Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

Tes Lengkap: Mazda 2 Sedan 2022

Rasa berkendara Mazda 2 Sedan tergolong nyaman.
First Drive
Minggu, 29 Januari 2023 08:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mazda 2 sedan kembali meluncur di Indonesia dan siap bersaing di kelasnya. Hadir dengan fitur dan desain yang modern mobil ini tampak lebih elegan.

Tim OtoDriver.com berkesempatan menjajal mobil ini dalam jangka waktu yang lama dan sudah tayang di laman YouTube Oodriver Lantas bagaimana hasil tes lengkapnya? Yuk simak di bawah ini.

     Baca Juga:   Seberapa Irit Mazda 2 Sedan? Ini Hasilnya

Desain interior dan eksterior

Secara tampilan luar Mazda 2 sedan memiliki desain yang elegan membuat looks mobil ini jauh lebih keren ketimbang versi terdahulunya. Bisa dilihat dari bagian depan yang sudah dipadukan dengan lampu LED, serta desain belakang yang enak dipandang.

Sementara itu pada bagian velg memang tak ada yang berubah dengan versi hatchbacknya, tetapi velg ini memang sangat pas apalagi jika dikombinasikan dengan warna yang ada.

Pada bagian interior desain nya juga sangat elegan dengan perpaduan warna jok kulit dan suede membuat kenyamanan saat berkendara. Serta hadir dengan head unit yang sudah touchscreen yang dapat disambungkan dengan Apple CarPlay dan Android.

Kelengkapan fitur

Menariknya Mazda 2 Sedan kaya akan fitur yang menjadi kelebihan mobil ini. Di mana head unit berukuran 7 inci yang dilengkapi dengan sistem audio MZD Connect, Commander Control, serta 6 speaker di penjuru kabin.

Selain itu ada fitur unggulan yang disematkan di Mazda 2 Sedan yakni i-Stop (idling stop system) yang akan bekerja ketika mobil berhenti. Serta sudah dilengkapi dengan fitur cruise control dan Head-Up Display (HUD), berupa panel transparan di atas dasbor yang menampilkan informasi seperti kecepatan.

Tak hanya itu saja, New Mazda2 Sedan dibekali fitur i-ActivSense, di dalamnya terdapat Blind Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA), serta fitur keamanan lain seperti ABS-EBD dan BA, Dynamic Stability Control (DSC), Traction Control System (TCS), Hill Launch Assist (HLA), dan kamera serta sensor parkir belakang.

Rasa berkendara

Rasa berkendara dari Mazda 2 Sedan ini tergolong sangat nyaman, dimana saat rasa berkendara sangat ergonomis, dan pedal gas dengan tipe yang berbeda sama halnya dengan mobil sport pada umumnya.

Dari rasa suspensinya Mazda 2 Sedan tergolong nyaman meski agak keras, tetapi handling mobil ini sangat baik dan presisi serta tidak under setir ketika berbelok.

Meski memiliki bobot yang lebih berat ketimbang versi hatchbacknya mobil ini memiliki adjustment kontrol yang nyaman meski berada di kecepatan tinggi, tetapi berbeda jika melewati jalan yang rusak dan hasilnya lebih kaku.

Kekedapan kabin Mazda 2 Sedan juga cukup baik, dengan kecepatan 60 km/jam noise dari luar tak terlalu masuk ke bagian dalam. Menarik bukan?

Konsumsi bahan bakar

Mazda 2 sedan dibekali dengan mesin Skyactiv G 1.500 1.496 cc DOHC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 111 hp pada putaran 6.000 rpm dan torsi puncak 144 Nm pada 4.000 rpm.

Dari konsumsi bahan bakar yang sudah dicoba di perkotaan dengan kecepatan 22 Km per jam, Mazda 2 Sedan mampu mendapatkan hasil 14,4 km per liter, sedangkan untuk di jalan tol sendiri Mazda 2 Sedan menghasilkan 22,2 km per liter dengan kecepatan 90 km per jam.

Kekurangan

Tak melulu bicara kelebihan, Mazda 2 Sedan juga memiliki kekurangan. Lantas apa saja? Pertama pada bagian head display yang kurang besar dan alangkah baiknya ukurannya diperbesar. Kedua itu pada bagian Head-Up Display yang tak bisa dinonaktifkan, alangkah baiknya bisa dimatikan ketika tidak digunakan. Ketiga itu desain bagian depan yang tak dilengkapi dengan fog lamp dan yang terakhir pada akomodasi bagian belakang yang tergolong tidak luar serta tidak dilengkapi dengan cup holder.


Tags Terkait :
Mazda 2 Sedan Mobil Mazda Sedan Mobil Baru Mazda Indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mazda EZ-60 Mulai Diproduksi, Model Elektrifikasi Yang Digadang Masuk Indonesia

Mazda EZ-60 sudah mulai diproduksi dan mencatat pemesanan 38 ribu unit

3 bulan yang lalu


Berita
Mazda EZ-60 SUV Listrik Meluncur Agustus Di China, Indonesia Kapan?

Mazda EZ-60 merupakan hasil kolaborasi dengan Changan

6 bulan yang lalu


Berita
First Impression: Mazda CX-80 PHEV Premium Irit dan Nyaman

Mazda CX-80 merupakan mobil termahal Mazda di Indonesia saat ini. Ia mengusung teknologi PHEV.

9 bulan yang lalu


Berita
Kemungkinan Mazda EZ-6 Hadir Di Indonesia

Mazda masih menunggu respon konsumen Indonesia untuk mendatangkan mobil listrik yang baru-baru ini melakukan debut dunianya yakni EZ-6.

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mengenal ID. Era 9X, Crossover VW Bertenaga Listrik

Diklaim bisa jadi pilihan yang sangat menggoda buat pasar mobil Tiongkok dan Asia.

30 menit yang lalu


Berita
Honda Mulai Gunkanan Logo Baru Pada 2027, Ini Sejarah Hingga Logo Kelima

Logo baru ini menggantikan yang lawas dan nampak lebih sederhana dengan hilangnya frame kotak yang membingkai huruf sakral H.

1 jam yang lalu


Berita
iCar V27 Resmi Dirilis, SUV Offroad Listrik Yang Bakal Hadir di Indonesia

iCar akan berjualan di tanah air dengan mengusung nama iCaur. Ada beberapa model yang sepertinya bakal dipamerkan dan dijual termasuk V27 yang merupakan model terbesarnya.

8 jam yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Wuling Darion Hemat Dan Lega Untuk Liburan Bersama Keluarga

Wuling Darion PHEV merupakan mobil keluarga terbaru dari Wuling yang punya dimensi besar dan kursi baris kedua yang memanjakan penumpang.

9 jam yang lalu


Berita
Korlantas Operasikan Drone Untuk Lakukan Tilang Elektronik, Pengguna Bahu Jalan Jadi Incaran

Penggunaan drone dianggap lebih mudah memantau pelanggaran lalu lintas di lokasi yang belum ada kamera ETLE.

22 jam yang lalu