Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.
Berita
Minggu, 11 Januari 2026 21:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
null (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV. Artinya, mobil dengan teknologi elektrifikasi diberi keringanan pajak.

Ada beberapa tipe penggerak elektrifikasi yang eksis di Indonesia. Mereka adalah penggerak hybrid, Plug-in hybrid, dan juga Battery Electric Vehicle. 

Kendati demikian, insentif terbesar justru dirasakan oleh mobil listrik murni. Hingga artikel ini disusun, mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia diberikan PPnBM 0 persen sampai bebas bea masuk. 

Toyota Velos Hybrid resmi meluncur di GJAW 2025 (Foto : Otodriver/Gemilang Isromi Nuar)

Bob Azzam selaku Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengungkapkan bahwa para pelaku industri otomotif menekankan arah pengembangan industri otomotif nasional ke depan tak bisa dilepaskan dari investasi teknologi yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, transformasi ini menjadi kunci agar Indonesia tetap relevan dalam peta industri otomotif global.

"Secara teknologi kita berharap ke depan itu ada investasi, kemudian juga berkembang industri otomotif yang bisa menurunkan emisi. Lalu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar Seperti hybrid, kemudian plug-in hybrid, termasuk BEV juga," ungkapnya di Bandung Jawa Barat, Jumat (9/1).

BACA JUGA

Namun yang terjadi di lapangan, insentif yang lebih menguntungkan mobil listrik murni justru membebani negara tanpa hasil yang sepadan.

“Tapi kita harus hitung cost and benefit-nya. Untuk mobil listrik kan sekarang pemerintah mengucurkan Rp13 triliun insentif, meng-create revenue Rp2 triliun. Jadi bersih 11 triliun itu pemerintah mengeluarkan insentif. Untuk hybrid pemerintah mengalokasikan Rp400 miliar, tapi kita bisa meng-create Rp6 triliun. Jadi sebenarnya even dikasih relaksasi oleh pemerintah, tapi revenue yang diperoleh lebih besar lagi,” lanjut Bob.

Masih menurutnya, insentif mobil hybrid diharapkan bisa dilanjutkan untuk transformasi teknologi berkelanjutan.

"Jadi melihat pertimbangan ini kita berharap bahwa insentif untuk hybrid ini bisa terus dilanjutkan supaya ada transformasi teknologi. Kemudian juga kita lihat pasar ekspor otomotif ke depan ini akan didominasi oleh elektrifikasi terutama hybrid," tutup Bob. 

Insentif untuk mobil listrik murni (BEV) kategori impor (CBU) semula dicanangkan berakhir pada 31 Desember 2025, sehingga mulai 1 Januari 2026 pajak kembali normal. Artinya besar kemungkinan mobil listrik dengan skema CBU bakal mengalami kenaikan harga. (AW)


Tags Terkait :
Insentif EV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mobil Listrik Termurah Kia Diproduksi Massal, Ini Bocorannya

Produksi massal Kia EV2 dimulai di pabrik Zilina, Slovakia. Mobil listrik termurah Kia hadir dalam varian Air, Earth, GT-Line dengan jarak tempuh hingga 317 km.

1 hari yang lalu


Berita
VinFast Gratiskan Langganan Baterai Selama Dua Tahun

VinFast gratiskan langganan baterai 2 tahun untuk pembelian kendaraan listrik sebelum 31 Mei 2026. Program tambahan pengisian daya gratis hingga 2029, batas 2.000 km/bulan.

1 hari yang lalu

Berita
VinFast Perpanjang Program Isi Daya Listrik Gratis Sampai 2029

Disertai berbagai diskon untuk berbagai paket pembelian unit mobil listrik.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

1 hari yang lalu


Berita
Lock Price Langkah Cerdik Jaecoo Di Tengah Ketidakpastian Insentif EV

Sebuah solusi di tengah insentif harga dari pemerintah.

1 hari yang lalu


Berita
Penjualan BYD Melorot, Geely Dan Zeekr Naik Jadi Ancaman

Pasar NEV di China sedemikian dinamisnya. BYD harus akui keunggulan Geely di pasar China.

1 hari yang lalu


Berita
Jaecoo Perpanjang Tawaran Price Lock Insurance Untuk J5

Price Lock Insurance J5 diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan dan ada kenaikan harga price lock menjadi Rp 10 juta

1 hari yang lalu

Truk
Kalista Tes Truk Listrik Heavy Duty Di Jalur Normal

Sebagai bagian untuk mempercepat implementasi kendaraan listrik di sektor logistik.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Kemesraan Iran-AS Dapat Ditemui Pada Sebuah Cadillac

Iran pernah menjadi satu satunya negara pembuat Cadillac di luar AS.

11 jam yang lalu


Tips
Ini Lima Langkah Cek Kondisi Mobil Listrik Ala Geely Pasca Perjalanan Jauh

Agar kondisi kendaraan tetap prima utuk dipakai kembali dalam perjalanan harian

13 jam yang lalu


Berita
All New Mitsubishi Pajero Akan Mulai Dikirim Akhir 2026

Peluncuran produk secara global kemungkinan Agustus atau September 2026.

14 jam yang lalu


Berita
Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 Karena Pendekatan Akademik

Penerapan kebijakan manajemen lalu lintas berdasarkan olah data aktual di lapangan.

20 jam yang lalu


Berita
Cat Metalik, Inovasi Berumur Lebih Dari 80 Tahun Yang mengubah Wajah Otomotif

Efek metalik pertama kali menggunakan bahan dari sisik ikan.

21 jam yang lalu