar.
Pabrik tersebut merupakan basis produksi untuk grup Daihatsu di luar Jepang, selain untuk memenuhi pasar domestik.
Usai persemian di bulan Februari 2025 lalu, ada tiga fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan) yang terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini.
Dikutip dari keterangan resminya, pabrik tersebut Berkonsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact), memiliki proses produksi modern, produktivitas tinggi, ramah lingkungan dengan penggunaan energi terbarukan dan optimalisasi produksi. Selain itu, semua proses tadi juga mampu mengurangi emisi karbon hingga 20 persen, serta tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan.
Sejalan dengan komitmen SDGs (Sustainable Development Goals), pabrik KAP 2 didesain dengan konsep tanpa dinding.
Hal itu bertujuan untuk menghasilkan sirkulasi udara lebih baik, efisiensi penggunaan tenaga listrik lebih optimal, utilisasi peningkatan teknologi robotik dengan produktivitas tinggi, optimalisasi proses pengecatan yang dapat menghilangkan polusi air, implementasi panel surya sebagai sumber daya listrik terbarukan, serta menjadi tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan.
Dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp2,9 triliun, pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per-tahun.
Secara total, pabrik ADM juga mampu memproduksi kendaraan hingga lebih dari 530 ribu unit per tahun untuk pasar domestik dan global. Kemampuan produksi ini juga didukung oleh ribuan pemasok (supplier) termasuk UMKM, serta memiliki tingkat lokalisasi tinggi untuk semua kendaraan yang diproduksi. (EW)
