Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wacana Penghapusan BBM Pertalite dan Pertamax Mulai Terdengar

Cadangan minyak dunia diprediksi akan habis tahun 2052, gas alam tahun 2060 dan batubara tahun 2090.
Berita
Jumat, 16 September 2022 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Penghapusan BBM oktan rendah menuju BBM yang lebih ramah lingkungan tampaknya akan terus dilakukan pemerintah. Terbaru, pemerintah mulai menghapus spesifikasi BBM RON 88 yang dikenal sebagai premium dari peredaran publik pada 1 Januari 2023 mendatang.

Tidak hanya itu, terdapat juga wacana untuk menghapus Pertalite RON 90 dan Pertamax RON 92. Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto menyebut Permen LHK No.20 tahun 2017 tersebut mengharuskan penerapan BBM standar emisi Euro 4, maka BBM yang dijual atau beredar di Indonesia harus memiliki spesifikasi bensin dengan nilai oktan tinggi yakni RON 95-98 atau setara Pertamax Turbo yang dijual PT Pertamina (Persero).

"Jadi, kalau hari ini lambat laun RON 88 sudah dihapus itu dan Pertalite RON 90 dan bahkan di Permen LHK, Pertamax itu bahkan dihapus ditingkatkan lagi Euro 4 yakni RON 95 atau 98," kata Sugeng dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Senin (12/9).

Sugeng menyarankan dengan BBM jenis oktan dengan kualitas tinggi, maka akan semakin bagus untuk lingkungan sekitar. "Idealnya adalah RON tertinggi itu lah yang disubsidi sehingga dapat BBM yang ramah lingkungan dan menjaga daya beli masyarakat. BBM kita berpengaruh langsung terhadap berbagai lingkungan kita," ujar Sugeng.

BACA JUGA

Kebijakan penghapusan Pertalite dan Pertamax itu nantinya akan sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) untuk mewujudkan target net zero emission pada 2060. Dimana merupakan wujud komitmen Pemerintah dalam menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).

"Cadangan minyak dunia diprediksi akan habis tahun 2052, gas alam tahun 2060 dan batubara tahun 2090. Peralihan menuju kepada kendaraan listrik mau tidak mau adalah upaya yang harus dilakukan jika kelak Indonesia ingin terlepas dari belenggu bahan bakar fosil yang akan habis dan harganya juga akan semakin mahal. Pilihannya hanya satu: Now or never," ujar Pengamat Otomotif dan Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu kepada OtoDriver.

Transportasi sendiri menyumbang seperlima dari emisi gas rumah kaca global. Sesuai dengan komitmen baru ditetapkan pada Cop26. Banyak negara mulai melarang kendaraan berbahan bakar BBM mulai tahun 2025 hingga 2050. Peraturan ini ditujukan mereka untuk mendorong merangsang inovasi dan investasi untuk produsen mobil dalam memproduksi kendaraan listrik. Program penurunan emisi dan polusi adalah masalah serius dunia saat ini.

"Pemerintah di seluruh dunia telah mengeluarkan berbagai gas mobil larangan yang akan dilaksanakan selama tahun-tahun mendatang. Transisi ke kendaraan listrik sangat penting untuk mengatasi emisi gas rumah kaca dan polusi udara," kata Yannes.

Terbaru, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Inpres Nomor 7 tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (EV) Sebagai Kendaraan Dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Inpres yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 13 September 2022 merupakan percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electic vehicle sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.


Tags Terkait :
BBM Pertalite Pertamax Penghapusan
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun

Pergerakan harganya secara langsung mengikuti tren harga minyak dunia.

1 hari yang lalu


Berita
Harga Asli Pertalite Adalah Rp18.040 Per Liter

Harga yang dibayarkan konsumen sebesar Rp10 ribu per liter adalah harga setelah ada subsidi dari pemerintah.

1 hari yang lalu


Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

1 hari yang lalu

Berita
Update Harga BBM: Pertamina Dexlite Turun Harga, Vivo Revvo 95 Hilang Dari Pasar

Update harga BBM Pertamina Dexlite Juni 2026 menunjukkan penurunan Dexlite menjadi Rp23.000 per liter. Revvo 95 Vivo tak lagi tersedia, sementara harga BBM lain tidak berubah.

1 hari yang lalu


Berita
Harga Solar Nonsubsidi Turun Di Awal Juni

Harga solar nonsubsidi turun juni 2026. Pertamina Dex dan Dexlite mengalami penurunan di SPBU Pertamina serta swasta seperti BP dan Shell per 1 Juni.

1 hari yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Di Jakarta Pekan Ini Masih Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Jakarta belum berubah pekan ini. Pertalite Rp10.000, Solar Rp6.800, dan Pertamax Rp12.300 tetap stabil di seluruh SPBU.

1 minggu yang lalu


Berita
SPBU Shell Sudah Mulai Jual BBM Lagi, Segini Harganya

SPBU Shell mulai jual V-Power Diesel lagi seharga Rp30.890/liter per 9 Mei 2026. Cek ketersediaan di www.shell.co.id. Harga BBM BP turun, Pertamina stabil.

3 minggu yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

1 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

7 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

8 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

8 jam yang lalu


Berita
Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.

12 jam yang lalu