Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.
Berita
Sabtu, 17 Januari 2026 14:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
BJ41 EREV (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Mobil hybrid terus berkembang dan menelorkan beragam varian teknologi hibrida baru seperti Mild hybrid atau pun PHEV (plug-in Electric Vehicle). 

Salah satu yang belakangan muncul adalah Range Extender Electric Vehicle (REEV) atau beberapa pabrikan menyebutnya sebagai Extender Range Electric Vehicle (EREV).

EREV berpenggerak listik dengan mesin bakar sebagai generator pengisian baterai plus charging baterai(Foto : Otodriver)

Perbedaan Dengan PHEV

Jenis REEV ini selalu dikaitkan dengan PHEV. Hal ini karena dilengkapi dengan motor listrik, mesin bakar dan juga baterai di mana dapat diisi dengan pengecasan seperti halnya mobil listrik murni.

Perbedaan besar antara REEV dan PHEV adalah pada penggerak rodanya. Jenis REEV roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik atau electric driven

Dengan demikian ia termasuk dalam sistem pengerak hybrid series. Sedangkan mesin bakarnya hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai.

BACA JUGA

Cara kerja sistem ini hampir sama dengan e-Power yang dikembangkan Nissan, namun menggunakan baterai yang lebih besar dan bisa dicas.

Sedangkan pada PHEV, mobil digerakkan dengan kombinasi oleh motor listrik yang dikombinasikan dengan daya mesin bakar atau hybrid pararel.

Dengan demikian, feel berkendara sebuah REEV akan seperti halnya mengendarai mobil listrik murni (BEV), sedangkan untuk PHEV feelnya berkendaranya akan seperti Hybrid Electric Vehicle (HEV).

Model REEV inilah yang kemudian disebut sebagai sebagai jembatan bagi penggunaan mobil BEV yang halus dan senyap namun mampu menghilangkan range anxiety.

Chevrolet Volt REEV (Foto : wikipedia)

Sejarah REEV

REEV pertama yang diproduksi dan dijual secara masal adalah Chevrolet Volt yang diluncurkan pada 2010 silam. 

Lalu Opel Ampera yang merupakan rebadge dari Cheny Volt yang muncul setahun kemudian dan mengibarkan bendera REEV di Benua Biru.

Pada 2013, BMW memperkenalkan BMW i3 REx pada 2013 yang menjadi produsen Eropa murni pertama yang memproduksi REEV.

Sebenarnya konsep REEV ini bukan sesuatu yang baru, karena pada 1900, Ferdinand Porsche telah menggembangkan Lohner-Porsche Mixte yang merupakan mobil listrik yang dibekali dengan motor bakar sebagai generator pengisian baterainya.

Trend Baru Hybrid?

Segala kelebihan REEV ini membawa sistem teknologi ini sebagai pilihan baru bagi industri otomotif dunia. 

Saat ini banyak pabrikan China yang mengembangkan dan sudah menjual produk REEVnya.

Li Auto dengan produknya Li One dianggap sebagai pembuka gerbang REEV bagi produk China yang dirilis pada 2018 silam.

Saat ini trend teknologi REEV ini mulai merambah model SUV, khususnya produk-produk asal China seperti BAIC BJ40e , BYD Yang Wang ataupun iCaur V27 yang baru saja diluncurkan.

Namun sepertinya sistem ini akan mulai digunakan pula oleh pabrikan mobil khususnya di AS. 

Ford dikabarkan tengah mempersiapkan F-150 Lightning versi range extender, demikian pula dengan pabrikan di bawah naungan VW yakni Scout yang juga mempersiapkan hal yang sama. (SS)


Tags Terkait :
EREV REEV Hybrid Range Extender
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Duel SUV BAIC BJ41 Vs iCar V27 AWD

BAIC BJ41 vs iCar V27 AWD REEV: Perbandingan SUV off-road range extender. BAIC 540 hp ladder frame bobot 2,6 ton, iCar 455 hp monokok range 1.500 km.

1 minggu yang lalu


Mobil Listrik
GWM Tegaskan Tidak Tertarik Kembangkan EREV

GWM tolak kembangkan EREV karena efisiensi rendah 13% dibanding direct-drive pada kecepatan menengah-tinggi, ungkap Presiden Mu Feng saat peluncuran platform GWM One.

1 bulan yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
BYD M6 DM Bakal Diterima Konsumen Juni 2026 Mendatang

BYD M6 DM pengiriman Juni 2026 akan dimulai menyusul peluncuran model PHEV di Indonesia. BYD menekankan harga kompetitif berkat integrasi vertikal.

3 jam yang lalu


Berita
Volvo EX90, SUV Listrik Paling Canggih Saat Ini

Diberi label harga Rp2,5 miliar, berisikan berbagai fitur berkendara dan keamanan yang mutakhir.

6 jam yang lalu


Berita
Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.

11 jam yang lalu


Berita
Detail Harga Belum Dibuka, Chery Q Obral Bonus Rp 40 Juta Untuk Pembeli Awal

Harga Chery Q pre-booking bonus Rp 40 juta tersedia bagi pemesan awal melalui situs resmi. Detail harga masih belum dirilis oleh Chery Sales Indonesia.

15 jam yang lalu


Used Car
STNK Mati Dua Tahun? Otomatis Jadi Mobil Bodong

Masa berlau STNK jadi penentu status hukum dari sebuah kendaraan.

16 jam yang lalu