Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mercedes-AMG Kembali Jejalkan Mesin V8 Pada CLE 63. PHEV 4 Silinder Bertenaga Lebih Besar Tidak Diterima Pasar

Mesin V8 dipandang masih tetap seksi dan menggairahkan
Berita
Sabtu, 11 Mei 2024 18:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kehadiran mobil-mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik ataupun hybrid memang berhasil membetot perhatian dan bahkan sudah mampu membuat gelombang trend tersendiri.

Namun nampaknya pandangan klasik mengenai mobil dengan gemuruh dan hentakan kinerja mekanis mesin bakar masih tetap seksi untuk beberapa golongan.

Mercedes-AMG dikabarkan akan meluncurkan mesin twin turbo V8 pada sebuah CLE 63 Coupe ataupun convertible yang akan datang. Hal ini tak lain merupakan respon dari lemasnya penjualan C63 S dan GLC 63 PHEV yang dipadu dengan mesin empat silinder.

Kisah yang mencuat, AMG sebelumnya mengganti mesin V8 4.0 liter pada sedan dan wagon C63 dan SUV GLC 63 dengan mesin 2.0 liter plug-in-boost dengan torehan daya yang fantastis yakni 671 hp. Namun kinerja sedahsyat itu ternyata ditanggapi dingin oleh pasar yang sepertinya masih menginginkan powertrain yang berkarakter kuat walau lebih sederhana dalam hal teknologi.

BACA JUGA

Autocar melaporkan bahwa lesunya permintaan akan model empat silinder itu telah memaksa AMG untuk membatalkan rencana untuk memasang mesin 4 inline ini pada mobil dua pintu yakni CLE 63.

Merespon kondisi yang ada, rencana pun harus berubah dan menggantikan mesin dengan teknologi canggih itu dengan mesin V8 4.0 liter twin turbo dengan mild hybrid yang mampu menghela daya 575 hp. Angka ini lebih kecil dibanding kinerja mesin 4 silinder dengan sokongan teknologo PHEV.

Membandingkan outputnya, performa mesin V8 ini justru berada di bawah 4 silinder PHEV, namun sebagai imbalannya adalah pengalaman berkendara yang jauh lebih mendebarkan dan emosional.

Faktor lain dalam keputusan untuk menggunakan dapur pacu V8 adalah bahwa CLE 53 2025 telah terungkap dengan mesin enam silinder turbocharged berkekuatan 443 hp. AMG sepertinya menyadari bahwa hal ini akan menimbulkan kebingungan pada pembelinya jika masih mempergunakan mesin 4 silinder PHEV.  

AMG pun menangkap masih ada ketidakrelaan bahwasanya mobil dengan emblem 63 yang dipasarkan dengan mesin bersilinder lebih sedikit daripada 53, kendati menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Walau kontradiktif dengan kondisi teknologi kekinian yang lebih serius mendekatkan diri dengan elektrifikasi, namun nampaknya The Three Pointed Star harus realistis merespons kehendak pelanggannya.  

Markus Schäfer, kepala R&D Mercedes-Benz, mengatakan kepada Autocar bahwa perusahaan sedang melihat pola penjualan dan akan membiarkan pelanggan memutuskan masa depan. (SS)


Tags Terkait :
Mercedes CLE 63 Mercedes-AMG V8 Mercedes-AMG PHEV C63
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mercedes-AMG Kembali Jejalkan Mesin V8 Pada CLE 63. PHEV 4 Silinder Bertenaga Lebih Besar Tidak Diterima Pasar

Mesin V8 dipandang masih tetap seksi dan menggairahkan

2 tahun yang lalu


Berita
SPY SHOT: Mercedes-Benz CLE Cabriolet, Pengganti C-Class Cabriolet?

Sosok yang diprediksi sebagai CLE Cabriolet memiliki dimensi yang lebih besar jika dibandingkan C-Class Cabriolet. Simak bocoran spesifikasinya

4 tahun yang lalu


Berita
Hanya Ada Lima Unit Tahun Ini, Mercedes-AMG CLE 53 4MATIC+ Banyak Disukai Kaum Wanita

Kuota penjualan Indonesia sebanyak lima unit untuk tahun ini.

9 bulan yang lalu


Berita
Mercedes-AMG CLE 53, 'SI Ganteng' Yang Dijual Rp 2,9 Miliar Di GIIAS 2025

Cabriolet ini ditawarkan di harga Rp 2,9 miliar off the road

9 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

2 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

3 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

14 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

17 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

17 jam yang lalu