Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengapa Tuas Transmisi Di Kolom Kemudi Kembali Ngetren?

Column Shifter nama yang kini kembali terkenal.
Berita
Rabu, 3 September 2025 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Column Shifter (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Belakangan ini tak sedikit mobil yang ‘membersihkan’ bagian konsol tengahnya dari tuas transmisi. Kondisi ini tak hanya dijumpai pada mobil Eropa, namun juga sudah ada pada beberapa mobil Korea Selatan dan mobil China.

Model tuas transmisi seperti ini umumnya disebut sebagai column shifter. Sebelumnya harap diketahui bahwa model column shifter ini belum punah. Ia banyak digunakan brand asal Amerika buatan GM ataupun Ford yang diaplikasikan pada pikap dan ataupun kendaraan van mereka.

Namun tren penggunaan kembali coloumn shifter ini dimulai oleh Mercedes-Benz. Mengutip dari Machinedesign.com diketahui bahwa Mercedes-Benz R Class dibekali dengan tuas transmisi ini pada 2005.

Mercedes-Benz R Class (Foto : Wikipedia)

Berbeda dengan yang digunakan pada brand AS, di mana menggunakan penggerak mekanis, Mercedes-Benz menawarkan tuas transmisi yang pengaturannya dilakukan secara elektrik. 

BACA JUGA

Dengan pengaturan ini, proses pemindahan transmisi jadi lebih praktis. Tidak ada perangkat pemindah seperti sling ataupun batang mekanik untuk pengaturan posisi gir.

Kemudian secara berkala Mercedes-Benz pun mulai menggunakan model tuas transmisi baru ini pada model-model anyarnya. Bahkan kemudian coloumn shifter ala Mercedes-Benz ini dianggap sebagai fitur yang hanya tersedia pada mobil mewah. 

Menurut Mbofnorthhaven.com, Mercedes-Benz melakukan pemindahan letak transmisi ini dikarenakan beberapa hal yakni memberikan ruang lebih lega pada bagian kabin depan. 

Di mana ruang pada konsol dapat digunakan untuk keperluan lain seperti tempat penyimpanan. Kemudian dianggap lebih praktis dalam pengoperasian dan bisa tetap fun to drive di mana biasanya ada opsi paddle shifter bagi mereka yang menginginkan kesenangan berkendara. Dan terakhir, dengan dianggap membuat tampilan kabin jadi lebih bersih dengan pindahnya tuas transmisi dari konsol tengah.

Menurut eu.36kr.com, popularitas tuas perseneling kolom ini mengalami peningkatan pesan. Berdasarkan data statistik yang relevan di China, pada 2024 penggunaan tuas transmisi kolom ini telah mencapai 62%.

Sejarah Column Shifter

Sebelum kembali dipopulerkan oleh Mercedes-Benz, tercatat bahwa model ini cukup digemari oleh khalayak Amerika. Bahkan di negeri Donald Trump itu model seperti ini cukup populer di era 50an hingga awal 90an. Semua mobil termasuk sedan menggunakan jenis ini.

Kisah Coloumn shifter di awali pada tahun 1938 di mana Pontiac memperkenalkannya sebagai opsi tuas transmisi floormount shifter. Dan model awal ini digunakan sebagai tuas transmisi manual.

Hilangnya tuas transmisi lantai, otomatis memberikam ruang yang lebih lega dan memungkinkan memasang bangku penumpang yang lebih besar layaknya sofa. Bangku yang lebih masif ini berdampak pada tambahan penumpang pada bagian depan juga. 

Jok depan model bangku jadi trend di Amerika dari era 50 hingga 70-an(Foto : Otodriver)

Namun pada perkembangannya, suatu masa model column shifter ini perlahan ditinggalkan. Salah satu alasannya adalah dianggap kurang sporty dan kurang natural dalam berkendara terutama untuk transmisi manual.

Model ini pun kemudian tersisa pada unit kendaraan seperti pikap, van ataupun kendaraan niaga, itupun kebanyakan di AS.

Sedan brand AS terakhir yang menggunakannya adalah Buick Lucerne pada tahun 2011. Anehnya sampai saat ini belum ada lagi produk AS selain pikap dan van yang kembali menggunakan coloumn shifter. (SS)


Tags Terkait :
Tuas Transmisi Column Shifter
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Kebiasaan Tangan di Atas Tuas Perseneling Timbulkan Masalah Ini

Kebiasaan buruk tersebut dapat membuat transmisi cepat aus.

3 tahun yang lalu


Berita
BYD Song Ultra EV Resmi Dirilis, Hanya Butuh 9 Menit Untuk Pengecasan Penuh

Harga BYD Song Ultra EV mulai Rp330-390 jutaan. SUV listrik Dynasty Series resmi rilis dengan pengisian penuh 9 menit dan jarak tempuh hingga 710 km CLTC.

5 bulan yang lalu


Berita
BMW Individual Rilis M850i Dengan Inspirasi Hujan Meteor

BMW terinspirasi dari hukum alam dalam memndandani mobilnya.

7 tahun yang lalu

Berita
Performa Jadi Andalan, Geely Coolray Usung Mesin Bakar Murni Bertenaga 174 PS

Harga Geely Coolray 174 PS mulai Rp333 juta. SUV B-segment ini dibekali mesin 1.5 turbo bertenaga 174 PS, transmisi DCT 7 percepatan, akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik, serta ADAS Level 2.

4 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

6 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 7 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

7 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

8 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

9 jam yang lalu