OTODRIVER - Toyota Land Cruiser FJ dijadwalkan meluncur di Thailand pada akhir Maret mendatang. Menurut laporan Paultan.org (24/2), SUV paling mungil di keluarga Land Cruiser ini akan mengikuti struktur pajak PPV (Pick-up Passenger Vehicle), sama seperti SUV berbasis pikap semacam Toyota Fortuner.
Nama FJ sendiri merupakan singkatan dari “Freedom & Joy”. Model ini akan diproduksi di Thailand, dan ekspor ke Jepang rencananya dimulai pada pertengahan 2026.
Land Cruiser FJ dibangun di atas platform IMV0 ladder frame yang sama dengan Toyota Hilux Champ. Konfigurasinya lima penumpang, namun proporsinya terbilang unik.
Secara desain, FJ tampil dengan grille bertuliskan “Toyota” dan DRL berbentuk C. Lampu utama bulat bergaya retro tersedia sebagai opsi, mempertegas aura klasik ala Land Cruiser lawas.
Siluet sampingnya punya garis kaca bertingkat dan pilar C tebal berbentuk C yang membingkai pintu bagasi model bukaan samping dengan ban serep menempel di belakang. Bemper hitam serta body cladding tebal menegaskan karakter tangguhnya.
Masuk ke kabin, desain dashboard mengusung tema mengotak dan kokoh. Beberapa elemen terinspirasi dari Toyota Land Cruiser 250, seperti setir tiga palang bergaya angular, panel layar model menyatu yang kemungkinan berukuran 12,3 inci untuk head unit dan panel instrumen digital, kontrol AC digital, hingga tuas transmisi model terbaru yang lebih pipih.
Hal lain yang cukup tak lazim di era turbo saat ini adalah penggunaan mesin 2.700 cc empat silinder naturally aspirated. Unit 2TR-FE bensin tersebut menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 246 Nm, dikawinkan dengan transmisi otomatis konvensional 6-percepatan dan belum ada opsi pilihan mesin diesel.
Sebagai sebuah Land Cruiser, kemampuan off-road tentu jadi harga mati. FJ dibekali sistem penggerak empat roda part-time dengan low range dan kenop pemilih mode, yang diambil dari Hilux. (AW)
