Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pengusaha Logistik Dan Dishub Harus Lebih Berperan Aktif Mencegah Kecelakaan

Banyak kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan Non-Golongan I, dipicu oleh truk yang mengalami rem blong yang menandakan kendaraan yang dioperasikan tidak layak jalan.
Berita
Minggu, 19 Januari 2020 08:10 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kendaraan besar yang masuk kategori Non-Golongan I seperti truk, kerap menjadi biang kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tol, terutama di jalan tol yang dikelola Jasa Marga. Ini tentu saja sangat memprihatinkan, lantaran kendaraan kategori Non-Golongan I, yang hanya 8 persen saja dari total kendaraan yang melintas di ruas tol.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, banyak kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan Non-Golongan I, dipicu oleh truk yang mengalami rem blong yang menandakan kendaraan yang dioperasikan tidak layak jalan.

"Kami sangat menyayangkan insiden kecelakaan rem blong yang dipicu oleh kendaraan Non-Golongan I ini, karena kasus serupa sudah pernah terjadi sebelumnya. Sebanyak 46 persen kasus kecelakaan di Jalan Tol Jasa Marga melibatkan kendaraan Non-Golongan I. Padahal, persentase kendaraan Non-Golongan I hanya sekitar 8% dari jumlah keseluruhan kendaraan yang melintas di jalan tol Jasa Marga,” ujar Dwimawan Heru.

Heru dengan tegas mengimbau seluruh pengguna jalan terutama dalam hal ini adalah pengusaha logistik, untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan dan menyeleksi secara ketat para pengendara untuk memenuhi aturan dalam berlalu lintas termasuk mengecek surat-surat yang masih berlaku.

“Kendaraan yang tidak layak operasi dan ditambah lagi dikendarai oleh pengendara yang tidak memenuhi syarat berkendara, akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya seperti yang terjadi kemarin,” jelas Heru.

Menanggapi kecelakaan tunggal Rest Area Km 97 Jalan Tol Cipularang tersebut, Road Safety Consultant dari Jasa Marga Safety Driving Academy Eko Reksodipuro mengatakan, tidak layaknya kendaraan dapat terlihat juga dari sisi kontainer bagian depan.

“Dapat terlihat dari video CCTV yang tersebar di masyarakat, kontainer bagian depan tidak terkunci dengan baik. Karena selain overload, yang berbahaya juga adalah unstable load seperti truk tangki yang tidak penuh isinya, kontainer yang muatannya bisa begerak hingga kunci pengaman kontainer di trailer tidak terpasang baik,” tambah Eko.

Truk kontainer dengan plat nomor B 9766 UO mengalami nahas saat melintas masuk ke Rest Area 97B di ruas jalan tol Cipali, Jumat sore, 17 Januari 2020. Truk ini dikemudikan oleh Ahmad Humaidi (21) dan armadanya tercatat milik perusahaan transporter PT Gemilang Indah Jaya. 

Truk menimpa tujuh kendaraan yang sedang diparkir di rest area dan dievakuasi menggunakan 2 buah crane Jasa Marga berkapasitas 45 ton. Terdapat satu orang korban luka berat yang langsung di larikan ke Rumah Sakit Tamrin Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Tentunya, pihak regulator dalam hal ini Dinas Perhubungan juga harus lebih tegas lagi untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini yang mungkin terjadi. Misalkan melakukan pengawasan kelayakan kendaraan dengan lebih ketat lagi.


Tags Terkait :
Rem Blong Truk Tak Layak Jalan Jasa Marga
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pengusaha Logistik Dan Dishub Harus Lebih Berperan Aktif Mencegah Kecelakaan

Banyak kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan Non-Golongan I, dipicu oleh truk yang mengalami rem blong yang menandakan kendaraan yang dioperasikan tidak layak jalan.

6 tahun yang lalu


Truk
Toyota 52-3TD45, Si Kecil Bertenaga Gahar Penarik Beban

Performanya memang dibuat untuk perkasa meski tak bisa melaju cepat

8 bulan yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

8 bulan yang lalu


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

10 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

8 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

13 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

14 jam yang lalu