Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.
Tips
Kamis, 10 April 2025 13:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Kondisi mudik lebaran 2025. (Foto: Sonora)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mudik Lebaran merupakan tradisi melakukan perjalanan pulang kampung yang tak jarang ditempuh hingga ratusan atau mungkin ribuan kilometer. 

Dalam perjalanan ini besar kemungkian pemudik melewati kondisi permukaan jalan yang bervariasi mulai mulus hingga jalan dengan kondisi yang kurang memadai, selain itu juga lewat jalanan yang berkontur. Kemudian biasanya mobil digeber dalam kecepatan tinggi selama berjam-jam bahkan terjebak kemacetan yang ekstrim.

Kondisi ini menjadikan komponen-komponen mulai dari mesin, drivetrain, kaki-kaki dan lain sebagainya bekerja keras dari biasanya. 

Mengutip dari laman Suzuki.co.id, setidaknya berbagai bagian yang harus diperhatikan dan dicek kondisinya. Langkah ini dilakukan agar kondisi mobil selalu prima, segar dan siap digunakan lagi setiap saat.

BACA JUGA
Tekanan angin ban yang sesuai panduan membuat performa ban maksimal serta kinerja mesin mobil lebih terjaga (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

1. Ban

Ban jadi hal pertama yang harus dicek. Komponen ini bekerja ektra keras dan mengalami perubahan yang cukup ekstrim seperti temperatur, tekanan dan kadang mendapat benturan.

Pengecekan meliputi tekanan angin dipastikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Setelah itu, perhatikan kondisi telapak ban hingga bagian dindingnya, pastikan kondisinya tetap prima. 

2. Oli Mesin

Kondisi pelumasan pada mesin jadi bagian selanjutnya yang harus dilakukan pengecekan. Pantau ketinggian oli mesin mobil melalui dipstick atau tongkat pengukur. Periksa seputaran mesin untuk mengontrol apakah ada kebocoran. Dan tambahkan oli apabila terjadi penurunan ketinggian oli. Hal ini biasanya disebabkan oleh penguapan yang terjadi pada mobil, terutama pada mobil yang sudah berumur. 

Pastikan warna oli dalam batas normal, tidak tercampur air (menjadi coklat susu). 

Minyak rem mobil (Foto : Otodriver/Nabiel Giebran El Ri)

3. Minyak Rem

Memastikan volume minyak rem tidak berkurang. Perhatikan juga apakah terjadi perubahan warna atau terlihat endapan lumpur yang ada di dalam tabung penyimpannya. 

Selain itu, cek juga tingkat kepakeman rem untuk mengetahui kondisi kampas rem dan amati bagian selang rem apakah sobek atau bocor yang bisa menjadi pemicu terjadinya kebocoran minyak rem. 

4. Radiator Coolant

Setelah berkendara jarak jauh, jangan lupa untuk mengecek tabung cadangan radiator coolant. Pasalnya, cairan pendingin ini tidak boleh sampai habis jika tidak ingin mesin mengalami overheat. 

Apabila terlihat keruh atau berubah warna, sebaiknya segera dikuras. Pastikan juga tidak ada indikasi kebocoran dengan cara mengecek bagian selang dan rumah radiator.  

5. Cairan Mobil Lainnya

Selain oli, minyak rem, dan radiator coolant, ada cairan mobil lainnya yang harus diperiksa. Di antaranya adalah air aki basah, oli transmisi (otomatis atau manual), air wiper, minyak kopling manual, cairan power steering hidrolik, dan freon AC. 

Pastikan volume semua cairan tersebut tidak berkurang, cek apakah ada indikasi kebocoran atau jenis kerusakan lainnya. Satu lagi, segera tambah atau ganti cairan mobil tersebut jika terjadi perubahan warna.   

6. Kaki-Kaki Mobil

Meski pada kaki-kaki mobil melibatkan banyak komponen, namun yang paling utama dan harus segera dilakukan pengecekan setelah mudik adalah shockbreaker dan kampas rem. 

Shockbreaker merupakan komponen yang selalu bergerak sesuai dengan pergerakan mobil dan merespons guncangan. 

Pastikan tidak ada kebocoran ataupun bengkok pada unit shockbreaker. Selain itu pastikan kompres dan reboundnya masih dalam kondisi baik.

Bersihkan unit rem (khususnya yang masih menggunakan sistem tromol) sekaligus melakukan pengecekan kondisi rem baik itu kanvas ataupun piringan dan tromol. Pastikan kondisinya baik dan masih berfungsi optimal. (SS)


Tags Terkait :
Lebaran Tips
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pemakaian SPKLU Selama Musim Lebaran 2026 Naik 4 Kali Lipat, Ini Alasannya

Lonjakan pemakaian SPKLU mudik Lebaran 2026 4 kali lipat dari 2025, capai 303.234 transaksi dan 7,16 juta kWh, ungkap Direktur Utama PLN.

1 hari yang lalu

Berita
Mudik In Style 2026 : Suspensi Empuk Dan Kualitas Audio Premium Bikin XForce Nyaman Buat Mudik

Review Mitsubishi XForce mudik jarak jauh di Mudik In Style 2026: suspensi empuk, audio Yamaha premium, ground clearance 222 mm, dan BBM 17,5 km/liter. Handling comfort-oriented.

1 hari yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026, Menepis ‘Bad Luck’ Lepas L8

Review mudik Lepas L8 Lebaran: Uji jarak 1.200 km ke Yogya dalam 18 jam, interior lega, desain mewah, suspensi lembut, efisiensi 22-24 km/liter.

1 hari yang lalu


Berita
Perhatikan Jadwal One Way di Tol Trans Jawa Saat Arus Balik

Jadwal one way Tol Trans Jawa arus balik Lebaran diterapkan bertahap dari KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek. Antisipasi kemacetan menuju Jabodetabek.

1 hari yang lalu


Berita
Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan Ini

Jasa Marga prediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akhir pekan ini capai 250 ribu kendaraan di tol Trans Jawa. Imbauan diskon 30% dan rekayasa lalu lintas diterapkan.

1 hari yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 hari yang lalu


Tips
Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Contra Flow

Perlu diperhatikan beberapa jurus saat melakukan Contra flow

1 hari yang lalu


Terkini

Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

4 jam yang lalu


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

9 jam yang lalu


Berita
Tantang Hilux Dan Triton, GWM Serius Pelajari Pasar Pikap Indonesia

Rencana GWM bawa pikap rival Hilux Triton ke Indonesia: CEO ungkap studi pasar dan opsi mesin diesel 2.000 cc serta 2.400 cc.

10 jam yang lalu


Berita
Penjualan Chery Bagus Di Tangsel, Chery Buka Satu Dealer Eksklusif Lagi

Chery Indonesia relokasi dealer Chery Arta Serpong baru ke Pondok Jagung, Tangerang Selatan. Fasilitas 3S terintegrasi tingkatkan layanan sales, service, dan spare parts.

11 jam yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Selangkah Lagi Hadir Di Indonesia, Simak Spesifikasinya

GWM konfirmasi peluncuran GWM Ora 5 di Australia 2026. SUV listrik kompak setara Haval Jolion tawarkan tenaga 150kW, jarak 520km NEDC, dan V2L.

11 jam yang lalu