Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Campuran Etanol 5% ke Pertalite, Jadi Setara Kualitas Pertamax

Pencampuran etanol 5% ke dalam Pertalite (RON 90) menjadi kualitas sama dengan Pertamax (RON 92).
Berita
Minggu, 6 November 2022 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Penurunan cadangan minyak bumi saat ini menjadi masalah serius karena menyebabkan kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Untuk itu, Biofuel telah menarik perhatian dunia karena selain meningkatkan diversifikasi sumber energi juga tidak berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca.

Biomassa lignoselulosa tebu merupakan bahan baku berpotensi untuk produksi bioetanol dan konversi energi termal. Di Indonesia, program yang bernama Bioetanol Tebu Untuk Ketahanan Energi telah diresmikan Jokowi.

Program bioetanol ini dapat berjalan sesuai rencana, dimulai dari bioetanol 5% (E5) pada BBM kemudian meningkat E10, E20 dan seterusnya. Program ini diproyeksikan dapat menjadi solusi peningkatan jumlah produksi bioetanol nasional dari 40 ribu kiloliter di tahun 2022 menjadi 1,2 juta kiloliter di tahun 2030 dan menjadi potensi campuran BBM jenis minyak bensin. 

"Kalau tebu ini berhasil, kemudian B30 sawit itu bisa ditingkatkan lagi, ini akan memperkuat ketahanan energi negara kita, Indonesia," kata Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Mojokerto dikutip dari esdm.go.id.

Perlu diketahui, campuran bahan bakar etanol memiliki nilai "E" yang menjelaskan persentase bahan bakar etanol di dalam campuran. Misalnya, E85 artinya adalah 85% etanol anhidrat dan 15% bensin. Namun, campuran bahan bakar berupa E10 atau kurang telah digunakan di lebih dari 20 negara di dunia tahun 2011, dipimpin oleh Amerika Serikat. 

Bioetanol sendiri merupakan biofuel terbarukan yang juga mengandung 35 persen oksigen, sehingga memberikan potensi untuk mengurangi emisi mobil dan dapat langsung digunakan dalam kendaraan sehingga mirip dengan bahan bakar konvensional. Selain itu, Bioetanol memiliki peringkat oktan tinggi yang memungkinkan rasio kompresi mesin tinggi yang meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin.

Lebih lanjut, Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyebutkan bahwa pada tahun 2021 Tim Studi Bioetanol ITB telah melakukan kajian pencampuran etanol 5% ke dalam Pertalite (RON 90) menjadi kualitas sama dengan Pertamax (RON 92). Studi ITB tersebut konsisten dengan kajian pencampuran etanol 5% dengan pertalite RON 90 yang dilakukan oleh PT Pertamina.

"Potensi hilirisasi bioetanol berbasis tebu membuka peluang menciptakan ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan impor bahan bakar minyak nasional, sekaligus menciptakan bauran energi baru terbarukan yang ramah lingkungan," papar Arifin.


Tags Terkait :
BBM Bioetanol Etanol
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota Ikut Berperan Dalam Pengembangan Bietanol Indonesia

Saat ini sudah beredar di sejumlah SPBU dengan nama Pertamax Green berspesifikasi E5.

1 bulan yang lalu


Berita
Etanol 10 Persen Jadi Standar Baru BBM 2027, Siap Menggunakan Bensin Campuran?

Etanol E10 akan menjadi campuran wajib bensin mulai 2027. Begini penjelasan ahli mengenai dampaknya terhadap mesin mobil.

1 bulan yang lalu

Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

1 bulan yang lalu


Berita
Mulai Semester II 2026, Pengguna Mobil Akan Menggunakan BBM Campur Etanol

BBM bioetanol E5 mulai diterapkan pada 2026. Apakah aman untuk tangki dan mesin mobil? Simak penjelasan ahli ITB mengenai risiko karat dan dampaknya bagi kendaraan.

2 bulan yang lalu


Berita
India Dan Pakistan Berpotensi Pasok Etanol Buat Indonesia

Butuh pra-kondisi tertentu bagi mesin mobil untuk mengonsumsi Etanol

9 bulan yang lalu


Berita
Katanya Pertalite Dicampur Etanol? Pertamina Pastikan Itu 'Hoax'

Tidak bisa begitu saja tercampur dengan materi air. Berikut penjelasannya.

10 bulan yang lalu


Berita
Amankah Mesin Mobil Modern Gunakan BBM Bercampur Etanol? Ini Kata Pakar

Bioetanol dinilai jadi solusi transisi energi hijau tanpa perlu ubah mesin. Namun, apakah aman buat mesin kendaraan seperti mobil?

10 bulan yang lalu


Berita
Pertalite Tidak Dihapus, Hanya Dibatasi Konsumenya

Efisiensi dilakukan agar penggunaan BBM RON 90 tersebut tepat sasaran.

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Media Test Drive Changan Nevo Q05, Rasakan Kenyamanan Kabin hingga Performa di Tanjakan

OtoDriver berkesempatan merasakan Nevo Q05 sebagai penumpang di bangku belakang maupun mengemudikannya secara langsung. Bagaimana impresinya?

37 menit yang lalu


Berita
Desain Berani, Hyundai Tucson Generasi V Bukan SUV yang Kalem Lagi

Hyundai Tucson Gen V tampil dengan desain radikal dan nyaris tak membekaskan nafas desain lawas

1 jam yang lalu


Berita
BYD Racco di Indonesia, Kode Keras atau Sekadar Penjajakan?

Racco jadi produk BYD pertama yang didedikasikan untuk segmen unik pasar Jepang, Tengah dipertimbangkan masuk Indonesia

2 jam yang lalu


Berita
Hongqi, Mobil Pemimpin China yang Mewariskan Sejarah Panjang Kini Membidik Dunia

Hongqi, mobil mewah China yang sejak 1958 menjadi tunggangan pemimpin negara, kini mengejar ekspansi global dengan lini produk modern.

5 jam yang lalu


Berita
4 Hal Yang Bikin Mitsubishi Xforce Hybrid Beda Dengan Mobil Hybrid Lainnya di Indonesia

Mitsubishi Xforce memiliki empat hal penting yang membuatnya tidak sama dengan mobil hybrid lainnya di pasar tanah air.

6 jam yang lalu