Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Aman-Nyaman Di Perjalanan Mudik 2024: Anggap Kemacetan Bagian Dari ‘Wisata Lebaran’

Supaya seluruh perjalanan jadi kisah menyenangkan
Tips
Minggu, 7 April 2024 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Penjalanan liburan Lebaran tahun 2024 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, paling tidak untuk tahun ini adanya potensi pegerakan masyarakat sebanyak 193,6 juta orang. Angka itu berdasarkan riset dari Kementerian Perhubungan yang rilis awal tahun ini.

Bagi pengguna mobil pribadi, meski puncak kemacetan di jalan di berbagai daerah di Indonesia ‘sudah’ terlewati namun tetap harus selalu mewaspadai bahwa ada mobil pribadi yang angkanya diprediksi menyentuh angka 35,42 juta.

Karena wilayah potensi kemacetan baru yang kemudian muncul saat satu sampai dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan setidaknya tiga hari sesudahnya berada di area daerah tujuan mudik.

Catur Wibowo dari DSTC Defensive & Safety Driving Consulting menyebutkan bahwa, “Mudik itu pasti suasananya extraordinary, jadi perlu persiapan yang extra juga mengingat situasi dan kondisi jalan agak susah diprediksi.”

BACA JUGA

Situasi yang dimaksud bukan hanya saat perjalanan menuju kota tujuan saja, selam di kota tujuan serta perjalanan saat kembali ke kota asal menjadi ‘satu paket persiapan’.

Persiapan itu berhubungan dengan sosok pengemudi, dan penumpang. “Kemudian dari sisi kendaraan yang digunakan dalam perjalanan. Kondisi fisik pengemudi, sepintas terlihat sederhana, tapi perlu cukup waktu istirahat, karena perjalan berangkat, kemudian di daerah tujuan, hingga pulang ke kota asal bisa memakan waktu yang lebih panjang dibandingkan kegiatan mengemudi di hari biasa,” buka Catur saat dihubungi langsung (4/4).

Pengemudi yang kurang waktu istirahat, menurut Jusri  Pulubuhu yang juga dihubungi langsung (5/4) akan langsung terlihat dalam perangainya saat mengemudi.

“Jika di pikiran pengemudi, sejak awal perjalanan penuh dengan kecemasan soal kemacetan, misalnya, itu memperbesar terganggunya sisi kognitif atau sisi logika, kontrol emosinya rentan terganggu,” wanti Jusri.

Jika sisi kognitif itu terganggu, sikap dalam berkendara bisa tidak teratur. “Paling mudah, kalau ada pengendara lain manuvernya kita anggap tidak pantas maka emosi kita gampang muncul. Padahal emosi yang mudah tersulut itu justru awal dari potensi kecelakaan. Perlu sikap di bawah sadar sejak awal perjalanan kalau kemacetan dan semua kondisi kurang teraturnya kondisi lalu lintas anggap saja bagian dari wisata ini,” saran Jusri merupakan pendiri dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Mengemudi di jalan tol dan arteri selama perjalan libur Lebaran bukan untuk balapan
Manajemen barang bawaan punya pengaruh besar selama di perjalanan

Penumpang juga harus ‘sepakat’ soal kondisi di jalan

Karena namanya perjalanan liburan, menurut Catur, membuat kondisi di perjalanan jadi nyaman bukan hanya ditujukan pada pengemudi. Penumpang juga butuh kesadaran setara soal menikmati perjalanan. Hal yang paling mudah, kadang terlihat sepele.

”Karena mudik biasanya  membawa penumpang banyak, perlu diperhatikan manajemen barang bawaan.  Barang-barang yang ‘mobilitas’-nya tinggi, jangan diletakkan di bagian bawah atau tempat yg susah diambil,” saran Catur yang juga penggiat kegiatan outdoor dan offroad di wilayah kota Bandung ini.  

Tidak menata barang bawaan sesuai potensi kebutuhannya bisa mengganggu mood seisi mobil. Terlebih jika ada anak kecil di dalam kabin, kebutuhan mereka akan ‘printilan’ harus ditempatkan pada lokasi yang mudah dijangkau. Begitu juga dengan obat-obatan ringan.  

“Perlu disikapi dan disepakati bersama bahwa semua kondisi saat di perjalanan, termasuk di kota tujuan, dan ketika nanti pulang memang sudah diperkirakan sebelumnya. Kalau ada anggota keluarga dalam perjalan yang tidak siap bisa jadi pemicu bagi yang lain untuk jadi bad mood,” pungkas Jusri kemudian. (EW)

Hindari makan beratdan minuman bersoda, makanan ringan yang asin membuat cepat dahaga
Pastikan peralatan bantu di kendaraan tersedia dan ada di lokasi penyimpanannya

Tags Terkait :
Mudik Lebaran2024 Arusmudik Arusbalik Tol Transjawa Transsumatera 2024 Safetydriving Defensivedriving Nyaman Aman
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik dengan Mobil Sewa? Mengapa Tidak?

Zoomcar menawarkan promo khusus Mudik Lebaran tanpa ketentuan batas minimum biaya pemesanan, jenis kendaraan maupun jarak tempuh (kilometer)

2 tahun yang lalu


Berita
Waspada Macet, Mobil Pribadi Akan Mendominasi Mudik Lebaran 2023

Sedangkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 (Jumat 21 April 2023), di mana diprediksi terjadi pergerakan sebesar 14,3% (17, 7 juta orang).

2 tahun yang lalu


Berita
Pengamat: Jalan Tol Baru Kurangi Kemacetan Saat Nataru 2019

2019 merupakan tahun di mana sejumlah ruas tol yang baru dioperasikan.

5 tahun yang lalu


Tips
Mudik Dengan Mobil Rental dan Disopiri? Mengapa Tidak

Alternatif yang layak dipertimbangkan.

6 tahun yang lalu


Berita
Mau Mudik Tapi Mobil Tetap Awet? Rental Mobil Saja

Sebab dengan menyewa mobil ada beberapa keuntungan yang bisa didapat jika dibanding memaksakan pakai mobil pribadi.

7 tahun yang lalu


Bus
Kemenhub Berangkatkan Dua Bus Mudik Khusus Penyandang Disabilitas

Umumnya berisi penyandang tuna netra yang ingin pulang ke kampung halaman.

7 bulan yang lalu


Bus
Bahaya Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan Saat Mudik, Pemerintah Anjurkan Pengusaha Lakukan Rampcheck

Tidak ada anggaran untuk cek kondisi bus pariwisata dari pemerintah, pengusaha diharapkan melakukan rampcheck mandiri.

8 bulan yang lalu


Bus
Awal Tahun, Banyak PO Bus Belanja Sasis Baru untuk Armada Lebaran

Pengusaha jasa transportasi bus antarkota dan bus pariwisata setiap tahun memiliki siklus panen raya, di mana pada bulan-bulan tertentu mereka meraup pendapatan lebih banyak.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ini Sosok Mahindra Scorpio Yang Bakal Dipakai Proyek Koperasi Merah Putih

Mahindra Scorpio disebut sebagai dari 105 ribu unit mobil India di proyek KDKMP

2 jam yang lalu


Berita
Punya Opsi 4x4 dan 4x2 GWM Tank 300 Dan Tank 500 Diesel, Mana Yang Lebih Gacor?

Varian diesel GWM Tank 300 dan 500 punya pencapaian yang beda

3 jam yang lalu


Bus
Ini Daftar Halte Transjakarta Yang Ada Mushalla

Agar penumpang lebih nyaman selama bulan Ramadhan.

13 jam yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

16 jam yang lalu


Berita
Genesis Kembali Ke Indonesia, Ini Bocorannya

Genesis siap kembali bersaing. Tawarkan model-model mewah asal Korea Selatan lansiran terbaru.

17 jam yang lalu