Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China
Berita
Sabtu, 13 Desember 2025 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Buick Regal di China(Foto :Carscoops)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Jika Anda berkunjung di China, maka akan sering bertemu dengan brand yang satu ini, Buick. Sebuah merek asal Amerika yang sepertinya telah mampu membuat pasar Tiongkok jatuh hati.

Sejarah keintiman Buick dengan pasar China sebenarnya telah tertoreh sejak lama. Pada 1924, Pu Yi, Kaisar terakhir Tiongkok mengimpor dua Buick ke Forbiden City di Beijing. 

Brand di bawah kepak sayap General Motors (GM) ini seolah mendapat endorse langsung oleh sang Kaisar dan setelahnya menjadi sangat populer di negeri Tirai Bambu itu. Bahkan pada era 30-an terhitung satu dari enam mobil di Tiongkok adalah Buick. Brand ini pun melenggang kuat di pasar China dan menjadi simbol kemapanan dan kekuasaan saat itu.

Kondisi yang sama terjadi di pasar AS saat itu. Di negeri koboi, Buick menjadi mobil yang melayani segmen atas dan sering juga didapuk sebagai simbol papan atas. Walau kemudian pada tahun 50-an posisi brandnya harus mengalah di bawah Cadillac.

BACA JUGA

Kembali pada kondisi pasar China, keharuman nama Buick meredup cepat di depan publik. Penggantian kekuasaan ke Partai Komunis pada 1949 menyebabkan hengkangnya GM sekaligus hilangnya produk Buick di China. Industri otomotif di sana berganti kiblat, kebanyakan ke Eropa Timur.

Baru pada 1997, GM kembali masuk ke Tiongkok dengan menggandeng SAIC Motor dengan kepemilikan 50%-50%. Label Buick kembali dibawa, termasuk juga Chevrolet dan Cadillac.

Jika dibandingkan dengan dua label AS lainnya itu, Buick tampil menonjol dan segera mendominasi. Mengutip dari Thechinaacademy.or,  puncak kejayaan Buick era modern terjadi pada tahun 2000-an, di mana 80% penjualan global Buick ada di pasar China. Artinya pasar di pasar Amerika Serikat sendiri telah terkalahkan secara mutlak.

Kondisi Buick di pasar AS sendiri tidak bisa dibilang cukup baik. Walau lolos dari krisis keuangan pada 2008, namun tidak bisa dikatakan sebagai brand yang cukup bersinar. 

Produksinya di AS mengecil dinilai masuk angin karena kurangnya varian dan model yang ditawarkan. Untuk mendapatkan produk yang lebih lengkap, maka kemudian terjadi impor dari China yang punya produk yang lebih beragam. 

Pada 2016 Buick Envision made in China di pasar AS yang kemudian disusul oleh model-model lainnya termasuk sedan Regal.

Buick Envision diekspor ke AS dari China (Foto : Carscoops)

Tantangan brand berlogo tiga perisai ini di AS bukan hanya dikarenakan kurangnya ragam model. Di sisi lain sebagai brand, ia seolah terjebak pada stigma sebagai label identik dengan pengguna yang sudah berumur. 

Hal ini menjadikan konsumen muda di AS tak banyak yang meliriknya. Ia pun tak seagresif Cadillac yang melakukan banyak transformasi dengan melakukan penyesuaian produk dengan selera pasar terkini dan mulai diterima pada golongan yang lebih muda.

Sementara di China pada saat ini Buick bukan lagi penguasa pasar dan dominasinya pun sudah terkikis oleh brand lainnya termasuk Tesla dari AS.  

Kebangkitan industri otomotif lokal China dan munculnya trend mobil listrik yang dibawa oleh BYD dan lainnya membawa andil dan menjadi tekanan tersendiri. 

Meledaknya permintaan mobil listrik dan semakin agresifnya brand-brand lokal dalam mengusung teknologi EV di China menyuguhkan banjirnya produk yang lebih beragam dan terjangkau menjadi pukulan berat baginya.

Walau tak semasyur di era keemasannya di China, tapi Buick masih menjadi salah satu pilihan masyarakat di sana. Dibandingkan dengan kondisinya di AS, di China masih jauh lebih baik dan dinamis. Bahkan awal tahun lalu Buick resmi telah meluncurkan sub-brandnya yakni Electra yang berfokus pada kendaraan new energy vehicle (NEV) yang meliputi mobil hybrid, PHEV dan juga listrik murni.

Motor 1 menyebutkan bahwa sejak re-entry di China pada 1997 dan mulai berproduksi pada 1999, Buick telah menghadirkan lebih dari 10 juta mobil di pasar domestik China. 

Untuk Indonesia, Buick pernah menjadi salah satu brand yang cukup disegani pada era 30 hingga 50-an. Bahkan mobil Kepresidenan pertama Indonesia pun adalah sebuah Buick 8 lansiran 1939. 

Hanya saja kemudian sejarahnya tak terlalu jelas di tanah air. Popilaritasnya di negeri batik ini kalah oleh saudaranya, Chervolet yang menawarkan mobil lebih beragam dan terjangkau. (SS)  


Tags Terkait :
Buick China
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Melihat Dua Pabrikan Besar Dari Iran, Pernah Jadi Penghasil Mobil Terbesar Ke 13 di Dunia

Pabrikan mobil terbesar Iran, IKCO dan Saipa, kuasai 94% produksi domestik. Iran jadi produsen ke-13 dunia dengan 1,3 juta unit pada 2024.

2 bulan yang lalu


Berita
Buick Jaya Di China, Meranggas Di Amerika

Buick pernah jadi brand yang diendorse oleh Kaisar China

5 bulan yang lalu


Berita
Mengapa Tuas Transmisi Di Kolom Kemudi Kembali Ngetren?

Column Shifter nama yang kini kembali terkenal.

8 bulan yang lalu


Berita
General Motors Ajukan Kembali Brand Pontiac, Tapi Bukan Untuk Dibangkitkan Lagi

Pontiac merupakan brand yang masih punya banyak penggemar walau sudah ditutup sejak 2010.

1 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

11 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

12 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

13 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

14 jam yang lalu


Berita
Auto2000 Gaspol di Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara

Auto2000 pertahankan gelar Kejurnas Mandalika 2026 melalui GR Garage Racing Team di Kejurnas ITCR 1200 dan Agya OMR. Tim menargetkan hasil lebih baik setelah meraih 21 podium pada musim 2025.

16 jam yang lalu