Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bukan Solusi Masalah Polusi, Emisi Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Mobil Bensin

Tenaga untuk menggerakan daya mobil listrik berasal dari listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Berita
Selasa, 17 Oktober 2023 10:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pada awal November nanti Pemrpov DKI Jakarta kembali akan melakukan tilang uji emisi demi menurunkan angka polusi, kendaraan listrik juga dinilai sebagai cara ampuh menghadirkan udara bersih.

Namun, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menyebut emisi karbon yang dihasilkan oleh mobil listrik lebih tinggi ketimbang kendaraan hybrid maupun internal combution engine atau ICE.

"Datanya mengatakan bahwa per unit karbon yang dihasilkan oleh EV itu lebih tinggi daripada hybrid dan lebih tinggi dari pada ICE karena sumber energinya masih dari fosil,” ujar Agus di JW Marriot, Rabu (11/10).

Perlu diketahui, tenaga untuk menggerakan daya mobil listrik berasal dari listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Di mana, penggunaan sumber listrik dihitung sebagai fosil yang menghasilkan karbon lantaran berasal dari pembangkit listrik.

BACA JUGA

"Sebetulnya kontribusi karbon yang berasal dari sektor industri itu 15-20 persen dari total emisi atau karbon yang ada di nasional." ujar Agus.

Jadi secara tidak langsung, emisi karbon yang dihasilkan bukan dari proses kendaraan listrik saat digunakan. Jika mobil bensin mengeluarkan polusi langsung dari sistem pembakaran tapi mobil listrik dari proses batubara yang menghasilkan emisi karbon.

Selain itu, semakin berkembangnya mobil listrik di dunia, ke depan pastinya banyak baterai lithium ion besar yang sudah habis masa pakainya dan perlu dibuang. Baterai yang dipasang hari ini akan mencapai akhir masa pakainya dalam 15-20 tahun.

"Baterai mobil listrik berdasarkan data yang saya, bisa tahan hingga 20 tahun. Kalau pemakaian harian 50-70 km, penggunaan baterai mobil listrik ini tetap kuat bisa sampai 20 tahun. Ya mungkin memang ada penurunan kualitas daya, namun tetap kuat," kata Product Expert Assistant Manager. PT. Hyundai Motors Indonesia Bonar Pakpahan. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Mobil Bensin Polusi.emisi
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Biaya Produksi Mobil Akan Lebih Murah Dari Mobil ICE Pada 2027

Harga produksi akan lebih murah dari ICE tentu berpengaruh pada harga jualnya

2 tahun yang lalu


Berita
Pakai Baterai Lokal, Harga Hyundai Ioniq 5 Bakal Turun?

Penggunaan baterai produksi dalam negeri akan pangkas production cost

2 tahun yang lalu


Berita
Pabrikan Jepang Mundur Teratur Dari Pasar China, Pindah Ke India

India dinilai lebih menjanjikan bagi pabrikan Jepang di masa depan.

6 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Belum Ada Rencana Hadirkan Mobil Lebih Murah Dari Stargazer

Hyundai saat ini memiliki produk yang cukup beragam di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Kemungkinan Daihatsu Ayla EV Akan Bersaing Dengan Wuling Air EV

Sebagai LCGC yang dipersenjatai motor penggerak listrik, Ayla EV diprediksi memiliki harga yang terjangkau.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Krisis Energi Sebabkan Charging Biaya EV Jadi Horor

Mungkin ini suatu bentuk kekekalan energi di mana krisis minyak berubah menjadi krisi listrik

5 tahun yang lalu


Berita
Harga BBM Mahal, Line Up Hybrid Toyota Laku Di Pasaran

Penjualan Toyota hybrid meningkat karena harga BBM mahal. Toyota mencatatkan lebih dari 10.000 SPK untuk Veloz Hybrid serta tren kenaikan pada model Zenix Hybrid di tengah kenaikan harga bahan bakar.

21 jam yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

1 jam yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

2 jam yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

3 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH

Komparasi spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH PHEV menyoroti perbedaan dimensi, performa hybrid, dan karakter kendaraan MPV serta SUV keluarga.

4 jam yang lalu


Berita
Bocoran Harga BYD M6 DM-i, Diprediksi Lebih Murah Dari Wuling Darion

Harga BYD M6 DM-i vs Wuling Darion: BYD tawarkan harga indikasi Rp310-380 juta untuk M6 DM-i PHEV, lebih rendah dari Darion mulai Rp449 juta.

14 jam yang lalu