Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apakah Masih Ada Tempat Untuk Mencintai Sedan Lagi?

Walaupun sebagian besar berpaling, namun masih ada yang membuatnya
Berita
Minggu, 19 Juni 2022 18:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mungkin saat ini dapat dikatakan sebagai waktu’senja’ bagi sedan. Berkaca pada dunia otomotif nasional, pemain sedan sudah mulai tersekat pada segmen pasar yang lebih kecil. Hal ini berbeda dengan MPV maupun SUV yang kian melebar pasarnya.

Demikian pula dengan pasar global yang semakin menjauh tak lagi mengidolakan sosok yang disebut juga sebagai Three Boxes ini.

Penyebab mlempemnya pengaruh sedan di Indonesia tak lain dikarenakan tingginya pajak yang dikenakan pada segmen ini. Sebagai contoh sebuah Honda Jazz (MPV) yang dijual lebih terjangkau dari sebuah Honda City. Terdapat angka yang lebih besar pada PPnBM sebuah sedan daripada MPV.

Sedangkan secara umum bentuk sedan yang memiliki sekat antara kabin dan bagasi juga mengurangi kepraktisan dan membuat kabin menjadi lebih sempit.

BACA JUGA

Masyarakat modern membutuhkan mobil yang lebih fleksibel dan punya kegunaan yang lebih luas. Dan hal tersebut tidak bisa diakomodir dari sebuah sedan.

three boxes

Sebagian pabrikan dunia pun mulai menyingkir dari arena percaturan sedan dan lebih fokus pada SUV dan mobil listrik. Sebagai contoh Ford yang tegas telah tutup buku dengan sedan terutama 4 pintu. Di mana sedan 4 pintu mereka yakni Fusion telah dihentikan produksinya pada 2020 silam dan jadi sedan terakhir dalam jajaran produk blue ovale. Walau Ford mengatakan hanya Mustang yang bukan termasuk genre sedan asli yang akan dipertahankan. Itu pun karena sudah dianggap ikon.

Senada dengan itu Nissan pun menyudahi pengembangan sedan dan masih bingung untuk menempatkan posisi dan masa depan Skyline, demikian dikutip dari just-auto.com.

Selain pasar yang semakin meninggalkan sedan, terdapat pula instansi kepolisian yang semakin meninggalkan model ini. Khususnya di AS, di mana dahulu kala sedan menjadi tulang punggung kepolisian AS mulai dari mobil detektif, patroli hingga high pursuit atau pengejaran kecepatan tinggi. Kepolisian di Amerika Serikat, berangsur meninggalkan sedan dan menggunakan SUV untuk menggantikannya. Seperti dilansir police1.com, sedan sangat terbatas dalam ketersediaan ruang dan hanya bisa membawa perangkat yang juga sangat terbatas.

Dengan kemajuan pesat dalam teknologi otomotif, maka sebuah SUV pun mampu memiliki manuver yang cukup baik layaknya sebuah sedan.

Di lain pihak, ternyata masih ada yang tetap optimis dengan kehadiran sedan. Pabrikan seperti BMW, Mercedes-Benz ataupun Mazda masih percaya bahwa sedan masih punya peluang untuk dicintai.

Salah satu yang menyebabkan sedan dicintai adalah posisi duduk pengemudi yang rendah dan punya aerodinamika yang relatif lebih baik. Selain itu imej sebuah kemewahan masih tertanam kuat pada sedan. Di masa lalu sedan ditempatkan sebagai produk di kasta tertinggi pada sebuah pabrikan.

Apakah sedan masih punya tempat di hati Anda?


Tags Terkait :
Sedan Model Trend
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Dikenal Sebagai Pionir di Dunia, Ini Evolusi Dan Perkembangan Teknologi Dual Mode BYD dari DM-i, Dmo dan DMp

Evolusi teknologi hybrid BYD DM generasi 5 menelusuri perjalanan BYD sebagai pionir PHEV dunia dari F3DM hingga efisiensi termal 46,06 persen dan jarak tempuh lebih dari 1.800 km.

2 bulan yang lalu


Berita
Kiprah Speedometer Digital Pertama Di Dunia, Nyaris Melumpuhkan Aston Martin

Speedometer digital pertama Aston Martin Lagonda Series 2 (1976) nyaris lumpuhkan produksi akibat kendala dashboard, meski raup 76 pesanan.

3 bulan yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

7 bulan yang lalu


Berita
Mengapa Tuas Transmisi Di Kolom Kemudi Kembali Ngetren?

Column Shifter nama yang kini kembali terkenal.

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

5 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

8 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

9 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

19 jam yang lalu