Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

Mencoba Off-Road Cara Baru, Di Atas BAIC BJ41 REEV

BAIC BJ41 REEV sepertinya bakal memberikan pengalaman off-road baru yang membedakannya dengan mobil off-road konvensional
First Drive
Sabtu, 6 Desember 2025 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
BAIC BJ41 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Inovasi kendaraan dengan asupan teknologi elektrifikasi tidak melulu mengenai mobil untuk jalanan raya. Namun juga pada mobil yang memiliki kemampuan off-road yang serius.

Seperti halnya BAIC yang memperkenalkan BJ40e, sebuah SUV yang punya opsi penggerak hybrid dengan mahzab Range Extender Electric Vehicle (REEV). 

Uniknya, SUV yang kelak bakal dilabeli sebagai BJ41 saat dijual di Indonesia. Dan Otodriver mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung varian yang bakal masuk ke Indonesia pada akhir 2026 atau pada awal 2027 mendatang di Guangzhou, China beberapa waktu lalu.

Mobil ini berdiri di atas sasis tangga yang kokoh dan memiliki mesin turbo 1500cc berdaya 185 hp yang dipasang secara longitudinal alias memanjang dari depan ke belakang. 

Mesin penenggak bensin ini tidak dihubungkan dengan transmisi apapun dan hanya berfungsi sebagai generator penyetrum untuk mengumpan baterai tipe ternary lithium dengan kapasitas 40,3 kWh. 

Baterai ini pun bisa dicharge baik cara AC ataupun DC (fast charging) yang hanya memakan waktu ½ jam untuk mengisi baterai dengan kondisi 30-80%.

Untuk penggeraknya BJ41 mengandalkan dua motor listrik berdaya total 540 hp dan torsi 655 Nm yang dicantumkan di bagian depan dan belakang. 

Jadi mobil ini sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik (electric driven). SUV ini diklaim mampu menempuh jarak 1200 kilometer untuk sekali pengisian bensin dan pengecasan penuh.

BACA JUGA

Kami memang tidak sempat merasakan sepenuhnya hamburan performa puncak dari mobil ini. 

Namun BAIC mengklaim bahwa mobil ini berbobot lebih dari 2,6 ton ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 5,5 detik.

BAIC BJ41 REEV memberikan ruang kabin yang lebih lega karena hilangnya gundukan pada pada bagian lantai tengah  (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Lalu bagaimana dengan kesan berkendara dari mobil ini?

Pengetesan singkat pertama ada dilakukan di sirkuit aspal Guangzhou Conghua International Circuit (GCIC), Guangzhou, China. Dan pengetesan kedua di lahan tanah dengan medan off-road ringan yang juga ada di lingkungan GCIC.

Performa dan handling

Kinerja dua motor listrik berdaya 540 hp memberikan kesan yang baik. Walau hanya sesaat, namun layaknya ciri mobil electric driven, kesigapan kedua motor listrik ini langsung terasa respon instannya dan melaju dengan senyap.

Mobil ini memang diklaim mampu melaju dalam kondisi full elektrik sejauh 152 kilometer, akan tetapi pada saat pengetesan kondisi baterainya sepertinya sengaja dibiarkan dalam kondisi low. Sehingga mesin bensinnya sesekali terdengar nyala untuk menyetrum daya listrik ke baterai.

Saat kondisi hidup, mesin bensinnya terasa minim getaran dan bekerja dalam kondisi putaran mesin rendah, walau sesekali ada kenaikan putaran namun cukup kecil. Jadi, lupakan raungan-raungan mesin layaknya mobil dengan penggerak mesin bakar murni.

Dari sisi handling mobil ini memiliki rasa berkendara cukup normal, lebih cenderung seperti sebuah EV yang memberikan tenaga instans. 

Tapi dengan bobot sekitar 2,6 ton dan ground clearance tinggi gejala limbung dapat dirasakan saat melahap tikungan walau bukan model tikungan tajam.

Off-road

Seperti halnya pengetesan di atas aspal, sesi mencicip kinerja di atas medan off-road pun berlangsung singkat. Pihak BAIC Internasional menyiapkan lahan mini off-road.

Bila biasanya kita melakukan setingan utama dengan memilih fitur rasio Low atau High pada transfercase. Maka hal ini tidak ditemui pada BJ41. 

Mobil ini menggunakan fitur all terrain intelligent electric ATS control system menjadi pengganti kehadiran tranfercase konvensional untuk mengatur putaran roda depan dan belakang 

Melalui kinerja perangkat all terrain intelligent electric ATS control system ini dan ditambahkan dengan 6 driving mode off-road menyajikan pilihan off-road sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. 

Dari sinilah putaran roda akan dibagi secara elektris sesuai dengan kebutuhan. 

Sedangkan pada varian tertinggi dibekali dengan intelligent center differential lock, front & read differential lock.

BAIC BJ41 dilengkapi dengan perangkat off-road yang diatur secara elektronik (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Namun sepertinya kami butuh waktu untuk menyesuaikan dengan perangai dengan mobil ini saat untuk off-road salah satunya di mana tidak bisa merasakan crawling mode mobil ini secara riil.

Selain itu sirkuit off-road mini ini tidak tersedia tanjakan ataupun turunan panjang untuk mengeksplore lebih dalam kemampuan BJ41. Mungkin nanti saat sudah di Indonesia, kita baru bisa benar-benar ‘ngobrol’ dengan cara off-road dengan model REEV seperti ini sekaligus mengeksplorenya lebih dalam. (SS)


Tags Terkait :
BAIC BJ40E EREV BJ41
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Duel SUV BAIC BJ41 Vs iCar V27 AWD

BAIC BJ41 vs iCar V27 AWD REEV: Perbandingan SUV off-road range extender. BAIC 540 hp ladder frame bobot 2,6 ton, iCar 455 hp monokok range 1.500 km.

1 minggu yang lalu


Berita
Extended Range Electric Vehicle Jadi Trend Baru Kendaraan Bersasis Tangga

EREV sasis tangga trend baru untuk SUV dan pikap off-road berat. China pelopori dengan Yang Wang U8, diadopsi Ford, RAM, Hyundai, serta Kia.

1 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

4 bulan yang lalu


First Drive
Mencoba Off-Road Cara Baru, Di Atas BAIC BJ41 REEV

BAIC BJ41 REEV sepertinya bakal memberikan pengalaman off-road baru yang membedakannya dengan mobil off-road konvensional

5 bulan yang lalu


Berita
Mengenal BAIC BJ41, SUV Hybrid Yang Segera Diboyong Ke Indonesia

BAIC akan memboyong SUV hybrid pertamanya dengan teknologi EREV

5 bulan yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

1 hari yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 bulan yang lalu

Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

2 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

5 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

6 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

17 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

20 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

20 jam yang lalu