Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

PHEV Lebih Boros Bensin Karena Kebiasaan Ini

PHEV diklaim lebih boros salah satunya karena hal ini
Berita
Minggu, 22 Februari 2026 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Toyota (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sering diklaim sebagai model paling ideal untuk menjembatani produk untuk bertransformasi penuh pada mobil berpenggerak listrik murni. Ia banyak disebut sebagai solusi transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.

Sosok kendaraan PHEV dirancang dengan kombinasi baterai listrik dan mesin pembakaran internal, memberi harapan pengendara bisa mengurangi konsumsi bahan bakar sembari tetap memiliki fleksibilitas berkendara. Namun sebuah penelitian justru menunjukkan hasil yang berlawanan.

Mengutip dari ArenaEV, analisa yang dilakukan oleh Fraounhofer Institute menunjukkan bahwa mobil-mobil PHEV ini justru mengkonsumsi bahan bakar jauh lebih boros dibandingkan dengan angka resmi yang diumumkan dalam pengujian di laboratorium.

Data yang dikumpulkan, menunjukkan bahwa hampir satu juta kendaraan yang dipantau di Eropa memiliki konsumsi 6,12 liter per 100 kilometer atau sekitar 3,9 kali lebih boros dari angka klaim berdasarkan hitungan WLTP yang hanya sekitar 1,57 liter/100 kilometer. Angka ini bahkan berada di level yang mirip dengan kendaraan diesel konvensional

BACA JUGA
Outlander PHEV (Foto : Markondez)

Disebutkan bahwa penggunaan alat pengukuran khusus di dalam mobil untuk mencatat konsumsi nyata mencakup berbagai model dan pola berkendara. Dengan demikian, hasilnya mencerminkan penggunaan sehari-hari dari pada kondisi uji laboratorium.

Ironisnya, temuan ini menunjukkan bahwa mesin bensin lebih sering menyala dari pada yang diharapkan. Bahkan mesin ini pun menyala ketika baterai masih tersisa. 

Umumnya mesin menyala saat pengendara melakukan akselerasi lebih atau saat baterai membutuhkan support pengisian. Namun pada kenyataannya beberapa aktifitas yang seharusnya didukung cukup dengan listrik saja malah tetap mengandalkan kinerja mesin bensin.

Disebutkan pula bahwa data ini juga memberikan gambaran keengganan pemilik PHEV untuk melakukan pengecasan. Mereka seolah memperlakukan mobilnya layaknya seperti sebuah Hybrid Electric Vehicle (HEV). 

Walaupun PHEV bisa digunakan layaknya HEV, namun dengan pola tersebut maka baterai besar yang dibekalkan padanya tidak bisa berfungsi secara optimal. (SS)


Tags Terkait :
PHEV EV HEV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Detik-Detik Peluncuran Mobil Baru BYD Di Indonesia

Peluncuran BYD M6 DM Indonesia semakin dekat setelah situs resmi BYD mencantumkan model PHEV baru ini. Teaser menunjukkan peluncuran hari ini pukul 18.00 WIB.

1 hari yang lalu

Berita
Lotus Akan Terlahir Kembali Menjadi Supercar Bertenaga Hybrid

Lotus resmi mengumumkan pengembangan supercar hybrid bermesin V8 dengan konfigurasi mesin tengah.

6 hari yang lalu


Mobil Listrik
Indonesia Masuk Fase Transisi Ke Mobil Listrik I

Kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah percepat transisi ke mobil listrik Indonesia. Penjualan EV naik 141% pada 2025, data Gaikindo.

1 minggu yang lalu


Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

1 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
Denza D9 Gen 2 Segera Dijual, Kini Bisa Charge Lebih Cepat

Harga Denza D9 2026 dengan baterai Blade 2.0 mulai Rp873 juta di China. Pengisian 10-70% dalam 5 menit, varian PHEV dan BEV bertenaga tinggi.

1 bulan yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 bulan yang lalu


Berita
Jaecoo Bakal Masukkan J5 Hybrid Tahun Ini

Jaecoo beri isyarat bakal hadirkan Jaecoo J5 Hybrid, belum diketahui apakah HEV atau PHEV

2 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

2 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

3 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

14 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

17 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

18 jam yang lalu