Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Emisi Terbesar Mobil Listrik Ada Pada Proses Pembuatan Baterai

Dalam sebuah ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil baik untuk energi kendaraan listrik.
Berita
Sabtu, 21 Oktober 2023 16:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) membantah pernyataan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang, di mana kendaraan listrik menghasilkan emisi yang lebih besar daripada kendaraan konvensional.

"Kendaraan listrik lebih efisien dengan segala sumber listrik yang digunakan. Hal itu selaras dan mencerminkan emisi yang lebih rendah yang dimiliki kendaraan listrik dibandingkan kendaraan bahan bakar minyak," kata Direktur Eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin dalam dialog virtual di Jakarta, Kamis (19/10).

Namun, Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, R Hendro Martono, menjelaskan bahwa sejumlah pihak tidak memahami konteks bagaimana sebuah mobil listrik menghasilkan emisi besar karena proses pembuatan baterai.

"Dalam raker dibahas upaya upaya strategis yang merujuk hasil beberapa studi diantaranya oleh McKinsey and Company yang melihat dalam proses pembuatan baterai BEV mengeluarkan emisi sekitar 40 persen lebih tinggi dibanding (mobil) hybrid dan bensin karena proses ekstraksi mineral lithium, kobalt dan nikel," kata Hendro dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/10).

BACA JUGA

Dia juga menjelaskan, dalam sebuah ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil baik untuk energi kendaraan listrik juga pemprosesan mineral untuk pembuatan baterai itu sendiri.

"Perlu ada fasilitas daur ulang (recyling) baterai yang tersedia sehingga baterai bekas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) dapat didaur ulang atau dijadikan energi penyimpanan sekunder, sehingga ekosistem end to end dari KBLBB dapat terbentuk," papar Hendro.

Dari data life cycle emissions menunjukkan jumlah total gas rumah kaca dan partikel yang dikeluarkan selama siklus hidup kendaraan mulai dari produksi hingga penggunaan dan pembuangan (disposal), ditunjukkan dengan satuan tonnes of carbon dioxide equivalent (tCO2e). “Masih adanya emisi ini sangat tergantung dari input energi bahan bakar dari hulu maupun hilir (kendaraan itu sendiri) dan secara gradual akan menurun jika bahan input ini dilakukan secara green fuel,” jelas Hendro.

Dikutip EVBox pada Sabtu (21/10), beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembuatan baterai kendaraan listrik dapat menghasilkan emisi karbon yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil berbahan bakar fosil. Hal ini disebabkan oleh sejumlah besar energi yang dibutuhkan untuk pengadaan bahan baku dan proses pembuatan baterai EV.

"Sebagian besar konsumsi energi ini terkait dengan produksi baterai yang membutuhkan ekstraksi bahan langka dan sulit didapat seperti lithium, kobalt, dan mangan. Dalam baterai mobil listrik banyak komponen yang mengandung banyak rare earth elements (REE), seperti lithium, nikel, kobalt, dan grafit," tulis EVBox. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Mobil Bensin Baterai Mobil Listrik Emisi Polusi
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
iCAR V27 Resmi Debut di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

iCAR V27 resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV boxy berteknologi Golden REEV ini menawarkan tenaga 455 PS, jarak tempuh listrik 200 km, dan total lebih dari 1.200 km.

2 minggu yang lalu


Berita
iCar V27 Resmi Melenggang di Indonesia, Ini Spesifikasinya

iCar V27 yang bukan sebuah mobil listrik murni resmi diperkenalkan di Indonesia. Dengan desain yang sangat gagah dan beragam fitur yang dimilikinya, mobil ini patut dipertimbangkan.

2 minggu yang lalu


Berita
iCAR V27 Siap Meluncur di GIIAS 2026, Lebih Powerful Ketimbang V23

Setelah kehadiran iCar V23 beberapa waktu lalu. Kini iCar segera merilis SUV anyar lainnya di GIIAS 2026. Berikut detail spesifikasinya.

1 bulan yang lalu


Komparasi
Chery J6 vs iCar V23: Persaingan SUV AWD Dari Payung Yang Sama

Keduanya dibangun dari platform yang sama namun punya banyak perbedaan yang signifikan.

2 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 FM 280 JD 6x4 Fire Truck, Sasis Tangguh untuk Kendaraan Pemadam Kebakaran

Bukti sasis truk Hino bisa fleksibel untuk dibangunkan bodi yang beragam sesuai kebutuhan

43 menit yang lalu


Berita
Jetour T2 i-DM dan T1 i-DM, Dua SUV PHEV dengan Karakter Adventure Berbeda

Dua SUV PHEV Jetour berhasil pukau pengunjung GIIAS 2026 dan berhasil sabet 3 penghargaan

1 jam yang lalu


Berita
Hot Wheels Convention Car 2026, Model Nissan Skyline GT-R BNR34 Jadi Buruan Kolektor

Hot Wheels Convention Car 2026 Nissan Skyline GT-R V-Spec II dipilih sebagai model diecast 1:64. Mobil asli BNR34 diperkenalkan di Pre-Event Hot Wheels Indonesia Collectors Convention 2026.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Melihat Lebih Dekat Spesifikasi Kia PV5, Van Listrik Modular Trendy. Konon Segera Meluncur di Indonesia

Setelah wara-wiri di IIMS 2026 dan GIIAS 2026, Kia PV5 makin dekat dengan kepastian rilis resmi di Tanah Air. Simak spesifikasi teknisnya.

14 jam yang lalu


Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

20 jam yang lalu