Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

DNGA Toyota Yaris Cross Vs TNGA Yaris Cross. Senama Tapi Beda Barangnya

Nama boleh sama, tapi barang tetap beda
Berita
Selasa, 30 Mei 2023 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Nama Yaris Cross tengah menjadi perbincangan di Indonesia. SUV yang melakukan world primere beberapa waktu silam ini menjadi pertama yang memberikan opsi penggerak hybrid di kelasnya.

Akan tetapi perlu sedikit diingat, bahwa nama Yaris Cross bukanlah satu-satunya yang disandang oleh SUV yang dibangun di atas platform DNGA-B (Daihatsu New Global Architechture-B). Sebelumnya pasar Jepang dan Eropa terlebih dulu mengenal nama Yaris Cross, namun bukan dari sosok yang kini dikenal di Indonesia itu.

Mungkin Toyota sedikit kehilangan kreatifitasnya dalam menamakan produk lantaran saat ini, di Planet Bumi terdapat dua Yaris Cross yang berbeda. Keduanya punya perbedaan yang cukup besar. Versi non Indonesia dibangun di atas platform TNGA-B (Toyota New Global Archihecture-B) yang artinya tidak sama dengan yang ada di tanah air saat ini.

TNGA Yaris Cross

Dengan label yang sama keduanya fix merupakan spesies yang berbeda.

BACA JUGA

Untuk lebih detailnya mari kita bandingkan antara keduanya.

Dari sisi dimensi, DNGA Yaris Cross  punya panjang 4.310 mm, lebar 1.770 mm, dan tinggi 1.615 mm. Jarak sumbu rodanya adalah 2.620 mm, dan sementara Toyota belum merilis angka resmi ground clearance minimumnya.

Sedangkan dimensi TNGA Yaris Cross punya  panjang 4.192 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.595 mm. Jarak sumbu rodanya adalah 2.560 mm, dan ground clearance minimumnya diukur pada 170 mm.

Dari uraian di atas jelas bahwa DNGA Yaris Cross lebih bongsor di bandingkan versi TNGA Yaris Cross.

Sedangkan untuk mesin DNGA Yaris mengandalkan dua mesin yang diambil dari basis mesin 4 silinder berkapasitas 1.500 cc yang sama yakni 2NR-VE dan 2NR-VEX (hybrid).  Pada DNGA Yaris Cross non-hybrid 2NR-VE menghasilkan 106 PS dengan torsi 138 Nm dan dipasangkan dengan transmisi manual 5 kecepatan atau CVT.

DNGA Yaris Cross hybrid memiliki 2NR-VEX baru. Pada dasarnya, ini adalah mesin siklus Atkinson 91 PS berdasarkan 2NR-VE, dan dikombinasikan dengan motor listrik tunggal 80 PS untuk menghasilkan output total 111 PS. Sistem hybrid kemudian dipasangkan dengan e-CVT yang menyalurkan tenaga ke roda depan.

Walau sama-sama mengasuh mesin 1.500 cc, namun TNGA Yaris Cross mengkaryakan mesin yang berbeda yakni mesin tiga silinder berkode M15-FXE yang mampu mengayak daya 91 PS, sedangkan motor listriknya menghasilkan 80 PS. Sedangkan output gabungannya mampu menelurkan daya sebesar 116 PS. Selain penggerak roda depan standar, Toyota juga menawarkan TNGA Yaris Cross dengan penggerak semua roda, menambahkan motor 5,3 PS di belakang untuk menggerakkan keempat roda melalui transmisi e-CVT.

Dalam urusan isi engine bay, TNGA Yaris Cross lebih unggul dari DNGA Yaris Cross.

Interior DNGA Yaris Cross

Saat melongok ke dalam kabin, maka DNGA Yaris Cross punya desain dasbord yang beda. Desain SUV yang akan menyasar pada emerging market ini punya desain yang mirip dengan Raize, Avanza, dan Veloz.

Sedangkan TNGA Yaris Cross memiliki dashboard GR Yaris, meski tanpa embel-embel Gazoo Racing di setir dan jahitan merah. Di pasar tempat TNGA Yaris Cross dijual, ia memiliki sistem infotainment layar sentuh standar lengkap dengan Android Auto dan Apple CarPlay, pencahayaan ambient LED, dan climate control otomatis.

Interior TNGA Yaris Cross

Walau banyak perbedaan di antara keduanya, Toyota memberi kedua model fitur keselamatan yang melimpah. Baik DNGA dan TNGA Yaris Cross memiliki rem parkir elektronik (EPB) dengan penahan rem otomatis, 6 kantung udara(DNGA Yaris Cross) 8 (TNGA Yaris Cross), ABS+EBD+Brake Assist, parking sensors, hill start assist (HSA), vehicle stability control (VSC), rear cross-traffic alert (RCTA), dan blind spot monitoring (BSM).

Baik DNGA dan TNGA Yaris Cross memiliki Toyota Safety Sense, yang berarti keduanya mendapatkan sistem bantuan mengemudi canggih seperti cruise control adaptif cerdas dan bantuan pelacakan jalur.

Jadi menurut Anda, Mana yang lebih keren?


Tags Terkait :
Yaris Cross DNGA TNGA
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Avanza dan Veloz Hybrid Gagal Meluncur Tahun Ini

Mundur satu tahun dan baru diluncurkan pada September 2025

1 tahun yang lalu


Berita
Pandemi Covid-19 Bawa Berkah dalam Pengembangan Toyota Yaris Cross

Pandemi justru ungkap performa kinerja TMMIN dalam pengembangan Yaris Cross

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Yaris Cross, Lahir Langsung Diekspor

Yaris Cross bentuk kepercayaan dunia Internasional pada produk Indonesia

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Segera Hadir Akhir Tahun Ini, Made In Indonesia

Model yang baru dengan elektrifikasi itu mengerucut pada sosok Toyota Veloz Hybrid

3 bulan yang lalu


Berita
Veloz Bakal Bermesin Hybrid?

Sudah cukup banyak mobil berteknologi elektrifikasi yang dijajakan Toyota di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Yaris Cross Meluncur Tahun Ini? Berikut Prediksi Rincinya

Menggunakan platform dan mesin yang sama dengan Veloz

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Yaris Cross Start Produksi Juni 2023?

Akan menggunakan platform DNGA

2 tahun yang lalu

Berita
Toyota Vios dan Yaris Hengkang Dari Pabrik Indonesia. Akan Diganti Produk SUV Rival Honda BR-V

Vios dan Yaris minggir, SUV mungil hadir

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

6 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

9 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

9 jam yang lalu