Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Perjalanan Suzuki Carry Di Indonesia, Awalnya Dari Cengkeh Manado

Ada kisah menarik dari awal kehadiran Suzuki Carry, sehingga kini menjadi andalan di Indonesia.
Pikap
Rabu, 14 Oktober 2020 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


50 tahun tentu bukan waktu yang singkat bagi sebuah produk. Hal ini juga berlaku di dunia otomotif. Hanya ada beberapa yang bertahan dalam kurun waktu tersebut dan Suzuki Carry menjadi salah satunya.

Ada kisah menarik dari awal kehadiran Suzuki Carry, sehingga kini menjadi andalan di Indonesia. Karena awal kehadiran Carry justru bukan mengincar segmen dalam kota dengan peluncuran di Jakarta. Namun justru dipakai lebih dulu di daerah.

BACA JUGA

"Selama 50 tahun di Indonesia, mobil Suzuki diperkenalkan di Indonesia melalui awalnya dengan Suzuki Carry, dijual di Manado sekitar tahun 1970-an, untuk membantu para petani di sana," kata Donny Saputra, Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.

Saat itu Carry ditawarkan sebagai kendaraan pengangkut cengkeh dari perkebunan di kampung menuju ke kota. Bahkan kesuksesan petani cengkeh di sana bisa diukur dari kepemilikan Carry.

Penetrasi pasar yang mengincar daerah membuat Carry makin dikenal oleh konsumen di pelosok dan merambah ke kota. Sukses dengan model ST10 yang diimpor utuh dari Jepang, hadirlah Carry model ST20 yang juga dikenal sebagai 'Truntung'.

Model ini jadi tonggak sejarah sebagai produksi pertama dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia. Selain sebagai kendaraan niaga pengangkut barang, Suzuki Truntung juga kerap dimodifikasi dengan atap dan pintu di bagian baknya untuk menjadi angkutan penumpang (angkot dan angdes).

Nama Carry juga kerap menghasilkan produk legendaris. Setelah Truntung, hadir varian lain berkode ST100 bermesin 1.000 cc. Model ini sempat beberapa kali melakukan penyegaran. Mulai lampu bulat hingga kotak.

Versi minibus dan angkot dari model ini turut menumbuhkan industri karoseri di tanah air. Bahkan jika Anda sempat mampir ke Bogor, Jawa Barat atau Padang di Sumatra Barat, tak jarang masih menemukan model ini sebagai angkot dengan modifikasi audio.

Setelah varian Carry 1.000 cc, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menghadirkan varian baru pada 1991. Kodenya SL415 tapi masyarakat Indonesia lebih familiar dengan julukan Carry Futura.

Tampilannya lebih membulat dengan dimensi yang lebih besar. Menariknya model ini memiliki kembaran yakni Mitsubishi Colt T120SS. Keduanya jadi idola pelaku bisnis saat itu.

Setelah berbagai pengembangan, termasuk penggunaan mesin G15, 1.500 cc pada 2005 di model Futura, baru pada 2011 varian Carry mendapat penyegaran. Yakni dengan peluncuran Mega Carry.

Mobil berbasis minivan Suzuki APV ini diluncurkan di pertokoan dan pergudangan Mangga Dua Square, Jakarta. Kawasan yang dirasa pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) merepresentasikan konsumen Mega Carry.

Kemudian di tahun 2019 hadir generasi terbaru, New Carry Pick Up. Baru setahun dipasarkan di Indonesia, model ini langsung jadi idola. Terbukti dari kontribusinya yang meningkatkan marketshare Suzuki di segmen niaga dari 2,4 persen jadi 2,6 persen. Bahkan New Carry di saat pandemi juga jadi tulang punggung penjualan SIS di Indonesia dengan sumbangan 55 persen pada Agustus 2020.

Kesuksesan New Carry bukan hanya sebagai jagoan di pasar domestik Indonesia. Lebih dari itu, produk tersebut juga jadi andalan ekspor Suzuki Indonesia.

Terbukti pada bulan Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU Suzuki lebih tinggi 22% dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor juga didukung oleh kontribusi New Carry sebanyak 3.339 unit. Beberapa negara tujuannya seperti Vietnam dan Thailand. Tak heran dengan prestasinya, Suzuki Carry punya julukan cukup disegani yakni 'Rajanya Pick Up'.


Tags Terkait :
Suzuki Carry Ekspor Pikap Carry Suzuki Indonesia Kisah Suzuki Carry
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Inilah Barisan Jawara Pikap Ringan 2024

Masih ‘lemas’ dihajar tahun politik, tahun baru sudah dihadang opsen

1 tahun yang lalu


Pikap
Segmen Memanas, Suzuki Carry Masih Jadi Pilihan Pertama

Konon akan ada versi facelift di tahun 2025

1 tahun yang lalu


Van
Tahun 2028 Kendaraan Komersial Ringan Di Tiongkok Harus Pakai Rem Canggih

Ini sistem pengereman otomatis yang biasanya terpasang di mobil penumpang

2 bulan yang lalu


Pikap
Miris, Tesla Cybertruck Makin Tidak Laku

Klaim terlalu bombastis malah berbanding terbalik dengan ekspektasi konsumen.

9 bulan yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

15 jam yang lalu


Pikap
KIA Indonesia Serius Jajaki Untuk Hadirkan Double Cabin Tasman

Kia Indonesia rencanakan Kia Tasman rilis Indonesia 2027 sebagai double cabin pikap sasis tangga. Model ini saingi Hilux di tengah harga diesel naik.

1 hari yang lalu


Bus
Beban Subsidi Makin Besar, Tarif Transjakarta Bisa Naik

Wacana kenaikan tarif Transjakarta mengemuka akibat subsidi APBD membengkak hingga Rp9.000-10.000 per penumpang. Pendapatan tiket hanya tutup 14% biaya operasional.

1 hari yang lalu

Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

1 hari yang lalu

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu