Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Tahun Depan Isi Daya Mobil Listrik Tak Gratis Lagi

Saat ini jika menggunakan saran pengisian daya mobil listrik di tempat-tampat umum masih gratis.
Mobil Listrik
Rabu, 11 Desember 2019 09:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mulai mengkomersialisasi SPKLU mobil listrik, rencananya mulai Januari 2020 mendatang. Ini artinya untuk urusan pengisian daya kendaraan setrum tidak lagi gratis, seperti yang dalam beberapa bulan terakhir bisa dinikmati di beberapa titik.

"Tahun depan stasiun pengisian daya (mobil listrik) tidak gratis lagi. Kita akan sesuaikan tarif sesuai peraturan pemerintah," ujar Vice President of Technology Development and Standarization PLN, Zainal Arifin saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan kalau tahun depan akan menjadi periode yang penting, dan menentukan langkah mereka ke depannya terkait pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

"Critical point-nya memang tahun depan. Termasuk apakah kendaraan listrik kni akan sesuai ekspektasi. Kalau perkembangan EV tidak sesuai harapan kita mungkin akan review lagi roadmap terkait pembangunan SPKLU," tambah pria yang juga memimpin tim khusus PLN terkait kendaraan listrik.

Sementara terkait tarif yang akan dikenakan untuk pengisian daya, angkanya masih belum ketuk palu dari Kementerian ESDM. Namun Zainal menjelaskan pihaknya sudah mengajukan saran untuk besaran yang dianggap ideal.

"Ya tentunya ada tarif khusus, yang tadi misalkan ada fast charging di rest area tentunya akan ada mahal sedikit dibanding di rumah. Wajar dong soalnya bangun investasi charging di situ. Jadi listriknya jadi ada kaya charging fee. Kemungkinan bisa Rp 2.000 atau 2.400/kWh. Tapi nunggu permen saja deh," tambahnya lagi.

Merujuk data Kementerian ESDM dengan asumsi tarif sekitar Rp 2.400, untuk menempuh 100 km unit mobil listrik terpopuler, Nissan LEAF akan memakan biaya kurang dari Rp 40.000, tepatnya Rp 38.895. Contoh lain, Hyundai Ioniq dan BMW i3 dengan jarak tempuh yang sama akan memakan biaya Rp 35.787 dan Rp 40.125.

Masih berdasar data yang sama jika dibandingkan dengan BBM, dengan asumsi konsumsi bahan bakar 1:13, untuk menempuh jarak 100 km dibutuhkan biaya Rp 60.000 (menggunakan Pertalite) atau Rp 80.000 (menggunakan Pertamax).


Tags Terkait :
Mobil Listrik Pemerintah
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ternyata Ada SK Gubernur DKI Untuk Tambah Populasi Kendaraan Listrik

Tahun 2024 ada 'kouta' penambahan lima persen jumlah kendaraan listrik

2 tahun yang lalu


Berita
Emisi Terbesar Mobil Listrik Ada Pada Proses Pembuatan Baterai

Dalam sebuah ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil baik untuk energi kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Bukan Solusi Masalah Polusi, Emisi Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Mobil Bensin

Tenaga untuk menggerakan daya mobil listrik berasal dari listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

2 tahun yang lalu


Berita
Ramalan Kementerian ESDM, 2 Juta Mobil Listrik Bakal Mengaspal di Indonesia Pada Tahun 2030

Perhitungan tersebut berdasarkan hitungan dari Kementerian ESDM.

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Jawaban Pemerintah, Kenapa Mobil Hybrid Tidak Dapat Subsidi

Percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik diyakini dapat menarik minat investasi kendaraan listrik.

3 tahun yang lalu


Berita
Jangan Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Butuh Subsidi

Seharusnya mobil hybrid juga masuk dalam daftar bantuan subsidi tersebut, hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin

3 tahun yang lalu

Berita
Ketahui, Mobil Listrik Tidak Sepenuhnya Ramah Lingkungan

Pemerintah terus memujudkan komitmen menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).

3 tahun yang lalu


Berita
Wacana Penghapusan BBM Pertalite dan Pertamax Mulai Terdengar

Cadangan minyak dunia diprediksi akan habis tahun 2052, gas alam tahun 2060 dan batubara tahun 2090.

3 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Begini Cek Spare Part Palsu Ala Produsen Genuine Parts

Produsen genuine parts ungkap cara cek spare part palsu di Indonesia. Perhatikan harga terlalu murah, kemasan rapuh, warna mencolok, dan seal mudah terbuka untuk hindari risiko keselamatan.

2 jam yang lalu


Berita
iCar V23 Laris Dipesan Lebih Dari 300 Unit Sejak Awal Peluncuran

iCar V23 merupakan SUV listrik berpenampilan retro yang mampu mencuri perhatian sejak awal peluncurannya. Hingga kini, mobil asal Tiongkok ini sudah dipesan lebih dari 300 unit.

3 jam yang lalu


Berita
BYD Tech Culture Fest 2026 Resmi Digelar, Kenalkan Teknologi Dual Mode hingga Wahana Test Drive

BYD Tech Culture Fest 2026 Dual Mode diperkenalkan di acara yang digelar gratis 20-24 Mei 2026 di Parkiran Selatan GBK Senayan. Pengunjung dapat menjajal test drive dan teknologi PHEV terbaru.

7 jam yang lalu


Berita
SAG Luncurkan Van Listrik Max dan Perkenalkan REEV Bus di Busworld 2026

Peluncuran SAG Max van listrik di Busworld 2026 menjadi fokus PT SAG yang juga memperkenalkan REEV Bus sebagai solusi transportasi rendah emisi di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

13 jam yang lalu