Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal BAIC BJ41, SUV Hybrid Yang Segera Diboyong Ke Indonesia

BAIC akan memboyong SUV hybrid pertamanya dengan teknologi EREV
Berita
Senin, 24 November 2025 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
BJ41 EREV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – BAIC semakin agresif untuk menggarap segmen SUV di tanah air. Pabrikan asal Tiongkok ini mencanangkan akan membawa BJ40e sebagai model SUV hybrid pertamanya.

‘’Kami ingin segera membawa unit BJ40e ke Indonesia setelah versi setir kanannya tersedia. Diharapkan bisa terelisasi sekitar akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) BAIC Indonesia, Johnnathan Salim belum lama ini. 

“Varian yang akan kami bawa adalah model hybrid berpenggerak Extender Range Electric Vehicle (EREV), tentunya mobil ini akan berpenggerak empat roda,“ rinci Johnnathan saat ditemui di Guangzhou, China, Jumat (21/11/2025)

BJ40e bakal disebut sebagai BJ41 EREV di Indonesia (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

“Rencananya kami akan menggunakan nama BJ41 untuk membedakannya dengan BJ40 yang sebelumnya sudah hadir di tanah air,’’ imbuhnya.

BACA JUGA

Secara teknis, BJ41 ini memiliki keunikan di mana secara stuktur ia berdiri di atas sasis tangga atau body on frame yang kokoh. Dan untuk mesin bensinnya ia menggunakan dapur pacu 1500cc turbo yang berfungsi sebagai generator.

Sedangkan penggeraknya murni menggunakan dua motor listrik pada masing-masing poros depan dan belakangnya. 

BJ41 menawarkan output sistem gabungan sebesar 403 kW (540 hp) dan torsi 655 Nm, yang memungkinkan SUV berbobot 2.640 kg ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 5,5 detik. Meskipun bertenaga, elektrifikasinya, melalui sistem perluasan jangkauan, juga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Interior BJ41 EREV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Mengutip dari laman Carnewschina, BAIC mengklaim konsumsi bahan bakar gabungan dengan standar  Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle (WLTC) mampu mencatat konsumsi 1,39 L/100 km. Sistem EREV memungkinkan total jarak tempuh sejauh 1.200 km dalam hitungan China Light-Duty Vehicle Test Cycle(CLTC). Sedangkan untuk jangkauan listrik murni mampu ditempuh sejauh 152 km. 

Mobil ini mengandalkan baterai lithium terner 40,3 kWh yang dilengkapi dengan pengisian cepat DC, memungkinkan pengisian ulang 30% hingga 80% hanya dalam 30 menit.

BJ41 EREV punya fitur quick charging  (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Dari segi desain, BAIC BJ41 ini cukup berbeda dengan BJ40. Model ini lebih banyak memiliki pahatan bodi yang membulat dan tampilannya lebih modern. Salah satu keunikan dari desain bodinya yakni dengan menghadirkan pintu frameless yang mengingatkan kita pada Ford Bronco generasi terbaru. 

Di China, mobil hybrid ini dijual di angka 224,800 – 244,800 yuan atau setara dengan Rp 527 jutaan hingga Rp 574 jutaan. Kita tunggu saja tanggal mainnya. (SS)   


Tags Terkait :
BAIC BJ40E EREV BJ41
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

1 hari yang lalu


First Drive
Mencoba Off-Road Cara Baru, Di Atas BAIC BJ41 REEV

BAIC BJ41 REEV sepertinya bakal memberikan pengalaman off-road baru yang membedakannya dengan mobil off-road konvensional

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal BAIC BJ41, SUV Hybrid Yang Segera Diboyong Ke Indonesia

BAIC akan memboyong SUV hybrid pertamanya dengan teknologi EREV

2 hari yang lalu

Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

6 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

9 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

9 jam yang lalu