Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ternyata Ada SK Gubernur DKI Untuk Tambah Populasi Kendaraan Listrik

Tahun 2024 ada 'kouta' penambahan lima persen jumlah kendaraan listrik
Berita
Kamis, 22 Februari 2024 06:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan kendaraan listrik tak menghasilkan emisi pencemar udara sehingga ramah lingkungan sehingga dapat menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara di Ibu Kota. 

"Beralih ke kendaraan listrik serta dibarengi dengan transisi pembangkit listrik menuju energi baru terbarukan dapat menjadi solusi dalam mengatasi polusi," kata Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, saat dihubungi pekan ini (20/2).

Yogi menjelaskan, kendaraan listrik tidak memiliki pipa knalpot (tailpipe) yakni mesin pembakaran internal atau knalpot yang mengeluarkan emisi gas buang.

Sebagai gantinya, kendaraan listrik menggunakan motor listrik yang didukung oleh baterai untuk beroperasi, sehingga tidak ada emisi langsung yang dihasilkan saat mobil bergerak.

BACA JUGA

Sementara itu, kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil seperti bensin dan diesel menghasilkan berbagai polutan udara berbahaya seperti partikulat, nitrogen oksida (NOx), karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon.

Menurut Yogi, seperti dikutip dari Antara, kendaraan ini yang menyebabkan sebagian besar polusi udara di Jakarta.

Sudah disahkan tahun 2023

Oleh karena itu, sambung dia, dengan mengadopsi kendaraan listrik, maka dapat mengurangi polusi udara, sekaligus memberikan manfaat tak langsung (co-benefit) terhadap penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

"Karena di Ibu Kota penerapannya baru beberapa bulan, dampak yang signifikan belum terlihat. Dampak dari elektrifikasi ini akan terlihat ketika konversi tersebut dilakukan secara masif, seperti peralihan armada TransJakarta menjadi tembus 100 persen pada 2030," jelas Yogi lagi.

Pemerintah DKI Jakarta melalui rencana aksi "Strategi Pengurangan Emisi Pencemar Udara" dari sumber bergerak berencana menggunakan kendaraan listrik 100 persen pada tahun 2030.

Aksi ini dikatakan bakal menghasilkan penurunan beban emisi antara lain sebanyak masing-masing 1 persen partikulat (PM)10 dan PM2.5, lalu sekitar 0,2 persen karbon hitam (BC), sebanyak 0,4 persen nitrogen oksida (NOx). Kemudian, sekitar 0,1 persen sulfur dioksida (SO2), sebanyak 0,8 persen kabon monoksida (CO) dan sekitar 0,02 persen senyawa organik volatil non-metana (non-methane volatile organic compounds/NMVOC).

Dia menambahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur Nomor 576/ 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara menargetkan pengadaan kendaraan listrik sebesar lima persen pada 2024, kemudian bertambah setiap tahunnya, yakni menjadi 10 persen pada 2025, 20 persen pada 2026 dan 100 persen pada 2030. (EW)


Tags Terkait :
Mobillistrik Dki Skgubernur
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Chery Tiggo 9 CSH Kuat Dipakai Nobar Semalam Suntuk

Fitur Vehicle-to-Load (V2L) milik Chery Tiggo 9 CSH dapat digunakan untuk nonton bareng.

1 hari yang lalu


Berita
Suzuki Siapkan Mobil Listrik Kecil Penantang BYD Atto 1, Intip Bocorannya

Suzuki Vision e-Sky peluncuran Eropa 2027 direncanakan sebagai mobil listrik kecil dengan jarak tempuh lebih dari 270 km, bersaing dengan BYD Atto 1 dan Honda Super One.

1 hari yang lalu


Berita
Dukung Nusa Penida Lebih Hijau, 1.715 Unit VinFast Diserahkan Untuk CSR

PT Riline Velocity Express atau RVE Trans bersama Pemerintah Kabupaten Klungkung menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).

1 hari yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

1 hari yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS ARDIS Cocok Untuk Kegiatan Outdoor, Ini Alasannya

Jaecoo J8 SHS ARDIS offroad outdoor diuji melalui overland di Gunung Ceremai dengan tenaga hybrid 530 hp, suspensi CDC, dan fitur V2L untuk kegiatan camping.

1 hari yang lalu


Berita
Ini Perbedaan Sistem Pada Mitsubishi XForce HEV dan Xpander HEV

Perbedaan sistem hybrid XForce HEV dan Xpander HEV terletak pada generasi teknologi. XForce mengadopsi sistem lebih baru dengan transaxle dua speed, sedangkan Xpander masih menggunakan single speed.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

1 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

2 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

6 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

7 jam yang lalu


Bus
ESDM Akan Kolaborasi Dengan Jakarta Untuk Operasikan Bus Hidrogen

Bagian dari rencana jangka panjang angkutan massal tanpa emisi.

8 jam yang lalu