OTODRIVER – Extended Range Electric Vehicle (EREV) menjadi play ground baru bagi industri otomotif. Bahkan jenis hibrida semarga dengan plug-in hybrid (PHEV) ini pun semakin banyak dilirik oleh pabrikan otomotif.
Salah satunya adalah BAIC dengan BJ41 atau BJ40e. Mobil ini memasangkan mesinnya secara longitudinal alias memanjang ke belakang dan sepenuhnya digunakan untuk mengecas baterai (generator). Otodriver pernah menjajal langsung mobil ini saat memenuhi undangan BAIC International di Guangzhou, China beberapa waktu lalu.
Jika dibandingkan dengan konstruksi monokok, ladder frame punya kelemahan fundamental dari hitungan bobot. Sasis tangga akan lebih berat, namun ia lebih kokoh dan mampu disiksa untuk pekerjaan berat.
Menyitat dari Carnewchina.com, BAIC memberikan alasan membangun SUVnya ini dengan konstruksi sasis tangga tak lain karena untuk mendapatkan ketahanan yang lebih kokoh secara struktural dan tetap mempertahankan kemampuan off-roadnya. Bahkan pabrikan yang bermarkas besar di Beijing ini sudah punya dua produk yakni BJ40e dan B60e.
Sedangkan BYD, sebagai pengguna mobil ladder frame EREV pertama di dunia pun berpendapat senada. Mengutip dari byd.sa, menyebutkan bahwa mereka memilih sasis tangga karena memiliki ketahanan ekstrem, rigiditas struktural, daya tahan, dan kemampuan menahan beban berat yang sangat dibutuhkan untuk medan berat dan aktivitas off-road.
Mulai Digunakan Untuk Kebutuhan Pikap
Secara struktural ladder frame dengan EREV justru paling banyak dilirik oleh pembuat pikap.
Sebelum BYD memperkenalkan Yang Wang U8 EREV, sebenarnya Changan sudah terlebih dulu tampilkan konsep EREV ini pada pikapnya Changan Hunter pada 2022.
Dan untuk menjabani pasar pikap, BYD kemudian menghadirkan Shark 6 pada 2024. Pikap ini menjadi pikap pertama yang diedarkan juga di luar China dan menjadi jendela dunia dalam mengenal pikap EREV. Ia mendapatkan sambutan yang cukup baik, salah satunya di Australia.
Amerika sebagai negara pengguna pickup terbesar di dunia diketahui tengah mempersiapkan beberapa pikap yang berasal dari beberapa merek.
Ram 1500 EREV
Ram 1500 EREV atau disebut juga sebagai Ramcharger, diperkirakan akan diluncurkan di akhir 2026 ini. Mengutip data dari Motortrend, pikap berukuran full-size ini menggunakan mesin Pentastar V6 3.6 liter sebagai generator dan dilengkapi pilihan motor listrik tunggal ataupun dobel.
Diperkirakan ia mampu menjelajah hingga 1.110 km dan punya tangki bahan bakar berkapasitas 102 liter.
Ford F-150 Lightning EREV
Model yang diketahui sudah cukup siap mengaspal, adalah Ford F-150 Lightning. Menariknya model ini merupakan ubahan dari F-150 Lightning EV yang sudah diskontinyu. Ford memangkas siklus hidup Lightning EV menyusul penjualan yang tidak menggembirakan dan masih tingginya range anxiety, khususnya pikap sebagai kendaraan niaga dan digunakan di daerah pertanian di AS.
Ford belum membeberkan jenis mesin bakar yang bakal jadi generatornya, namun dikatakan bahwa mobil ini akan punya opsi satu motor listrik atau dua motor listrik.
Scout Terra EREV
Brand Scout yang dihidupkan kembali di bawah payung VW ini. Punya opsi pikap REEV yang mereka sebut dengan Scout Terra REEV dan rencananya akan hadir sekitar 2027 nanti.
Mesin generatornya belum diungkap, namun ia akan hadir dengan pilihan penggerak single motor (RWD) dan dual motor (AWD). (SS)
